Gempar! Kades Kohod Arsin Disebut Sogok Warga Uang Rp15 Juta Agar Tutup Mulut soal Pagar Laut

Senin, 27 Januari 2025 | 16:17 WIB
Gempar! Kades Kohod Arsin Disebut Sogok Warga Uang Rp15 Juta Agar Tutup Mulut soal Pagar Laut
Arsin bin Sanip, Kepala Desa Kohod, Kecamatan Paku Haji Tangerang (X @Bung Madin)

Suara.com - Nama Kepala Desa (Kades) Kohod, Arsin bin Sanip belakangan ini berseliweran di jagat maya karena dikait-kaitkan dengan kasus pagar laut di perairan pantai utara, Kabupaten Tangerang, Banten. Selain disebut-sebut terlibat dalam skandal penerbitan sertifikat hak guna bangunan HGB dan hak milik (HM) terkait pagar laut, Asrin juga disebut memiliki gaya hidup mewah sebagai kades.

Kekinian, muncul isu jika Arsin telah menyogok sejumlah warga agar tutup mulut soal pemagaran laut sepanjang 30,16 kilometer itu.

Isu itu bergulir dari video yang diunggah pemilik akun TikTok, @bang.oblak pada Minggu (26/1/2025) kemarin.

Dalam video itu, pemilik akun itu menuding Arsin telah membagikan uang sebesar Rp15 juta agar warga menuruti perintahnya.

"Dapet info lagi nih guys, bahwa Kepala Desa Kohod menyogok warga, cuma gak semua nih. Per-KK (kartu keluarga) Rp15 juta tuh, hari ini ya, tadi siang. Mungkin masih berjalan nih," ungkap pria dalam video itu dilihat Suara.com, Senin (27/1/2025).

Bang Oblak pun mewanti-wanti Arsin karena akal bulusnya soal tudingan menyogok warga sudah terbongkar.

"Hati-hati lu, informasi lu udah meluas, Arsin. Dikit-dikit nyogok, dikit-dikit nyogok. Haduh, kacau, kacau!" ujarnya sembari tertawa.

Pria dalam video itu juga menyebut motif uang suap itu diduga diberikan sang kades agar warga tidak bicara macam-macam soal pagar laut yang kini sedang menuai sorotan publik.

"Dia nyogok agar warga tutup mulut. Per-KK Rp15 juta tuh. Masalah apa? Masalah pagar bambu atau laut yang dipager," bebernya.

Baca Juga: Dicap Bela Proyek Pagar Laut, Said Didu Bongkar Borok Kades Kohod Arsin: Saya Berkali-kali Dikejar Preman Mereka

Kades Kohod, Arsin. (X @bung_madin)
Kades Kohod, Arsin. (X @bung_madin)

Sontak video pria yang membeberkan soal dugaan Kades Kohod menyogok warga sebesar Rp15 juta menjadi sorotan netizen lainnya. Bahkan, banyak yang penasaran soal asal-muasal uang yang disebut diberikan Arsin untuk menyogok warga agar tutup mulut soal pagar laut.

"wow gede juga yah 15 juta. Ambil ajah uangnya tapi tetap suarakan kebenaran," tulis akun Natizen Gabut.

"Saya jadi heran, sudah banyak informasi tentang kades kok masih aman-aman aja, yang bgian tukang tangkepnya ke mana?" curiga akun AR Channel.

"Kepala desa kok punya duit banyak sekali, dari mana uangnya?" timpal akun Gede Arthika.

Di sisi lain, tak sedikit netizen yang mendesak agar aparat penegak hukum seperti KPK untuk menindaklanjuti kebenaran soal dugaan suap tersebut.

"Harus diperiksa kadesnya, KPK harus turun tangan," desak akun udingkalong33.

"OTT dong," celetuk akun kafka_0321.

"KPK harus turun tangan," tulis akun Lilla khalilla@.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

Agung Sedayu Angkat Bicara Soal SHM Pagar Laut Tangerang

Agung Sedayu Angkat Bicara Soal SHM Pagar Laut Tangerang

Video
Minggu, 26 Januari 2025 | 15:00 WIB

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI