Satu Toilet untuk 205 Orang! Kisah Pilu Warga Negara India Ilegal Dideportasi dari AS

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2025 | 12:33 WIB
Satu Toilet untuk 205 Orang! Kisah Pilu Warga Negara India Ilegal Dideportasi dari AS
Ilustrasi deportasi (unsplash)

Suara.com - Sebanyak 205 warga negara India, yang memasuki AS secara ilegal, telah dideportasi dengan pesawat militer AS yang lepas landas dari Texas sekitar enam jam lalu, kata beberapa sumber kepada NDTV.

Sumber tersebut mengatakan setiap warga negara India yang dideportasi diverifikasi, yang menunjukkan keterlibatan New Delhi dalam proses deportasi. Ini kemungkinan merupakan yang pertama dari banyak penerbangan semacam itu yang akan membawa kembali imigran India ilegal di AS.

Sebuah pesawat militer AS C-17 akan membawa pulang warga negara India tersebut. Berikut ini adalah fakta menarik, kecuali jika dilengkapi dengan dapur yang dapat diangkut udara, pesawat C-17 Angkatan Udara AS tersebut memiliki satu toilet untuk 205 penumpang.

Deportasi migran ilegal tersebut sejalan dengan sikap keras Presiden AS Donald Trump terhadap imigran ilegal di AS. Sebelumnya, pesawat militer AS menerbangkan imigran ilegal yang dideportasi ke Guatemala, Peru, dan Honduras.

Putaran pertama deportasi warga negara India ilegal telah dilakukan di tengah laporan bahwa Perdana Menteri Narendra Modi akan terbang ke AS minggu depan. Ini akan menjadi kunjungan pertamanya setelah Trump menjabat sebagai Presiden AS untuk kedua kalinya.

Menteri Luar Negeri Dr S Jaishankar sebelumnya mengatakan New Delhi terbuka untuk "pemulangan yang sah" warga negara India yang tinggal 'secara ilegal' di luar negeri, termasuk di AS.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kami menemukan dan memuat alien ilegal ke dalam pesawat militer dan menerbangkan mereka kembali ke tempat asal mereka," kata Trump kepada wartawan bulan lalu.

Presiden AS mengatakan Perdana Menteri Narendra Modi telah meyakinkannya bahwa India "akan melakukan apa yang benar" dalam hal menerima kembali imigran ilegal India. Menurut laporan Bloomberg News, India dan AS telah mengidentifikasi sekitar 18.000 migran India yang memasuki AS secara ilegal.

Kementerian Luar Negeri mengatakan India menentang imigrasi ilegal karena terkait dengan beberapa bentuk kejahatan terorganisasi.

"Bagi warga India, tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi di mana pun di dunia, jika mereka adalah warga negara India dan mereka telah melewati batas waktu, atau mereka berada di negara tertentu tanpa dokumen yang sah, kami akan memulangkan mereka, dengan syarat dokumen diberikan kepada kami sehingga kami dapat memverifikasi kewarganegaraan mereka dan bahwa mereka benar-benar warga negara India. Jika itu terjadi, kami akan melanjutkan dan memfasilitasi kepulangan mereka ke India," kata juru bicara kementerian Randhir Jaiswal dalam jumpa pers.

Seorang juru bicara Kedutaan Besar AS di New Delhi mengatakan AS menegakkan hukum perbatasannya dengan tegas, memperketat undang-undang imigrasi, dan mengusir migran ilegal.

"Tindakan ini mengirimkan pesan yang jelas: migrasi ilegal tidak sepadan dengan risikonya,'' kata juru bicara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awali Selasa Loyo, Rupiah Terperosok ke Rp16.480/Dolar AS

Awali Selasa Loyo, Rupiah Terperosok ke Rp16.480/Dolar AS

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2025 | 10:44 WIB

Elon Musk Jadi "Pegawai Pemerintah Khusus" Trump, Picu Kontroversi

Elon Musk Jadi "Pegawai Pemerintah Khusus" Trump, Picu Kontroversi

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 10:28 WIB

Iran Kecam Usulan Trump untuk Relokasi Warga Palestina, Sebut Sebagai Upaya Pembersihan Etnis

Iran Kecam Usulan Trump untuk Relokasi Warga Palestina, Sebut Sebagai Upaya Pembersihan Etnis

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:12 WIB

Trump Ragukan Gencatan Senjata Gaza Bertahan Lama, Hamas Siap Negosiasi Tahap Kedua

Trump Ragukan Gencatan Senjata Gaza Bertahan Lama, Hamas Siap Negosiasi Tahap Kedua

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:05 WIB

Trump Tunda Ancaman Tarif Dagang pada Kanada

Trump Tunda Ancaman Tarif Dagang pada Kanada

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 07:56 WIB

Lawan Kebijakan Trump! Lady Gaga Suarakan Dukungan untuk Transgender di Grammy Awards

Lawan Kebijakan Trump! Lady Gaga Suarakan Dukungan untuk Transgender di Grammy Awards

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 05:05 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB