Israel Lancarkan Serangan Brutal di Kamp Pengungsi Nur Shams

Andi Ahmad S

Selasa, 11 Februari 2025 | 06:14 WIB
Israel Lancarkan Serangan Brutal di Kamp Pengungsi Nur Shams
Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)

Suara.com - Israel diduga melanggar gencatan senjata dengan Hamas yang dilakukan di jalur Gaza, Palestina setelah Tentara Zionis itu melakukan serangan ke Kamp Pengungsi Nur Shams di wilayah pendudukan Tepi Barat utara.

Dalam serangan mematikan itu, Militer Israel disebut telah melancarkan penggerebekan di kamp itu pada Minggu (9/2).

Kata Kementerian Kesehatan Palestina, para tentara Israel memaksa penduduk mengungsi di tengah serangan yang menewaskan sedikitnya tiga orang, termasuk seorang wanita hamil.

Suara ledakan dan tembakan terdengar di seluruh area saat serangan Israel berlangsung.

"Situasi di kamp sangat buruk," kata Ibtisam Abu Zahra, warga setempat, kepada Anadolu.

Ia dan suaminya terpaksa mengungsi dari lingkungan Manshiyya di dalam kamp, setelah pasukan Israel melakukan penggerebekan.

"Tentara Israel menyerbu rumah kami dan memindahkan kami ke rumah lain. Mereka juga menangkap sejumlah warga dan memaksa kami pergi," ujarnya.

Ahmed al-Izza, seorang warga lanjut usia, mengatakan bahwa pasukan Israel memberlakukan larangan pergerakan di kamp.

"Tentara Israel menyerbu rumah kami dan mengusir kami," katanya. "Kehancuran ada di mana-mana. Warga yang masih bertahan hanya menunggu giliran mereka."

baca juga

"Kamp ini dikepung, dan pasukan Israel menggerebek semua rumah," katanya menambahkan.

Assad Abu Zahra juga terpaksa melarikan diri dari lingkungan Manshiyya bersama ibunya.

"Sekitar 40 tentara masuk ke rumah dan menghancurkan semuanya," katanya.

"Hari ini, kami mengalami Nakba baru, seperti yang dialami oleh rakyat kami pada 1948," katanya.

Nakba, atau "malapetaka," adalah istilah yang digunakan warga Palestina untuk menggambarkan pengusiran ratusan ribu warga Palestina oleh kelompok teroris bersenjata Yahudi pada 1948 guna membuka jalan bagi berdirinya negara Israel.

Wakil Gubernur Jenin, Mansour al-Saadi, mengatakan pada Minggu (9/2) bahwa lebih dari 20.000 warga Palestina telah dipaksa mengungsi akibat serangan Israel di kota tersebut.

Penggerebekan Israel di Kamp Nur Shams itu adalah bagian dari serangan lebih luas yang menargetkan Jenin, Tulkarem, dan Tubas di Tepi Barat utara.

Serangan ini telah menewaskan lebih dari 30 warga Palestina sejak 21 Januari. Ketegangan terus meningkat di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya 910 warga Palestina telah tewas dan hampir 7.000 lainnya terluka akibat serangan tentara Israel dan pemukim ilegal sejak perang di Gaza meletus pada 7 Oktober 2023. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erdogan Tagih Netanyahu Rp1,6 Kuadriliun untuk Ganti Rugi Gaza!

Erdogan Tagih Netanyahu Rp1,6 Kuadriliun untuk Ganti Rugi Gaza!

News | Senin, 10 Februari 2025 | 22:55 WIB

Mantan Menteri Rezim Zionis Serukan Pengusiran Warga Gaza, Sebut Israel Bahan Tertawaan di Timur Tengah

Mantan Menteri Rezim Zionis Serukan Pengusiran Warga Gaza, Sebut Israel Bahan Tertawaan di Timur Tengah

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 04:55 WIB

Erdogan: Tidak Ada yang Bisa Mengusir Warga Gaza dari Tanahnya!

Erdogan: Tidak Ada yang Bisa Mengusir Warga Gaza dari Tanahnya!

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 04:05 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×