Meksiko Kerahkan Ratusan Tentara ke Perbatasan AS demi Hentikan Tarif Dagang Donald Trump

Bella

Rabu, 05 Februari 2025 | 07:31 WIB
Meksiko Kerahkan Ratusan Tentara ke Perbatasan AS demi Hentikan Tarif Dagang Donald Trump
Donald Trump [Instagram @realdonaldtrump]

Suara.com - Ratusan tentara Meksiko dikerahkan ke perbatasan dengan Amerika Serikat pada Selasa sebagai bagian dari kesepakatan yang menghentikan ancaman tarif 25 persen terhadap impor Meksiko. Kesepakatan tersebut mewajibkan Meksiko untuk menindak perdagangan fentanyl yang selama ini menjadi perhatian utama pemerintah AS.

Pasukan Meksiko akan ditempatkan di titik-titik rawan di sepanjang perbatasan yang memiliki tingkat tinggi migrasi ilegal serta perdagangan narkotika dan senjata. Wilayah yang menjadi fokus utama dalam operasi ini mencakup negara bagian perbatasan Baja California, Sonora, dan Tamaulipas, sebagaimana diungkap oleh tiga pejabat militer dan pemerintah yang mengetahui rencana tersebut.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari kesepakatan ini, AS juga telah berjanji untuk menghentikan aliran senjata berdaya tinggi ke Meksiko. Langkah ini dianggap sebagai upaya bersama untuk mengurangi kekerasan yang kerap dipicu oleh kelompok kriminal yang mendapatkan pasokan senjata dari AS.

Rencana besar ini mencakup pengerahan hingga 10.000 tentara ke perbatasan Meksiko-AS. Meski demikian, beberapa analis mengkhawatirkan dampak dari penempatan pasukan dalam jumlah besar ini. Mereka menilai bahwa fokus besar pada perbatasan berpotensi membuat daerah lain di Meksiko menjadi lebih rentan terhadap ancaman keamanan.

"Presiden menghadapi tekanan besar dalam membuat keputusan ini," ujar Andres Sumano, peneliti di Colegio de la Frontera Norte (Colef).

Ia menambahkan bahwa tekanan dari AS terkait kebijakan perdagangan bisa berdampak signifikan terhadap ekonomi Meksiko jika tidak segera ditangani.

Seandainya kesepakatan ini tidak tercapai, perang dagang antara Meksiko dan AS bisa berujung pada resesi bagi ekonomi Meksiko. Sementara itu, konsumen di AS juga akan terdampak dengan kenaikan harga produk impor dari Meksiko, termasuk mobil dan truk yang selama ini menjadi andalan perdagangan antara kedua negara.

Sebelumnya, AS dan Meksiko mencapai kesepakatan penting pada Senin (5/2), dengan AS menyetujui penundaan tarif impor barang Meksiko selama satu bulan. Keputusan ini diambil setelah pembicaraan antara Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Presiden AS Donald Trump, yang bertujuan untuk meredakan ketegangan dagang dan meningkatkan kerja sama dalam pemberantasan perdagangan narkotika.

“Kami melakukan diskusi yang baik dengan Presiden Trump, dengan penuh rasa hormat terhadap hubungan bilateral dan kedaulatan masing-masing negara,” ujar Sheinbaum melalui unggahan di media sosial X.

baca juga

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Meksiko akan segera memperketat pengamanan di perbatasan utaranya dengan mengerahkan 10.000 pasukan Garda Nasional. Langkah ini bertujuan untuk mencegah penyelundupan narkotika, khususnya fentanyl, ke AS. Sementara itu, AS berjanji akan mengambil tindakan lebih lanjut guna menghentikan arus masuk senjata berkaliber tinggi ke Meksiko.

“Amerika Serikat berkomitmen untuk mencegah perdagangan senjata ilegal ke Meksiko,” tambah Sheinbaum, menegaskan bahwa kedua negara akan mulai bekerja sama dalam isu keamanan dan perdagangan mulai pekan ini.

Trump, dalam unggahan di media sosialnya, mengonfirmasi penundaan tarif dan menyebut perbincangannya dengan Sheinbaum berlangsung dalam suasana yang sangat bersahabat.

“Tarif ditunda selama satu bulan ke depan,” ungkap Trump, seraya menegaskan bahwa kedua negara akan menggunakan waktu ini untuk melakukan negosiasi lebih lanjut.

Kesepakatan ini muncul setelah pengumuman Trump pada Sabtu (3/2) mengenai penerapan tarif besar-besaran terhadap Meksiko, Kanada, dan China akibat meningkatnya ancaman dari imigrasi ilegal dan perdagangan narkoba. Pengumuman tersebut sempat memicu reaksi keras dari Meksiko, dengan Sheinbaum mengancam akan melakukan tindakan balasan jika kebijakan itu tetap diberlakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuai Kontroversi, Trump Kirim Kriminal ke Penjara 'Neraka di Bumi'

Tuai Kontroversi, Trump Kirim Kriminal ke Penjara 'Neraka di Bumi'

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 16:50 WIB

6 Terluka dalam Serangan Penembakan di Pos Pemeriksaan Tepi Barat, Penyerang Tewas

6 Terluka dalam Serangan Penembakan di Pos Pemeriksaan Tepi Barat, Penyerang Tewas

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 16:44 WIB

Gertak Elon Musk, Trump Ingatkan Siapa yang Berkuasa di Gedung Putih

Gertak Elon Musk, Trump Ingatkan Siapa yang Berkuasa di Gedung Putih

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 16:38 WIB

Donald Trump: Tidak Ada Jaminan Perdamaian di Gaza

Donald Trump: Tidak Ada Jaminan Perdamaian di Gaza

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 15:43 WIB

Netanyahu Temui Trump: Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Strategi Melawan Iran

Netanyahu Temui Trump: Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Strategi Melawan Iran

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 05:05 WIB

Tentara Korea Utara Mundur dari Garis Depan Rusia, Diduga Banyak Korban

Tentara Korea Utara Mundur dari Garis Depan Rusia, Diduga Banyak Korban

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 04:05 WIB

Tekanan Menggunung, Netanyahu Temui Trump: Akankah Gencatan Senjata Bertahan?

Tekanan Menggunung, Netanyahu Temui Trump: Akankah Gencatan Senjata Bertahan?

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 03:15 WIB

Satu Toilet untuk 205 Orang! Kisah Pilu Warga Negara India Ilegal Dideportasi dari AS

Satu Toilet untuk 205 Orang! Kisah Pilu Warga Negara India Ilegal Dideportasi dari AS

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 12:33 WIB

Awali Selasa Loyo, Rupiah Terperosok ke Rp16.480/Dolar AS

Awali Selasa Loyo, Rupiah Terperosok ke Rp16.480/Dolar AS

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 10:44 WIB

Elon Musk Jadi "Pegawai Pemerintah Khusus" Trump, Picu Kontroversi

Elon Musk Jadi "Pegawai Pemerintah Khusus" Trump, Picu Kontroversi

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 10:28 WIB

Terkini

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Usai Insiden Keamanan, Bitget Tebar 30% Pendapatan Trading

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

TPA Sumompo Manado Kembali Beroperasi Normal Pascakebakaran

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Berani Berhenti Sejenak: Mengapa Jeda Penting dalam Proses Bertumbuh?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

Nuzran Joher Pimpin Ombudsman RI, Formasi Lengkap dan Kepercayaan Publik Jadi Ujian

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:00 WIB

5 Zodiak Paling Pintar Cari Uang bak Magnet Rezeki, Keuangan Selalu Hoki

5 Zodiak Paling Pintar Cari Uang bak Magnet Rezeki, Keuangan Selalu Hoki

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Timnas ke Final, Pemprov Jateng Pastikan Nobar Berlanjut hingga Laga Puncak

Timnas ke Final, Pemprov Jateng Pastikan Nobar Berlanjut hingga Laga Puncak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Ini Kasusnya

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

Otonomi Daerah Makin Sempit, Wacana Kembali ke Sistem Federasi Mengemuka

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Ratusan WNA Ditahan di Bali, Sejumlah Fakta Terbongkar

Bali | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:26 WIB

×