Tentara Korea Utara Mundur dari Garis Depan Rusia, Diduga Banyak Korban

Bella | Suara.com

Rabu, 05 Februari 2025 | 04:05 WIB
Tentara Korea Utara Mundur dari Garis Depan Rusia, Diduga Banyak Korban
Ilustrasi perang (Freepik)

Suara.com - Pasukan Korea Utara yang sebelumnya bertempur di garis depan Kursk, Rusia, tampaknya tidak lagi terlibat dalam pertempuran sejak pertengahan Januari. Informasi ini disampaikan oleh Badan Intelijen Nasional Korea Selatan pada Selasa (4/2), menyusul klaim Ukraina bahwa mereka telah ditarik setelah mengalami kerugian besar.

"Sejak pertengahan Januari, tampaknya pasukan Korea Utara yang dikerahkan ke wilayah Kursk Rusia tidak terlibat dalam pertempuran," ungkap badan intelijen tersebut dalam pernyataannya.

Mereka menambahkan bahwa salah satu kemungkinan penyebabnya adalah banyaknya korban jiwa yang diderita pasukan Korea Utara, meskipun rincian pastinya masih dalam pemantauan.

Sebelumnya, militer Ukraina pada Jumat lalu mengklaim bahwa tentara Korea Utara yang dikerahkan di garis depan Kursk telah ditarik setelah mengalami kerugian besar dalam pertempuran.

Menurut badan intelijen Barat, Korea Selatan, dan Ukraina, Pyongyang telah mengirim lebih dari 10.000 tentara untuk mendukung pasukan Rusia yang berperang di Kursk. Wilayah tersebut menjadi target serangan mendadak lintas perbatasan Ukraina pada Agustus tahun lalu.

Baik Korea Utara maupun Rusia belum secara resmi mengonfirmasi pengerahan pasukan ini. Namun, kedua negara telah menandatangani perjanjian yang mencakup elemen pertahanan bersama saat Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan langka ke Pyongyang pada tahun lalu.

Dalam serangan balasan Ukraina, Kyiv berhasil merebut puluhan pemukiman perbatasan, menandai pertama kalinya pasukan asing memasuki wilayah Rusia sejak Perang Dunia Kedua. Kejadian ini menjadi kemunduran yang memalukan bagi Kremlin.

Pengerahan pasukan Korea Utara awalnya bertujuan untuk memperkuat pertahanan Rusia dan membantu mengusir serangan Ukraina. Namun, hampir enam bulan setelahnya, Ukraina masih menguasai sebagian besar wilayah yang direbutnya dari Rusia.

Ukraina juga mengklaim telah menangkap atau membunuh sejumlah tentara Korea Utara di Kursk. Presiden Volodymyr Zelenskyy bahkan menerbitkan rekaman interogasi terhadap seseorang yang ia sebut sebagai tawanan perang dari Korea Utara.

Laporan lain menyebutkan bahwa beberapa tentara Korea Utara yang terluka lebih memilih meledakkan diri dengan granat daripada menyerah kepada pasukan Ukraina.

Kyiv dan sekutu Barat mengecam pengerahan pasukan Korea Utara ini sebagai eskalasi besar dalam konflik yang telah berlangsung selama tiga tahun.

Sementara itu, Korea Selatan menyatakan bahwa karena besarnya jumlah korban, Korea Utara sedang mempersiapkan pengerahan pasukan tambahan ke Ukraina.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan pada Desember lalu mengungkapkan bahwa Pyongyang tengah "mempersiapkan rotasi atau penempatan tambahan tentara" untuk mendukung perang Rusia.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Moskow dan Pyongyang terus mempererat hubungan politik, militer, dan budaya.

Dalam pesan Tahun Baru, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memuji Presiden Putin dan merujuk pada perang di Ukraina, menyebut tahun 2025 sebagai tahun di mana tentara dan rakyat Rusia mengalahkan neo-Nazisme dan meraih kemenangan besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Sudan Memanas: Tentara Rebut Kembali Wilayah, RSF Balas Dendam

Perang Sudan Memanas: Tentara Rebut Kembali Wilayah, RSF Balas Dendam

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 11:56 WIB

Jerman-Inggris Bersatu: Seruan untuk Gaza, Dukungan untuk Ukraina

Jerman-Inggris Bersatu: Seruan untuk Gaza, Dukungan untuk Ukraina

News | Senin, 03 Februari 2025 | 16:55 WIB

Mewaspadai Ancaman Kejahatan Terorganisir Komunitas WNA di Bali

Mewaspadai Ancaman Kejahatan Terorganisir Komunitas WNA di Bali

Liks | Senin, 03 Februari 2025 | 16:00 WIB

Tur Wisata Korea Utara Dibuka Kembali, Rayakan Ulang Tahun Kim Jong Il!

Tur Wisata Korea Utara Dibuka Kembali, Rayakan Ulang Tahun Kim Jong Il!

News | Senin, 03 Februari 2025 | 15:11 WIB

Peduli Nasib Anak-anak Korban Perang Palestina dan Ukraina, Megawati: Mereka Harapan Masa Depan Peradaban Dunia

Peduli Nasib Anak-anak Korban Perang Palestina dan Ukraina, Megawati: Mereka Harapan Masa Depan Peradaban Dunia

News | Senin, 03 Februari 2025 | 09:35 WIB

Semangati Anak-anak Korban Perang Palestina dan Ukraina di Roma, Megawati: Be Strong, Be Careful!

Semangati Anak-anak Korban Perang Palestina dan Ukraina di Roma, Megawati: Be Strong, Be Careful!

News | Senin, 03 Februari 2025 | 09:11 WIB

Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 21:06 WIB

Israel Klaim Gagalkan Serangan Teroris di Tepi Barat, Ledakan Sekunder Guncang Qabatiya

Israel Klaim Gagalkan Serangan Teroris di Tepi Barat, Ledakan Sekunder Guncang Qabatiya

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 16:57 WIB

Trump Picu Perang Dagang, Masa Depan Rupiah Masih Suram

Trump Picu Perang Dagang, Masa Depan Rupiah Masih Suram

Bisnis | Minggu, 02 Februari 2025 | 14:24 WIB

Penampakan Pesawat Tempur Rafale yang Baru Saja Dibeli Indonesia

Penampakan Pesawat Tempur Rafale yang Baru Saja Dibeli Indonesia

Foto | Minggu, 02 Februari 2025 | 13:30 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB