Harta Kekayaan Sultan Najamudin, Disorot Usai Usulkan Program Makan Bergizi Pakai Dana Zakat

Baehaqi Almutoif

Rabu, 15 Januari 2025 | 13:23 WIB
Harta Kekayaan Sultan Najamudin, Disorot Usai Usulkan Program Makan Bergizi Pakai Dana Zakat
Ketua DPD RI terpilih periode 2024-2029 Sultan B Najamudin (tengah) didampingi Wakil Ketua DPD RI terpilih GKR Hemas (kanan) menerima palu sidang dari anggota DPD periode 2024-2029 Ismeth Abdullah (kiri) saat Sidang Paripurna Pemilihan Pimpinan DPD RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/10/2024) dini hari. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Suara.com - Sosok Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin tengah disorot publik, usai mengusulkan pembiayaan program makan bergizi gratis (MBG) menggunakan dana lain di luar APBN.

Politikus kelahiran Bengkulu itu menyebut program MBG yang menjadi andalan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bisa melibatkan masyarakat untuk pendanaannya. Salah satunya dari dana zakat.

"Saya sih melihat ada DNA dari masyarakat Indonesia itu kan dermawan, gotong royong. Nah kenapa enggak ini justru kita manfaatkan juga. Contoh, bagaimana kita menstimulus agar masyarakat umum pun terlibat di program makan gizi gratis ini. Di antaranya adalah, saya kemarin juga berpikir kenapa enggak ya, zakat kita yang luar biasa besar ini juga kita mau libatkan ke sana," ujarnya di kantro DPD RI, Selasa (14/1/2025).

Komentar Sultan Najamudin itu menuai kontrovesi. Komentarnya tersebut langsung berseliweran di media sosial.

Lantas, siapakah sosok Ketua DPD RI 2024-2029 itu dan berapa Kekayaannya?

Profil Sultan Najamudin

Politikus kelahiran 11 Mei 1979 itu merupakan adik dari mantan Gubernur Bengkulu Agusrin Najamudin.

Sejak kecil hingga remaja dihabiskannya di Bengkulu. Menginjak kuliah dia merantau ke Jakarta dengan melanjutkan pendidikan sarjana di Universitas Indonesia. Gelar masternya di raih di Universitas Prof. Dr. Moestopo.

Sebelum menjabat sebagai anggota DPD RI, dia pernah membangun usaha jasa servis AC keliling. Kemudian menjadi Komisari ASA Karya Group. Selain itu juga pernah menjadi pimpinan perusahaan Majalah Ekbis dan CEO Healt News.

baca juga

Kekayaan Sultan Najamudin

Menyitat dari laporan LHKPN KPK pada Desember 2023, Sultan Najamudin memiliki total kekayaan Rp5.305.734.654. Harta tersebut terdiri dari tiga petah tanah dan bangunan di Jakarta serta Bandung dengan nilai total Rp3.998.000.000.

Dia juga memiliki alat transportasi berupa Mobil Toyota Alphard tahun 2004, mobil Nissan President Sedan tahun 1992, Toyota Avanza tahun 2007, dan Mercedes Bens S350 tahun 2008. Total aset ini bernilai Rp685.000.000.

Selain itu, Sultan Najamudin juga memiliki harta bergerak lainnya bernilai Rp66.000.000, serta kas dan setara kas Rp556.734.654.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Makan Bergizi Gratis Dikritik Banyak Pihak, Luhut: Kadang-kadang Sok Tahu!

Program Makan Bergizi Gratis Dikritik Banyak Pihak, Luhut: Kadang-kadang Sok Tahu!

Bisnis | Rabu, 15 Januari 2025 | 12:38 WIB

Ketua DPD Usul Dana Zakat Dipakai Buat MBG, Gus Yahya: Harus Dikaji Lagi, Hati-hati

Ketua DPD Usul Dana Zakat Dipakai Buat MBG, Gus Yahya: Harus Dikaji Lagi, Hati-hati

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 10:47 WIB

Dikira Lagi Sakit, Pengakuan Bocah SD Sebut Menu Makan Bergizi Gratis Tak Enak Jadi Sorotan

Dikira Lagi Sakit, Pengakuan Bocah SD Sebut Menu Makan Bergizi Gratis Tak Enak Jadi Sorotan

Tekno | Rabu, 15 Januari 2025 | 10:41 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×