Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Jadi Letkol Dibandingkan dengan Pangkat AHY, Apa Perbedaannya?

Denada S Putri

Kamis, 13 Maret 2025 | 00:56 WIB
Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Jadi Letkol Dibandingkan dengan Pangkat AHY, Apa Perbedaannya?
Kolase foto AHY dan Mayor Teddy. [Ist]

Suara.com - Baru-baru ini pembahasan seputar kenaikan pangkat seorang perwira di jajaran militer menjadi sorotan publik. Sosok yang menjadi sorotan itu adalah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Seskab Teddy yang sebelumnya dikenal sebagai Mayor Teddy ini baru mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Letnan Kolonel (Letkol).

Sementara, pengangkatan jabatan Teddy itu berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/238/II/2025 tanggal 25 Februari 2025 tentang Penetapan Kenaikan Pangkat Reguler Percepatan (KPRP) dari Mayor ke Letkol yang tertera dalam Surat Perintah Nomor Sprin/674/II/2025.

Meski karir militernya melesat, kenaikan pangkat ini juga memunculkan perbandingan dengan perjalanan karier militer dari tokoh militer lainnya, salah satunya adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Mayor Teddy, yang baru bertugas selama 14 tahun, akhirnya menjadi sorotan publik karena dianggap mendapatkan kenaikan pangkat lebih cepat dari biasanya.

Umumnya, untuk meraih posisi Letkol, seorang perwira biasanya telah bertugas selama minimal 16 tahun.

Namun, Mayor Teddy sendiri baru bertugas selama 14 tahun dan menurut beberapa pihak dianggap belum memiliki cukup pengalaman untuk menduduki jabatan setinggi itu.

Cuitan netizen soal Mayor Teddy yang belum bisa naik jabatan jadi letkol. [X/@Sinefail]
Cuitan netizen soal Mayor Teddy yang belum bisa naik jabatan jadi letkol. [X/@Sinefail]

Netizen pun membandingkan dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY yang memulai karier militernya pada tahun 2000 dan mundur pada tahun 2016 setelah 16 tahun bertugas, hanya berhasil mencapai pangkat Mayor meski AHY merupakan anak dari Mantan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

baca juga

Alhasil, beberapa netizen menjadi ikut menyoroti kenaikan pangkat dari Mayor Teddy yang dianggap seperti terlalu cepat.

"untuk tentara yg baru bertugas 14 tahun, teddy ini harusnya belum bisa naik jadi letkol, paling cepet itu aja 16 taun. Sebage perbandingan AHY yg jadi tentara tahun 2000 & mundur thn 2016 (16 taun) pangkat maksimalnya aja cuma mayor," tulis netizen.

"Modal loyalitas sama Pak Pleciden, tab ranger dari Fort Benning pendidikan militer beken di Amerika. Prestasinya hanya sebatas akademik yg bener2 gada impact ke institusinya," kritik netizen.

"sdh gitu hartanya 15 M pulak, 10 aset tidak bergerak tanah/bangunan hasil hibah.. bpk ibunya anggota TNI.. jd g mungkin ngasih warisan segitu.. pangkat mayor harta 15 M?? dari mana cb," timpal netizen.

Cuitan soal pangkat Mayor Teddy tersebut bisa dilihat di sini.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bertemu Pandawara Group, Kini Prabowo Minta AHY Bentuk Satgas Pengolahan Sampah

Usai Bertemu Pandawara Group, Kini Prabowo Minta AHY Bentuk Satgas Pengolahan Sampah

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 23:40 WIB

TB Hasanuddin: Posisi Letkol Teddy Sebagai Seskab Langgar UU TNI, Harus Mundur dari Militer!

TB Hasanuddin: Posisi Letkol Teddy Sebagai Seskab Langgar UU TNI, Harus Mundur dari Militer!

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 20:18 WIB

Darurat Sampah Nasional, AHY Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Solusi Mendesak

Darurat Sampah Nasional, AHY Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Solusi Mendesak

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 15:37 WIB

Terkini

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:46 WIB

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:42 WIB

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:26 WIB

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:24 WIB

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:07 WIB

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:57 WIB

×