Google Uji Coba Fitur AI Mode, Wamen Komdigi Ingatkan Soal Transparansi

Senin, 10 Maret 2025 | 18:00 WIB
Google Uji Coba Fitur AI Mode, Wamen Komdigi Ingatkan Soal Transparansi
Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria bicara soal inovasi yang sedang dicoba Google melalui AI Mode. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria bicara soal inovasi yang sedang dicoba Google melalui AI Mode, di mana hasil pencarian tidak lagi menampilkan daftar link biru seperti biasanya.

Nantinya AI Mode langsung memberi jawaban dalam bentuk ringkasan yang dihasilkan oleh AI.

Riza menyebut secara etika harusnya AI mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

"Transparansi berarti dia harus merujuk pada sumber-sumber yang dipakai untuk pengelolaan atau pelatihan machine learning gitu. Dan juga akuntabilitas, jadi dia bisa dipertanggungjawabkan data-data yang dipakai," kata Nezar kepada wartawan di Kantor Komdigi, Jakarta, Senin (10/3/2025).

Nezar melihat dari berbagai produk AI yang telah berevolusi selama ini telah cukup memperhatikan aspek-aspek etik. Dia menekankan bahwa harusnya hal tersebut bisa terus terus dilakukan. Kendati begitu, Nezar menyampaikan kalau keputusan akhir masih didiskusikan.

"Ini memang masih terus dalam diskusi dan perkembangannya sangat dinamis. Kita berharap ini semua menjadi faktor-faktor yang akan memperkaya pengaturan kita nantinya ke depan," ujarnya.

Evaluasi terhadap labeling produk AI selama ini, menurut Nezar, telah cukup efektif untuk membedakan produk buatan teknologi dengan buatan manusia. Karenanya, agar sesuai dengan prinsip hak cipta, Nezar berpendapat kalau labeling AI sebaiknya dipertahankan.

"Secara prinsip ya, karena untuk menghormati hak cipta. Tapi bagaimana implementasinya, nah ini lagi didiskusikan," pungkasnya.

Sebelumnya, fitur AI Mode pertama kali diperkenalkan pada Rabu (5/3) lalu dan hanya bisa diakses oleh pengguna Google One AI Premium seharga USD 19,99 atau sekitar Rp 300 ribuan per bulan. AI Mode dapat diaktifkan melalui tab khusus di halaman pencarian, berdampingan dengan opsi lain seperti Gambar dan Maps.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Aplikasi Manajemen Proyek Hybrid Terbaik untuk Perusahaan Perintis

Menurut VP Produk Google, Robby Stein, AI Mode dikembangkan untuk memenuhi permintaan pengguna yang ingin mendapatkan jawaban langsung dari AI untuk lebih banyak jenis pencarian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI