Gencatan Senjata Gagal? 10 Warga Palestina Tewas di Gaza Setelah Kesepakatan Damai

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 20 Januari 2025 | 17:18 WIB
Gencatan Senjata Gagal? 10 Warga Palestina Tewas di Gaza Setelah Kesepakatan Damai
Tentara Israel bersiaga dengan senjata mereka dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di dekat Kota Nablus, Tepi Barat, Desember 2020. [Dok.Antara]

Suara.com - Rezim Israel telah membunuh setidaknya 10 warga Palestina dan melukai 25 lainnya di Jalur Gaza, hanya beberapa jam setelah gencatan senjata mulai berlaku di wilayah tersebut.

Menurut laporan dari jaringan TV Qatar, Al Jazeera, yang mengutip Organisasi Pertahanan Sipil Gaza, kematian terbaru terjadi setelah serangan rezim di kota Beit Hanoun di timur laut dan kawasan Shujayya di selatan Kota Gaza pada Minggu pagi.

Gencatan senjata ini diatur berdasarkan kesepakatan antara rezim Israel dan Gerakan Perlawanan Hamas Palestina, yang diumumkan pada 15 Januari dan difasilitasi oleh Qatar, AS, dan Mesir, mulai berlaku hari ini pukul 8:30 pagi waktu Gaza.

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, yang negaranya menjadi tuan rumah negosiasi gencatan senjata, mengungkapkan bahwa Hamas telah setuju untuk membebaskan 33 tahanan Israel sebagai imbalan untuk pembebasan tahanan Palestina dalam tahap pertama perjanjian yang akan berlangsung selama enam minggu.

Sesuai kesepakatan ini, rezim Israel juga akan menarik pasukannya dari daerah permukiman di Jalur Gaza dan mengizinkan pengiriman bantuan kemanusiaan internasional ke wilayah yang terkepung.

Sebelumnya, Sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, menegaskan bahwa pihaknya akan mematuhi perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku di Gaza pada Minggu (19/1).

Namun, mereka memperingatkan bahwa setiap pelanggaran dari pihak Israel dapat membahayakan proses tersebut serta nyawa para sandera.

Dalam pernyataan video, juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida, mendesak para mediator untuk memastikan bahwa Israel tetap berkomitmen terhadap kesepakatan.

Ia juga menegaskan bahwa Hamas akan menjalankan semua tahap perjanjian serta jadwal pertukaran sandera dengan tahanan Palestina.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Bebaskan 90 Tahanan Palestina, Bagian dari Kesepakatan Pertukaran dengan Hamas

Israel Bebaskan 90 Tahanan Palestina, Bagian dari Kesepakatan Pertukaran dengan Hamas

News | Senin, 20 Januari 2025 | 16:44 WIB

Hamas Patuh pada Gencatan Senjata, Peringatkan Israel soal Pelanggaran

Hamas Patuh pada Gencatan Senjata, Peringatkan Israel soal Pelanggaran

News | Senin, 20 Januari 2025 | 12:05 WIB

Hamas Bebaskan Sandera Wanita Israel dalam Kesepakatan Gencatan Senjata, Ini Daftarnya

Hamas Bebaskan Sandera Wanita Israel dalam Kesepakatan Gencatan Senjata, Ini Daftarnya

News | Senin, 20 Januari 2025 | 10:22 WIB

Warga Palestina Rayakan Gencatan Senjata, Sandera Israel Dibebaskan

Warga Palestina Rayakan Gencatan Senjata, Sandera Israel Dibebaskan

News | Senin, 20 Januari 2025 | 10:14 WIB

Hamas Serahkan Tiga Sandera Pertama ke Palang Merah, Gencatan Senjata Dimulai

Hamas Serahkan Tiga Sandera Pertama ke Palang Merah, Gencatan Senjata Dimulai

News | Senin, 20 Januari 2025 | 08:07 WIB

Ribuan Warga London Kepung Kantor PM Inggris, Tuntut Akhiri Dukungan untuk Israel!

Ribuan Warga London Kepung Kantor PM Inggris, Tuntut Akhiri Dukungan untuk Israel!

News | Senin, 20 Januari 2025 | 04:05 WIB

Terkini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:48 WIB

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:47 WIB

Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris

Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:44 WIB

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:41 WIB