Sebut Jokowi-Gibran Pakai Teori Badut, Roy Suryo Singgung soal Sirkus: Lucu tapi Konyol, Orang Akhirnya Percaya

Agung Sandy Lesmana

Senin, 03 Februari 2025 | 15:56 WIB
Sebut Jokowi-Gibran Pakai Teori Badut, Roy Suryo Singgung soal Sirkus: Lucu tapi Konyol, Orang Akhirnya Percaya
Kolase Foto Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka (Instagram)

Suara.com - Presiden ke-7, Jokowi dan putranya, Gibran Rakabuming Raka disebut menggunakan clown theory atau teori badut untuk bisa meraih simpatik masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Pakar Telematika, Roy Suryo dalam siniar yang tayang di akun Youtube, Abraham Samad SPEAK UP pada Minggu (2/2/2025).

Teori badut itu yang diucapkan Roy Suryo menanggapi aktivitas Jokowi setelah lengser dari jabatan sebagai presiden.

Belakangan, memang Jokowi menjadi sorotan publik karena kediamannya di Solo, Jawa Tengah bak menjadi destinasi wisata karena banyaknya warga yang mendatangi. Selain itu, Jokowi juga sempat mengikuti touring motor gede (moge) dengan menggunakan sepeda motor hasil modifikasi saat masih menjabat sebagai presiden.

"Nah gitu ya jadi dia terus menggunakan istilah itu jadi teori badut, jadi clown theory. Dia membuat orang perhatian, perkara ketawa atau tidak ketawa. Yang penting ada di panggung, yang penting mendapatkan tepuk tangan, yang penting jadi pusat perhatian," ujar Roy Suryo dikutip Suara.com, Senin (3/2/2025).

Pakar Telematika Roy Suryo. (Tangkapan layar/Youtube)
Pakar Telematika Roy Suryo. (Tangkapan layar/Youtube)

Selain Jokowi, Roy Suryo juga menyebut jika Gibran yang kini mejadi wakil presiden (Wapres) juga menggunakan teori badut seperti ayahnya. Penilaian itu disampaikan Roy Suryo menanggapi unggahan Gibran di media sosialnya. Menurutnya, postingan Gibran tak mencerminkan dirinya sebagai wapres.

"Sekarang kalau kita lihat dia punya postingan di sosial medianya itu sama sekali tidak mencerminkan diri dia selaku pejabat negara, ya apalagi orang nomor dua. Dengan gaya-gaya alay, bahasa anak sekarang jadi aneh-aneh, terus tampilannya tuh kasih corat-coret," ujarnya.

"Meskipun itu maksudnya tuh cocok untuk Gen Z tapi Gen Z-Gen Z yang anak-anak alay gitu, bukan yang gen Z anak-anak yang smart berpikir, yang cerdas, intelek , yang kemudian dia berpikir 'Oh ini apa pemimpinku gitu," sambungnya.

Mantan Politisi Partai Demokrat itu juga menyebut jika penggunaan teori badut itu turut digulirkan oleh para pendengung alias buzzer demi Gibran tetap menjadi trending topic di media sosial.

Jokowi naik Kawasaki W175 Custom (Instagram)
Jokowi naik Kawasaki W175 Custom (Instagram)

Diketahui, nama Gibran sempat terseret terkait skandal akun Kaskus Fufufafa yang sempat membuat gempar publik karena kontroversial. Pemilik akun Fufufafa juga sempat melempar komentar hinaan kepada Prabowo dan keluarganya.

baca juga

"Kemudian diterapkan untuk supaya dia tuh terus ada di trending. Jadi kalaupun dia mau dicemooh, dia sih enggak masalah, yang penting trending nama dia dan itu dilakukan oleh si Fufufafa atau oleh ayahnya," ujar Roy.

Terkait soal teori badut yang disebut dipakai Jokowi dan Gibran, Roy Suryo juga menyinggung soal sirkus dalam tulisan yang dibuatnya.

Mantan Menpora era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga membeberkan maksudnya menyebut sirkus karena memang dulunya digunakan para pemimpin di zaman Romawi untuk menghibur rakyatnya. Menurutnya, cara itu untuk mengalihkan rakyat agar menutupi kesalahan-kesalahan para penguasa. 

"Bahkan kalau terus diulang ini kan dalam teori komunikasi disebut sebagai apa namanya post truth. Itu terus diberitakan walaupun bohong, walaupun salah ya. Kalau ini walaupun lucu tapi konyol, orang akhirnya percaya," ujarnya. 

"Circus maximus zaman Romawi dulu tujuannya Raja itu kan ingin menghibur rakyat, tapi ini dia sendiri yang hibur gitu loh, rajanya itu turun sendiri 'menghibur' dalam kata kutip," sambung Ro Suryo. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran 17 K/L Tak Kena Pangkas Prabowo: Ada Kemenhan, Polri, KPK, BIN hingga Kejagung!

Anggaran 17 K/L Tak Kena Pangkas Prabowo: Ada Kemenhan, Polri, KPK, BIN hingga Kejagung!

News | Senin, 03 Februari 2025 | 13:10 WIB

Sebut Kunjungan di Solo Settingan, Roy Suryo Sindir Aktivitas Jokowi usai Lengser: Dia Banci Kamera

Sebut Kunjungan di Solo Settingan, Roy Suryo Sindir Aktivitas Jokowi usai Lengser: Dia Banci Kamera

News | Senin, 03 Februari 2025 | 12:50 WIB

Hina Pegawai Honorer, Netizen Murka Jejak Digital Karyawati PT Timah Bela Harvey Moeis: Erick Thohir Harus Tahu Ini!

Hina Pegawai Honorer, Netizen Murka Jejak Digital Karyawati PT Timah Bela Harvey Moeis: Erick Thohir Harus Tahu Ini!

News | Senin, 03 Februari 2025 | 08:31 WIB

Blak-blakan Sindir Gibran Malas Membaca, Inayah Wahid: Kenapa Bapak Gak Menjadikan Aku Wapres?

Blak-blakan Sindir Gibran Malas Membaca, Inayah Wahid: Kenapa Bapak Gak Menjadikan Aku Wapres?

Tekno | Minggu, 02 Februari 2025 | 16:26 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB