Konsep Baru PPBD di Meja Istana, Prabowo Siap Ubah Sistem Zonasi?

Andi Ahmad S, Novian Ardiansyah

Jum'at, 17 Januari 2025 | 19:55 WIB
Konsep Baru PPBD di Meja Istana, Prabowo Siap Ubah Sistem Zonasi?
Ilustrasi PPDB SMA. [Istimewa]

Suara.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti sudah menyampaikan mengenai konsep baru Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kepada Presiden Prabowo Subianto. Konsep tersebut dilaporkan dalam format tulisan.

Sebelumnya, Mu'ti berencana membahas konsep baru PPDB bersama Prabowo saat rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta. Tetapi pembahasan tidak sempat dilakukam.

"Itu baru kami sampaikan dalam bentuk tertulis dan tadi tidak sempat dibahas karena beliau ada agenda lain, tapi kami tetap meminta supaya itu segera diputuskan karena ada dua kepentingan," kata Mu'ti usai ratas di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (17/1/2025).

Kepentingan pertama yang dimaksud Mu'ti adalah kepentingan untuk koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait. Kepentingan yang kedua untuk sosialisasi kepada masyarakat.

"Konsepnya, konsep yang kita sebut sebagai konsep yang baru itu sudah selesai, sudah kami serahkan kepada pak presiden melalui pak sekretaris kabinet," kata Mu'ti.

Sementara itu, disinggung apakah konsep baru PPDB akan menghapus sistem zonasi, Mu'ti belum membocorkan. Ia menegaskan tindak lanjut konsep baru PPDB masih menunggu keputusan Prabowo.

"Sampai nanti ada keputusan apakah diputuskan langsung oleh pak presiden ataukah nanti lewat sidang kabinet itu tunggu sampai pada waktunya tiba," kata Mu'ti.

"Ya semua akan ada penjelasan setelah itu terbit, semua akan indah pada waktunya ya," sambungnya.

Sebelumnya, Mu'ti bakal minta persetujuan Presiden Prabowo Subianto mengenai konsep baru Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Permintaan persetujuan itu akan ditanyakan Mu'ti dalam rapat terbatas sore ini.

baca juga

Mu'ti menyampaikan ada beberapa agenda yang dibahas dalam ratas di Istana Kepresidenan Jakarta. Salah satunya mengenai program makan bergizi gratis (MBG). Selain MBG, Mu'ti sekaligus akan melaporkan dan meminta persetejuan kepala negara tentang PPDB.

"Termasuk juga beberapa yang mungkin kami minta persetujuan pak presiden terkait dengan penerimaan murid baru. Namanya PPDB kan," kata Mu'ti.

"Nanti ada konsep baru yang kami susun dan minta persetujuan presiden di rapat ini untuk mudah-mudahan diputuskan," sambung Mu'ti.

Mu'ti belum membeberkan lebih detail mengenai konsep baru PPDB yang akan dilaporkan kepada presiden.

"Nanti pastinya setelah selesai aja," kata Mu'ti.

Diketahui, selain MBG dan PPDB, Mu'ti turut melaporkan perkembangan dari wacana libur sekolah saat Ramadan. Kekiniaan Mu'ti menggunakan istilah pembelajaran Ramadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung: Ambisi Jokowi di IKN Terbentur Rasionalitas Prabowo

Rocky Gerung: Ambisi Jokowi di IKN Terbentur Rasionalitas Prabowo

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 19:22 WIB

Megawati-Prabowo Bakal Bertemu, PKB: Bukan soal Pemerintah Masih Butuh Dukungan

Megawati-Prabowo Bakal Bertemu, PKB: Bukan soal Pemerintah Masih Butuh Dukungan

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 18:46 WIB

Jelang Batas Akhir, 81 Persen Anggota Kabinet Merah Putih Sudah Lapor LHKPN

Jelang Batas Akhir, 81 Persen Anggota Kabinet Merah Putih Sudah Lapor LHKPN

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 18:37 WIB

Terkini

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:47 WIB

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:41 WIB

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:08 WIB

×