Waspada! Korban Banjir di Jabodetabek Kini Dihantui Banyak Penyakit Berbahaya

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Rabu, 05 Maret 2025 | 11:41 WIB
Waspada! Korban Banjir di Jabodetabek Kini Dihantui Banyak Penyakit Berbahaya
Warga beraktivitas di tengah banjir yang melanda di kawasan Tanjung Sanyang, Cawang, Jakarta, Senin (3/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sejumlah daerah di wilayah Jabodetabek dilanda banjir sejak beberapa hari lalu. Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Tjandra Yoga Aditama mengingatkan potensi bahaya berbagai penyakit saat banjir. 

Terutama penyakit infeksi akibat faktor kebersihan yang terganggu selama banjir. Tjandra menyebut, salah satunya, penyakit diare yang sangat erat kaitannya dengan kebersihan individu.

Pada saat banjir biasanya sumber-sumber air minum masyarakat, khususnya yang dari sumur dangkal, akan banyak ikut tercemar. 

Di samping itu, saat banjir juga ada kemungkinan akan terjadi pengungsian di mana fasilitas dan sarana serba terbatas termasuk ketersediaan air bersih. 

"Hal tersebut potensial menimbulkan penyakit diare disertai penularan yang cepat," kata Tjandra dalam keterangannya, Rabu (5/3/2025).

Untuk mencegah diare selama banjir, Tjandra menganjurkan agar masyarakat lakukan empat kebiasaan baik. Yakni, membiasakan cuci tangan dengan sabun setiap akan makan dan minum serta sehabis buang hajat.

Banjir yang terjadi di Jakarta dimanfaatkan sejumlah anak-anak sebagai taman bermain air, Selasa (4/3/2025). Hingga kini Pemprov Jakarta belum memastikan untuk melakukan modifikasi cuaca. [Suara.com/Faqih]
Banjir yang terjadi di Jakarta dimanfaatkan sejumlah anak-anak sebagai taman bermain air, Selasa (4/3/2025). Hingga kini Pemprov Jakarta belum memastikan untuk melakukan modifikasi cuaca. [Suara.com/Faqih]

Kemudian, membiasakan merebus air minum hingga mendidih setiap hari, menjaga kebersihan lingkungan, hindari tumpukan sampah di sekitar tempat tinggal. Terakhir, menghubungi segera petugas kesehatan terdekat bila ada gejala-gejala diare.

Penyakit lain yang juga berisiko terjadi saat banjir, ialah leptospirosis yang disebabkan bakteri Leptospira kemudian ditularkan melalui kotoran dan air kencing tikus. Pada saat terjadi banjir, umum terlihat tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah ikut keluar menyelamatkan diri.

Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar manusia di mana kotoran dan air kencingnya bisa jadi bercampur dengan air banjir.

baca juga
Kondisi jembatan yang dipenuhi sampah kiriman di kawasan perumahan Kemang Pratama, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kondisi jembatan yang dipenuhi sampah kiriman di kawasan perumahan Kemang Pratama, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Seseorang yang mempunyai luka, kemudian bermain atau terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran tikus yang mengandung bakteri lepstopira, maka orang tersebut berpotensi dapat terinfeksi dan akan menjadi jatuh sakit," jelas Tjandra.

Gangguan kesehatan terkait Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta penyakit kulit juga perlu diwaspadai. Menurut Tjandra, kebersihan sulit terjaga selama banjir, ditambah lagi daya tahan tubuh jadi menurun. 

Tempat pengungsian yang padat juga rentan jadi tempat penularan ISPA dan penyakit kulit lebih mudah terjadi. Juga yang harus di antisipasi tentang kemungkinan peningkatan kasus Demam Dengue, atau yang dikenal dengan DBD. Tjandra mengingatkan jangan sampai ada genangan air dalam wadah untuk menghindari nyamuk berkembang biak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPRD DKI Ungkap Alat Deteksi Banjir di Ciliwung Rusak, Begini Temuannya!

Anggota DPRD DKI Ungkap Alat Deteksi Banjir di Ciliwung Rusak, Begini Temuannya!

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 11:29 WIB

Tolong! Anak-anak Korban Banjir di Kebon Pala Jaktim Kini Butuh Bantuan Kesehatan

Tolong! Anak-anak Korban Banjir di Kebon Pala Jaktim Kini Butuh Bantuan Kesehatan

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 11:10 WIB

Tom Lembong Curhat soal Puasa di Penjara, Netizen Kaget Dikira Udah...

Tom Lembong Curhat soal Puasa di Penjara, Netizen Kaget Dikira Udah...

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 10:29 WIB

Kondisi Terlentang di Dekat Rumah Neneknya, Begini Kronologi Penemuan Mayat Balita Korban Banjir di Tebet

Kondisi Terlentang di Dekat Rumah Neneknya, Begini Kronologi Penemuan Mayat Balita Korban Banjir di Tebet

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 10:00 WIB

Hanyut saat Dievakuasi, Mayat Balita Korban Banjir di Tebet Ditemukan Subuh saat Listrik Menyala

Hanyut saat Dievakuasi, Mayat Balita Korban Banjir di Tebet Ditemukan Subuh saat Listrik Menyala

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 07:35 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×