Tuan Tanah Manfaatkan Bencana Kebakaran LA, Harga Sewa Meroket!

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 12 Januari 2025 | 15:56 WIB
Tuan Tanah Manfaatkan Bencana Kebakaran LA, Harga Sewa Meroket!
Kebakaran Los Angeles. [Tangkapan Layar/Youtube Inside Edition]

Suara.com - Lima hari setelah kebakaran hebat melanda Pacific Palisades, Maya Lieberman sangat ingin mencari tempat tinggal. Namun, tuan tanah yang tidak bermoral yang menaikkan harga membuat keadaan menjadi sulit.

"Peningkatan harga semakin tidak terkendali, tidak senonoh," kata penata gaya berusia 50 tahun itu kepada AFP. "Saya tidak dapat menemukan tempat untuk kami tinggal."

Kebakaran besar yang melanda Los Angeles sejak Selasa telah meratakan seluruh lingkungan, mengubah sebagian besar kota menjadi abu. Lebih dari 150.000 orang telah diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka karena pihak berwenang berusaha menekan jumlah korban tewas yang telah mencapai 16.

Satu kebakaran menghancurkan Pacific Palisades, daerah kantong kelas atas yang menjadi rumah bagi para selebritas seperti Billy Crystal dan Kate Beckinsale, yang hingga minggu ini merupakan salah satu real estat paling diminati di Amerika Serikat.

Dengan wilayah tersebut sekarang berada di bawah perintah evakuasi wajib, bahkan mereka yang rumahnya selamat dari kobaran api harus pindah ke tempat lain dalam waktu dekat.

Pendapatan yang lebih tinggi dari rata-rata orang yang terpaksa meninggalkan rumah di sana tampaknya telah menggoda para penipu, yang melihat peluang untuk mendapatkan uang dari kesengsaraan orang lain.

"Kami mengajukan permohonan di sebuah rumah... yang terdaftar seharga $17.000 per bulan, dan mereka mengatakan kepada kami jika kami tidak membayar $30.000, kami tidak akan mendapatkannya," kata Lieberman.

Kebakaran Los Angeles (X)
Kebakaran Los Angeles (X)

"Mereka mengatakan kepada saya bahwa ada orang yang siap menawar lebih dan membayar tunai. Itu benar-benar gila."

Cerita serupa tentang penipuan harga yang nyata berlimpah.

baca juga

"Saya punya teman yang memesan hotel di luar Los Angeles, dan ketika mereka tiba di sana, mereka diminta untuk membayar dengan harga yang lebih tinggi," kata produser TV Alex Smith, yang terpaksa meninggalkan rumahnya.

Praktik licik tersebut telah memancing kemarahan Jaksa Agung California Rob Bonta, yang memperingatkan pada hari Sabtu bahwa ada undang-undang yang melarangnya.

"Peningkatan harga adalah tindakan ilegal. Kami tidak akan menoleransi hal itu. Kami akan meminta pertanggungjawaban Anda. Kami akan menuntut," katanya kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa mereka yang terbukti bersalah dapat dijatuhi hukuman satu tahun penjara.

Setelah keadaan darurat dinyatakan, seperti yang terjadi pada kebakaran yang tidak terkendali, pedagang tidak dapat menaikkan harga lebih dari 10 persen.

Hal itu berlaku untuk usaha kecil maupun perusahaan besar yang alat otomatisnya menggunakan penawaran dan permintaan untuk menetapkan biaya mulai dari menginap di hotel hingga tiket konser.

"Jika algoritme tersebut menyebabkan harga menjadi lebih tinggi setelah keadaan darurat dinyatakan, lebih dari 10 persen, Anda melanggar hukum," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Kebakaran LA: Korban Tewas Bertambah Jadi 13, Biden Khawatir Angka Terus Naik

Tragedi Kebakaran LA: Korban Tewas Bertambah Jadi 13, Biden Khawatir Angka Terus Naik

News | Minggu, 12 Januari 2025 | 15:42 WIB

Kekayaan Paris Hilton: Rumah Tinggal Puing-puing Akibat Kebakaran di Los Angeles

Kekayaan Paris Hilton: Rumah Tinggal Puing-puing Akibat Kebakaran di Los Angeles

Lifestyle | Minggu, 12 Januari 2025 | 14:41 WIB

Apa Itu Angin Santa Ana? Salah Satu Faktor Penyebab Kebakaran Hebat di Los Angeles

Apa Itu Angin Santa Ana? Salah Satu Faktor Penyebab Kebakaran Hebat di Los Angeles

Lifestyle | Minggu, 12 Januari 2025 | 14:02 WIB

LKHPN Uya Kuya Sentuh Rp26 Miliar, Siap Bantu WNI Terdampak Kebakaran di Los Angeles

LKHPN Uya Kuya Sentuh Rp26 Miliar, Siap Bantu WNI Terdampak Kebakaran di Los Angeles

Entertainment | Minggu, 12 Januari 2025 | 14:23 WIB

5 Artis Indonesia Tinggal di Los Angeles Saat Terjadi Kebakaran Hebat, Ada yang Terdampak

5 Artis Indonesia Tinggal di Los Angeles Saat Terjadi Kebakaran Hebat, Ada yang Terdampak

Lifestyle | Minggu, 12 Januari 2025 | 11:55 WIB

9 Potret Rumah Uya Kuya di Los Angeles, Kena Dampak Kebakaran Dahsyat

9 Potret Rumah Uya Kuya di Los Angeles, Kena Dampak Kebakaran Dahsyat

Lifestyle | Minggu, 12 Januari 2025 | 11:12 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×