Trump Klaim Kanada di Peta Baru AS, Ancam Gunakan "Kekuatan Ekonomi"

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 08 Januari 2025 | 14:17 WIB
Trump Klaim Kanada di Peta Baru AS, Ancam Gunakan "Kekuatan Ekonomi"
Presiden AS terpilih, Donald Trump. [Dok.Antara]

Suara.com - Setelah menggoda "awal zaman keemasan Amerika", Presiden terpilih AS itu telah membagikan peta baru Amerika Serikat, yang memasukkan Kanada sebagai wilayahnya. Ini terjadi beberapa jam setelah Trump mengancam akan menggunakan "kekuatan ekonomi" untuk menggabungkan Kanada ke dalam Amerika Serikat.

Melalui platform media sosialnya Truth Social, presiden AS terpilih itu membagikan peta yang menunjukkan Kanada sebagai bagian dari Amerika Serikat, dan menulis, "Oh Kanada!"

Ini terjadi beberapa jam setelah Donald Trump memperbarui tawarannya untuk menjadikan Kanada negara bagian ke-51 Amerika dan mengancam akan menggunakan "kekuatan ekonomi" untuk menggabungkan Kanada ke dalam Amerika Serikat.

Berbicara dalam konferensi pers di rumah Florida Mar-a Lago beberapa jam setelah kemenangan pemilihannya disertifikasi, Trump berkata, "Anda menyingkirkan garis yang dibuat-buat itu, dan Anda melihat seperti apa bentuknya, dan itu juga akan jauh lebih baik untuk keamanan nasional."

"Kanada dan Amerika Serikat, itu akan sangat berarti," imbuh Trump.

Ia juga menyuarakan kekhawatiran tentang pengeluaran militer Kanada dan berkata, "Mereka memiliki militer yang sangat kecil. Mereka bergantung pada militer kita. Semuanya baik-baik saja, tetapi, Anda tahu, mereka harus membayarnya. Itu sangat tidak adil."

Ketika ditanya apakah ia akan menggunakan kekuatan militer untuk menundukkan Kanada, presiden terpilih itu berkata, "Tidak, kekuatan ekonomi."

"Berjanji untuk mengubah ekonomi dengan sangat cepat," Trump berkata, "Kita sedang mendekati fajar zaman keemasan Amerika."

Kemudian, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau membalas ancaman Trump, dengan mengatakan tidak ada kemungkinan untuk menggabungkan negara. "Tidak ada peluang sekecil apa pun bahwa Kanada akan menjadi bagian dari Amerika Serikat. Pekerja dan masyarakat di kedua negara kita mendapatkan keuntungan karena menjadi mitra dagang dan keamanan terbesar satu sama lain," tulis Trudeau di X (sebelumnya Twitter).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti Rupiah Makin Loyo, Perbandingan 1 Juta Rupiah vs 1 Juta Dolar Viral di Medsos, Warganet: Dihina Halus!

Bukti Rupiah Makin Loyo, Perbandingan 1 Juta Rupiah vs 1 Juta Dolar Viral di Medsos, Warganet: Dihina Halus!

Bisnis | Rabu, 08 Januari 2025 | 13:40 WIB

Trump Ancam Tarif Tinggi ke Denmark Jika Halangi Greenland Gabung AS

Trump Ancam Tarif Tinggi ke Denmark Jika Halangi Greenland Gabung AS

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 11:59 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Terpukul di Perdagangan Rabu Pagi

The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Terpukul di Perdagangan Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 08 Januari 2025 | 10:17 WIB

Kontroversi Baru! Trump Usul Ubah Nama Teluk Meksiko, Jadi Apa?

Kontroversi Baru! Trump Usul Ubah Nama Teluk Meksiko, Jadi Apa?

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 09:09 WIB

Masuk BRICS, Trump Bakal Ajak Perang Dagang Indonesia?

Masuk BRICS, Trump Bakal Ajak Perang Dagang Indonesia?

Bisnis | Rabu, 08 Januari 2025 | 09:28 WIB

Kejutan Politik! Justin Trudeau Mundur, Apa yang Terjadi di Kanada?

Kejutan Politik! Justin Trudeau Mundur, Apa yang Terjadi di Kanada?

Video | Rabu, 08 Januari 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB