AS Ancam Sanksi Ekonomi hingga Tindakan Militer Jika Putin Tolak Kesepakatan Damai dengan Ukraina

Bella

Sabtu, 15 Februari 2025 | 04:15 WIB
AS Ancam Sanksi Ekonomi hingga Tindakan Militer Jika Putin Tolak Kesepakatan Damai dengan Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin sedang melakukan konferensi pers (Twitter.com/President of Rusia)

Suara.com - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyatakan bahwa AS dapat menggunakan sanksi ekonomi dan tindakan militer sebagai tekanan terhadap Moskow jika Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menyetujui kesepakatan damai dengan Ukraina yang menjamin kemerdekaan jangka panjang Kyiv. Hal ini dilaporkan oleh Wall Street Journal pada Kamis (Tanggal).

“Ada alat-alat ekonomi yang bisa memberikan pengaruh, dan tentu saja ada alat-alat militer yang bisa memberikan pengaruh,” ujar Vance dalam wawancara dengan surat kabar tersebut.

Pernyataan ini muncul di tengah upaya Presiden AS Donald Trump untuk memulai kembali perundingan damai antara Rusia dan Ukraina. Pada Rabu (12/2/2025), Trump melakukan pembicaraan terpisah dengan Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, serta meminta pejabat AS untuk memfasilitasi pembicaraan guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun tersebut.

Sejalan dengan upaya diplomatik tersebut, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam pertemuan sekutu militer Ukraina di Brussels menyatakan bahwa kembalinya Ukraina ke perbatasan sebelum 2014—sebelum Rusia mencaplok Krimea—tidak realistis. Hegseth juga menegaskan bahwa AS tidak menganggap keanggotaan NATO bagi Kyiv sebagai bagian dari solusi konflik saat ini.

Sikap AS ini memicu kekhawatiran di kalangan warga Ukraina, yang takut bahwa Trump mungkin akan mengorbankan kepentingan negara mereka dalam upaya mencapai kesepakatan dengan Rusia. Namun, Trump pada Kamis (Tanggal) menegaskan bahwa Ukraina tetap akan dilibatkan dalam proses perundingan damai dengan Moskow.

"Ukraina akan memiliki tempat di meja perundingan," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Di sisi lain, Kyiv masih bersikap skeptis terhadap kemungkinan perundingan dengan Moskow. Pada konferensi keamanan hari Jumat (14/2/2025), pejabat Ukraina menyatakan bahwa saat ini belum waktu yang tepat untuk membuka dialog dengan Rusia.

Meskipun demikian, Vance meyakini bahwa kesepakatan damai dapat tercapai lebih cepat dari yang diperkirakan banyak pihak. 

“Saya pikir akan ada kesepakatan yang akan muncul dari sini yang akan mengejutkan banyak orang,” kata Vance, sebagaimana dikutip oleh Wall Street Journal.

baca juga

“Presiden tidak akan melakukan ini tanpa berpikir panjang,” tambahnya.

“Dia akan berkata, ‘Semuanya sudah ada di atas meja, mari kita buat kesepakatan,’” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hakim Federal Minta Pemerintahan Trump Kembalikan Pendanaan Bantuan Asing

Hakim Federal Minta Pemerintahan Trump Kembalikan Pendanaan Bantuan Asing

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 15:53 WIB

Resto Legendaris Berumur 60 Tahun Lebih Tutup 180 Gerai di Amerika

Resto Legendaris Berumur 60 Tahun Lebih Tutup 180 Gerai di Amerika

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2025 | 13:29 WIB

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Jaksa ICC Karim Khan atas Keputusan soal Israel

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Jaksa ICC Karim Khan atas Keputusan soal Israel

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:56 WIB

Setelah Bertempur Lawan ISIS, Kapal Induk AS Malah Tabrakan dengan Kapal Dagang di Mesir

Setelah Bertempur Lawan ISIS, Kapal Induk AS Malah Tabrakan dengan Kapal Dagang di Mesir

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:50 WIB

Heboh! Trump Ingin Rusia Kembali ke G7, Bakal Picu Konflik Antar Negara Maju?

Heboh! Trump Ingin Rusia Kembali ke G7, Bakal Picu Konflik Antar Negara Maju?

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:38 WIB

AS Minta Negara-Negara Arab Ajukan Alternatif atas Rencana Trump di Gaza

AS Minta Negara-Negara Arab Ajukan Alternatif atas Rencana Trump di Gaza

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:21 WIB

Elon Musk Disebut sebagai 'Agen Kekacauan' dalam Pemerintahan Trump

Elon Musk Disebut sebagai 'Agen Kekacauan' dalam Pemerintahan Trump

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:14 WIB

Trump dan Putin Sepakat Damai Ukraina, Eropa Merasa Dikhianati?

Trump dan Putin Sepakat Damai Ukraina, Eropa Merasa Dikhianati?

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 08:47 WIB

Dua Terpidana di AS Segera Dieksekusi Suntik Mati, Salah Satunya Pernah Siksa Bayi

Dua Terpidana di AS Segera Dieksekusi Suntik Mati, Salah Satunya Pernah Siksa Bayi

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 07:40 WIB

Kremlin Puji Sikap Trump soal Perang Ukraina: Kami Terbuka untuk Berdialog

Kremlin Puji Sikap Trump soal Perang Ukraina: Kami Terbuka untuk Berdialog

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 05:10 WIB

Terkini

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

×