Warga Palestina Rayakan Gencatan Senjata, Sandera Israel Dibebaskan

Bella

Senin, 20 Januari 2025 | 10:14 WIB
Warga Palestina Rayakan Gencatan Senjata, Sandera Israel Dibebaskan
Seorang sukarelawan berinteraksi dengan anak-anak selama kegiatan stimulasi dan bantuan psikologis di sebuah sekolah yang berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 8 November 2023. [Dok.Antara]

Suara.com - Warga Palestina turun ke jalan merayakan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang mulai berlaku pada Minggu (19/1). Di Kota Gaza yang hancur, banyak warga kembali ke reruntuhan rumah mereka setelah berbulan-bulan mengungsi akibat pertempuran.

Di Khan Younis, para pejuang Hamas bersenjata melaju melewati kerumunan yang bersorak. Sementara di bagian utara, yang mengalami pemboman hebat, warga berjalan melewati puing-puing mencari sisa-sisa rumah mereka.

"Saya merasa hidup kembali," kata Aya, seorang pengungsi dari Kota Gaza yang selama lebih dari setahun berlindung di Deir al-Balah.

Di Israel, ratusan orang berkumpul di Tel Aviv menyaksikan momen pembebasan tiga sandera perempuan—Romi Gonen, Doron Steinbrecher, dan Emily Damari—yang akhirnya dipertemukan kembali dengan ibu mereka. Hamas juga membebaskan 90 tahanan Palestina sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Sebelum gencatan senjata berlaku, serangan udara Israel menewaskan 13 orang di Gaza. Israel menuding Hamas terlambat menyerahkan daftar sandera yang akan dibebaskan, sementara Hamas menyebutnya sebagai kendala teknis.

Presiden AS Joe Biden menyambut baik kesepakatan ini, yang disebut sebagai hasil tekanan Israel terhadap Hamas dengan dukungan AS. Namun, di Israel, gencatan senjata memicu perpecahan politik, dengan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mengundurkan diri sebagai bentuk protes.

Kesepakatan ini mencakup penghentian pertempuran, pengiriman bantuan kemanusiaan, serta pembebasan 33 dari 98 sandera Israel dan asing sebagai imbalan bagi ratusan tahanan Palestina. Hamas juga mulai mengerahkan kembali aparat keamanan mereka di beberapa wilayah Gaza.

Namun, situasi pascagencatan senjata masih penuh ketidakpastian. Penasihat keamanan nasional AS yang baru, Mike Waltz, menegaskan bahwa Hamas tidak akan pernah memerintah Gaza dan memperingatkan konsekuensi jika perjanjian ini dilanggar.

Sementara itu, deretan truk bantuan mulai memasuki Gaza, dengan total 600 truk diizinkan masuk setiap hari selama enam minggu awal gencatan senjata. Separuh dari bantuan ini akan dikirim ke Gaza utara, yang menghadapi ancaman kelaparan akibat blokade berkepanjangan.

baca juga

Perang yang dimulai sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina dan mengubah Gaza menjadi puing-puing. Hampir seluruh populasi Gaza kehilangan tempat tinggal, sementara lebih dari 400 tentara Israel juga tewas dalam pertempuran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas Serahkan Tiga Sandera Pertama ke Palang Merah, Gencatan Senjata Dimulai

Hamas Serahkan Tiga Sandera Pertama ke Palang Merah, Gencatan Senjata Dimulai

News | Senin, 20 Januari 2025 | 08:07 WIB

Gaza Kembali Normal Pasca Gencatan Senjata, Ribuan Petugas Keamanan Dikerahkan

Gaza Kembali Normal Pasca Gencatan Senjata, Ribuan Petugas Keamanan Dikerahkan

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 23:34 WIB

Hamas Umumkan 3 Wanita Israel yang Dibebaskan dari Gaza

Hamas Umumkan 3 Wanita Israel yang Dibebaskan dari Gaza

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 20:23 WIB

Perang di Jalur Gaza Belum Berakhir? Israel Tunda Pelaksanaan Gencatan Senjata

Perang di Jalur Gaza Belum Berakhir? Israel Tunda Pelaksanaan Gencatan Senjata

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 19:17 WIB

Israel Mulai Tarik Mundur Pasukan dari Gaza, Akankah Gencatan Senjata Bertahan?

Israel Mulai Tarik Mundur Pasukan dari Gaza, Akankah Gencatan Senjata Bertahan?

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 18:31 WIB

Ribuan Warga London Kepung Kantor PM Inggris, Tuntut Akhiri Dukungan untuk Israel!

Ribuan Warga London Kepung Kantor PM Inggris, Tuntut Akhiri Dukungan untuk Israel!

News | Senin, 20 Januari 2025 | 04:05 WIB

Drama Gencatan Senjata Gaza: Hamas Tetap Komitmen Meski Israel Tunda

Drama Gencatan Senjata Gaza: Hamas Tetap Komitmen Meski Israel Tunda

News | Senin, 20 Januari 2025 | 03:30 WIB

Netanyahu: Perang Gaza Lanjut Jika Gencatan Senjata Gagal, AS Dukung Penuh

Netanyahu: Perang Gaza Lanjut Jika Gencatan Senjata Gagal, AS Dukung Penuh

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 15:40 WIB

Hamas: Israel Gagal Capai Tujuan Genosida di Gaza, Perlawanan Palestina Sukses

Hamas: Israel Gagal Capai Tujuan Genosida di Gaza, Perlawanan Palestina Sukses

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 14:43 WIB

Yaman Targetkan Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv dengan Rudal Balistik Zulfiqar

Yaman Targetkan Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv dengan Rudal Balistik Zulfiqar

News | Minggu, 19 Januari 2025 | 14:35 WIB

Terkini

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

Teror Bom Molotov! Rumah Advokat di Ciracas Diserang Dua Pria Misterius

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:00 WIB

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

Bagaimana Satelit Membantu Ilmuwan Melindungi Sungai dari Pencemaran dan Perubahan Iklim?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:34 WIB

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

Iran Kesal dengan Aktivis HAM Dunia, Lihat Kelakuan Israel Cuma Diam

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:30 WIB

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

Per 5 Juli 2026, Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2.954 Orang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:19 WIB

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sempat Hilang! Bripda Nopandri Ditemukan Tewas di Sungai Katingan Usai Gerebek Bandar Narkoba

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 08:35 WIB

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:08 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

×