Ancaman Serangan Udara Israel Picu Penutupan Penerbangan Iran ke Beirut

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Senin, 17 Februari 2025 | 08:50 WIB
Ancaman Serangan Udara Israel Picu Penutupan Penerbangan Iran ke Beirut
Ilustrasi bandara internasional. [Istimewa]

Suara.com - Pejabat penerbangan Lebanon telah memberi tahu Iran bahwa penerbangan Iran ke Beirut ditangguhkan hingga Selasa, kata Hossein Pourfarzaneh, kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran, seperti dikutip pada Minggu oleh kantor berita negara Iran IRNA.

Lebanon menolak izin bagi penerbangan Iran untuk mendarat di Beirut dua kali minggu ini setelah Amerika Serikat memperingatkan Israel mungkin akan menembak jatuh pesawat itu, sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada AFP Sabtu.

Insiden pertama terjadi pada Kamis, ketika otoritas Lebanon mengirim pesan kepada Iran bahwa penerbangan menuju Beirut tidak boleh lepas landas.

"Melalui Amerika, Israel memberi tahu negara Lebanon bahwa mereka akan menargetkan bandara jika pesawat Iran mendarat di Lebanon," kata sumber itu.

"Pihak Amerika memberi tahu pihak Lebanon bahwa Israel serius tentang ancamannya," tambah sumber itu.

Kementerian pekerjaan umum dan transportasi Lebanon kemudian menolak izin untuk penerbangan itu, setelah berkonsultasi dengan perdana menteri dan presiden, tambah sumber itu.

Pesan itu disampaikan sebelum penerbangan lepas landas, kata sumber itu.

Penerbangan lain juga dilarang lepas landas dari Iran pada hari Jumat, yang memicu protes di Lebanon dari para pendukung kelompok Hizbullah yang didukung Iran, yang memblokir jalan menuju satu-satunya bandara internasional di negara itu.

"Keamanan bandara Beirut lebih diutamakan daripada pertimbangan lainnya," kata Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam pada hari Sabtu.

Baca Juga: Tolak Usulan Donald Trump, Mesir Siapkan Rencana Bangun Kembali Gaza

"Dan keselamatan para pelancong serta keselamatan warga Lebanon adalah elemen-elemen yang tidak akan kami kompromikan."

Israel telah beberapa kali menuduh Hizbullah menggunakan bandara di Beirut untuk membawa senjata dari Iran. Kelompok itu, dan para pemimpin Lebanon, telah membantah tuduhan tersebut.

Gencatan senjata yang rapuh telah diberlakukan di Lebanon sejak 27 November, setelah lebih dari setahun permusuhan dan dua bulan perang terbuka antara Israel dan Hizbullah di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI