Israel Serang Jenin Pasca-Gencatan Senjata Gaza: Indonesia Kecam Keras!

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 25 Januari 2025 | 20:30 WIB
Israel Serang Jenin Pasca-Gencatan Senjata Gaza: Indonesia Kecam Keras!
Tentara Israel di Tepi Barat. (Foto: Anadolu, via Antara)

Suara.com - Pemerintah Indonesia sangat mengutuk tindakan militer besar-besaran yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina di Jenin, Tepi Barat. Tindakan ini dinilai dapat mengancam kemungkinan perdamaian setelah gencatan senjata di Jalur Gaza.

Indonesia melihat peningkatan kekerasan di Tepi Barat sebagai indikasi niat tersembunyi Israel untuk terus menguasai dan melanjutkan penjajahan atas tanah Palestina.

Dalam pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui media sosial X pada hari Sabtu, diungkapkan bahwa pelanggaran hukum internasional oleh Israel mencerminkan tujuan utamanya: mempertahankan pendudukan ilegal di wilayah Palestina.

Indonesia menilai bahwa inti masalah konflik ini berasal dari penolakan Israel untuk mengakui hak rakyat Palestina dalam menentukan nasib mereka sendiri.

Oleh karena itu, Indonesia terus menyerukan komunitas internasional untuk bertindak tegas terhadap ketidakadilan yang dialami oleh bangsa Palestina dan bekerja sama untuk mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, sesuai dengan prinsip solusi dua negara.

Setelah gencatan senjata di Jalur Gaza yang dimulai pada 19 Januari, Israel justru meluncurkan serangan ke Jenin dan kamp pengungsian Jenin di Tepi Barat pada tanggal 21 Januari, yang semakin meluas ke desa-desa sekitar dalam periode empat hari serangan.

Dari laporan saksi, terdengar suara tembakan dan ledakan saat buldoser Israel merobohkan infrastruktur dan toko-toko di kamp tersebut. Menurut otoritas Palestina, operasi militer Israel tersebut telah menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 40 lainnya.

Diperkirakan ada sekitar 3.000 keluarga yang mengungsi di kamp pengungsian Jenin dalam dua bulan terakhir, dengan beberapa ratus lainnya yang mengungsi dalam seminggu terakhir.

Media Israel melaporkan bahwa operasi ini merupakan langkah dari pemimpin Benjamin Netanyahu untuk meyakinkan Bezalel Smotrich, seorang pejabat keuangan Israel yang menentang kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, agar tetap mendukung pemerintahannya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vietnam Pasang Alarm Curiga tentang Perekrutan Patrick Kluivert oleh PSSI

Vietnam Pasang Alarm Curiga tentang Perekrutan Patrick Kluivert oleh PSSI

Your Say | Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:58 WIB

Pelatih Australia Takut dengan Amukan Timnas Indonesia di Sydney Stadium

Pelatih Australia Takut dengan Amukan Timnas Indonesia di Sydney Stadium

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:41 WIB

Menang Straight Game, Jonatan Christie Lolos Final Indonesia Masters 2025

Menang Straight Game, Jonatan Christie Lolos Final Indonesia Masters 2025

Your Say | Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:02 WIB

Disebut Sakit Hati karena Shin Tae-yong, Marc Klok: Anda Tahu...

Disebut Sakit Hati karena Shin Tae-yong, Marc Klok: Anda Tahu...

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:00 WIB

Beda dengan Timnas Indonesia, Jersey Malaysia Malah Dikritik Pemainnya Sendiri

Beda dengan Timnas Indonesia, Jersey Malaysia Malah Dikritik Pemainnya Sendiri

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 18:00 WIB

Jadi Pelatih Timnas U-23, Ini 3 Hal yang Bisa Diharapkan dari Gerald Vanenburg

Jadi Pelatih Timnas U-23, Ini 3 Hal yang Bisa Diharapkan dari Gerald Vanenburg

Bola | Sabtu, 25 Januari 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

×