Eep Saefulloh Fatah: Kita Harus Tetap Berharap pada Gibran

Wakos Reza Gautama

Rabu, 29 Januari 2025 | 11:11 WIB
Eep Saefulloh Fatah: Kita Harus Tetap Berharap pada Gibran
Eep Saefulloh Fatah memberi saran terhadap Gibran. [Youtube Keep Talking]

Suara.com - Analis politik Eep Saefulloh Fatah sudah tak mau terjebak pada pembahasan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden di Pilpres 2024 lalu.

Walau menurut Eep naiknya Gibran ke kursi RI 2 penuh kecurangan biarlah itu menjadi catatan sejarah perjalanan Republik Indonesia.

"Jadi sudahlah, Gibran sudah ada di kursi Wakil Presiden. Kita sudah tahu sama-sama seperti apa proses yang mengantarkan Gibran ke kursi itu," ujarnya dikutip dari Youtube Keep Talking.

Menurut Eep ada proses yang nepotis yang melibatkan ayah dan pamannya yang membuat perubahan aturan terjadi lalu Gibran jadi Wakil Presiden.

"Sudahlah itu menjadi catatan sejarah dan nyatanya proses politik yang resmi menjadikan Gibran sebagai Wakil Presiden," papar dia.

Melihat kenyataan politik itu, Eep mengatakan semua pihak tidak boleh berhenti berharap pada Gibran yang punya mandat dan tanggung jawab untuk mengemban kepemimpinannya bagi kemaslahatan dan manfaaat bagi sebanyak mungkin orang.

"Karena itu kita harus tetap berharap pada Gibran dalam pengertian kita berikan usulan-usulan selayaknya apa saja yang ia kerjakan," ucap Eep.

Yang menjadi fokus Eep terhadap sosok Gibran sebagai wapres adalah mengenai praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Menurut dia, semakin sehat, muda, bugar sebuah demokrasi semestinya ia semakin jauh dari praktik KKN.

Untuk itu, Eep menyarankan Gibran menjadi kekuatan anak muda yang melawan praktik KKN.  Memang kata Eep, posisi wapres tidak punya kekuasaan sebesar Presiden. Tetapi bukan berarti Gibran tidak bisa berbuat sesuatu. 

baca juga

Eep mengutarakan wakil presiden yang muda ini harus punya sikap yang sangat tegas bahwa dia anti korupsi.

"Bahwa segala sesuatu yang sifatnya praktik korupsi akan ia lawan secara serius termasuk mengajak kolaborasi institusi, lembaga, tokoh, jejaring yang bekerja untuk itu," paparnya.

Kolusi kata Eep, sangat bahaya adalah ketika kekuasaan pemerintahan bersatu dengan kekuatan bisnis yang sering disebut sebagai oligarki.

Menurutnya, keputusan-keputusan publik ditumpangi oleh kepentingan bisnis untung dan rugi yang sangat sempit. Kebijakan publik yang harus mengabdi pada kepentingan orang banyak akhirnya mengabdi pada kepentingan sedikit orang.

Nepotisme juga kata Eep harus dihindari karena mengurangi keadilan demokrasi, mengurangi kesehatan kompetisi.

"Jadi Gibran semestinya menjadi tokoh yang dengan tegas memperlihatkan sikapnya anti KKN. Kita tahu persis bahwa ayahnya Gibran melakukan banyak kekeliruan di masa lalu maka Gibran sebagai putranya, selayaknya menghindar dari berbagai jenis kekeliruan yang sudah dipraktikan dan dijalankan ayahnya," ujar Eep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadar Masih Banyak Pekerjaan, Pemerintah Ogah Terlena Hasil Survei Kepuasan Publik di 100 Hari Pertama Prabowo

Sadar Masih Banyak Pekerjaan, Pemerintah Ogah Terlena Hasil Survei Kepuasan Publik di 100 Hari Pertama Prabowo

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 10:06 WIB

100 Hari Prabowo-Gibran Masalah Polusi Jabodetabek Masih jadi Sorotan

100 Hari Prabowo-Gibran Masalah Polusi Jabodetabek Masih jadi Sorotan

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2025 | 09:43 WIB

Kunjungi Pasar Tertua di Surabaya, Gibran Ingatkan Pentingnya Ekonomi Kerakyatan

Kunjungi Pasar Tertua di Surabaya, Gibran Ingatkan Pentingnya Ekonomi Kerakyatan

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 20:09 WIB

Survei Litbang Kompas: Pemilih PAN-Golkar Puas, PDIP-PKS Paling Kritis ke Prabowo-Gibran

Survei Litbang Kompas: Pemilih PAN-Golkar Puas, PDIP-PKS Paling Kritis ke Prabowo-Gibran

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 18:12 WIB

Sri Mulyani jadi Menteri Ekonomi Terbaik di 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sri Mulyani jadi Menteri Ekonomi Terbaik di 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 12:52 WIB

Terkini

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:11 WIB

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:04 WIB

Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan

Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:49 WIB

Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang

Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:33 WIB

Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap

Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:20 WIB

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:13 WIB

KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!

KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:48 WIB

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:44 WIB

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:41 WIB

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:36 WIB