Prabowo Minta Pemda Berhemat, DPRD Jakarta: Kunker Luar Negeri Boleh Dipangkas, Reses-Sosper Jangan!

Rabu, 05 Februari 2025 | 16:54 WIB
Prabowo Minta Pemda Berhemat, DPRD Jakarta: Kunker Luar Negeri Boleh Dipangkas, Reses-Sosper Jangan!
Gedung DPRD DKI Jakarta. [ANTARA/Dewa Wiguna]

Suara.com - DPRD Jakarta meminta sejumlah kegiatan dewan tak dipangkas sepenuhnya demi efisiensi anggaran. Kegiatan yang dimaksud mencakup kunjungan kerja (kunker), serap aspirasi warga (reses), hingga sosialisasi peraturan daerah (sosper).

Hal ini sempat disampaikan dalam rapat koordinasi Komisi A DPRD DKI dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait efisiensi belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025 di Gedung DPRD DKI, Rabu (5/2/2025).

Anggota Komisi A DPRD DKI Fuadi Luthfi mengatakan, untuk kunker ke luar negeri memang ia akui perlu ada pemangkasan. Setelah adanya efisiensi ini, ia mempermirakan satu kali kunker ke luar negeri dalam satu tahun sudah cukup bagi anggota dewan.

"Jadi kita juga gak bisa memaksakan terkait dengan hal itu, karena kalau memang harus efisiensi satu kali cukup," ujar Fuadi usai rapat.

Kemudian untuk reses dan sosper, pihaknya meminta agar tak dilakukan pemangkasan. Sebab, kegiatan ini berkaitan hubungan antara legislator dengan masyarakat.

"Begitu juga sosper. Menyangkut masalah aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang harus kita tuangkan dalam kebijakan-kebijakan pemerintah daerah," ucapnya.

"Makanya ini kita berharap dalam hal efisiensi anggaran tidak menyasar ke situ, karena fungsi kontrol ingin kita lakukan semaksimal mungkin," lanjutnya.

Lebih lanjut, ia mengaku setuju dengan pemangkasan berbagai kegiatan yang dianggap tak memiliki urgensi untuk dilakukan seperti seminar hingga kajian-kajian. Namun, penganggarannya perlu dibahas lagi bersama agar sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) yang merupakan turunan dari Inpres Prabowo Subianto.

"Seminar-seminar, seremonial, jamuan makan, itu kan harusnya hal-hal yang lapis ketiga lah. Jadi kita berharap seleksinya harus bersama-sama. Jadi tidak ansi harus hilang, tapi paling tidak kita tetap mematuhi kriteria," pungkasnya.

Baca Juga: Menkes Akui Kebijakan Pemotongan Anggaran Berdampak, Bagaimana dengan Layanan Kesehatan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI