Iran Bantah Kembangkan Nuklir, Tuding AS Rekayasa Isu Perang

Bella

Kamis, 06 Februari 2025 | 05:05 WIB
Iran Bantah Kembangkan Nuklir, Tuding AS Rekayasa Isu Perang
Ilustrasi bendera Iran. [AFP]

Suara.com - Iran menegaskan bahwa kekhawatiran Amerika Serikat terhadap pengembangan senjata nuklir oleh Teheran bukanlah isu yang rumit dan dapat diselesaikan melalui dialog. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Rabu (05/02/2025) menyatakan bahwa negaranya menentang senjata pemusnah massal dan tetap berpegang pada perjanjian internasional terkait non-proliferasi nuklir.

"Jika kekhawatiran utama adalah Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, maka ini adalah hal yang bisa dicapai dan bukan masalah yang rumit," kata Araghchi.

"Posisi Iran jelas: kami adalah anggota Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, dan fatwa Pemimpin Tertinggi telah dengan jelas menyatakan sikap kami terhadap senjata pemusnah massal." lanjutnya.

Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Presiden AS, Donald Trump, kembali menerapkan kampanye "tekanan maksimum" terhadap Iran. Kampanye ini mencakup upaya untuk menekan ekspor minyak Iran hingga nol guna mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir. Trump pertama kali meluncurkan kebijakan ini setelah menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Iran dengan negara-negara besar dunia. Kesepakatan tersebut sebelumnya telah mencabut sanksi internasional sebagai imbalan atas pembatasan program nuklir Iran.

Sejak keluarnya AS dari kesepakatan itu, Iran telah meningkatkan pengayaan uranium hingga 60 persen kemurnian, mendekati level 90 persen yang digunakan untuk senjata nuklir. Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengonfirmasi percepatan ini dalam laporan bulan Desember lalu.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu (xx/xx) membantah tuduhan bahwa Teheran berusaha membunuh pejabat AS. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai "rekayasa pihak-pihak yang menginginkan perang" dan menegaskan bahwa Iran mencari jalur hukum untuk menuntut keadilan atas pembunuhan pejabat senior mereka, termasuk Komandan Pasukan Quds, Qassem Soleimani, yang tewas dalam serangan udara AS pada tahun 2020.

Pernyataan ini muncul setelah Trump memperingatkan bahwa Iran akan "dihancurkan" jika berusaha menyerangnya. Ketegangan antara kedua negara terus meningkat, memperburuk hubungan yang telah lama tegang akibat kebijakan nuklir dan sanksi ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Damar Canggih Wicaksono, Anak Dono Warkop Kini Jadi Ahli Nuklir di Jerman

Pendidikan Damar Canggih Wicaksono, Anak Dono Warkop Kini Jadi Ahli Nuklir di Jerman

Lifestyle | Rabu, 05 Februari 2025 | 14:35 WIB

Siapa Iran Junior? Eks Pemain KF Dukagjini yang Resmi Gabung Madura United

Siapa Iran Junior? Eks Pemain KF Dukagjini yang Resmi Gabung Madura United

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 14:55 WIB

Lama Menghilang, Pecahan Benua Seukuran Amerika Serikat Ditemukan di Indonesia

Lama Menghilang, Pecahan Benua Seukuran Amerika Serikat Ditemukan di Indonesia

Tekno | Rabu, 05 Februari 2025 | 12:13 WIB

Trump Ancam Lenyapkan Iran Jika Dirinya Diusik: Tidak Akan ada yang Tersisa!

Trump Ancam Lenyapkan Iran Jika Dirinya Diusik: Tidak Akan ada yang Tersisa!

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 11:04 WIB

Trump Ingin Ambil Alih Gaza dan Menjadikannya Kawasan Wisata Timur Tengah

Trump Ingin Ambil Alih Gaza dan Menjadikannya Kawasan Wisata Timur Tengah

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 10:10 WIB

Arab Saudi Tolak Pemindahan Warga Palestina, Donald Trump: Para Pemimpin Lainnya Menyukai Ide Ini

Arab Saudi Tolak Pemindahan Warga Palestina, Donald Trump: Para Pemimpin Lainnya Menyukai Ide Ini

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 10:00 WIB

Trump Sebut Warga Palestina Akan Senang Tinggalkan Gaza: Itu Hanya Situs Reruntuhan

Trump Sebut Warga Palestina Akan Senang Tinggalkan Gaza: Itu Hanya Situs Reruntuhan

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 07:42 WIB

Meksiko Kerahkan Ratusan Tentara ke Perbatasan AS demi Hentikan Tarif Dagang Donald Trump

Meksiko Kerahkan Ratusan Tentara ke Perbatasan AS demi Hentikan Tarif Dagang Donald Trump

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 07:31 WIB

Netanyahu Temui Trump: Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Strategi Melawan Iran

Netanyahu Temui Trump: Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Strategi Melawan Iran

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 05:05 WIB

Tekanan Menggunung, Netanyahu Temui Trump: Akankah Gencatan Senjata Bertahan?

Tekanan Menggunung, Netanyahu Temui Trump: Akankah Gencatan Senjata Bertahan?

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 03:15 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB