Keras, Pengamat Sindir Letkol Teddy: Tugas Kopassus itu Buka Tutup Pertempuran bukan Pegang Map

Wakos Reza Gautama

Rabu, 12 Maret 2025 | 12:27 WIB
Keras, Pengamat Sindir Letkol Teddy: Tugas Kopassus itu Buka Tutup Pertempuran bukan Pegang Map
Letkol Teddy Indra Wijaya dan Selamat Ginting. [Instagram @tedsky_89 dan Youtube Forum Keadilan TV]

Suara.com - Pengamat Militer Selamat Ginting memberikan kritik tajam terhadap kenaikan pangkat Mayor Teddy Indra Wijaya menjadi letnan kolonel (letkol).

Teddy naik pangkat dari mayor menjadi letkol tertuang dalam Surat Perintah Nomor Sprin/674/II/2025 yang dikeluarkan Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat (AD).

Dasar keluarnya sprin itu adalah Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/238/II/2025 tanggal 25 Februari 2025 tentang Penetapan Kenaikan Pangkat Reguler Percepatan (KPRP).

Menurut Selamat Ginting, negara Indonesia rugi menugaskan Teddy sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) karena dia adalah lulusan sekolah militer Amerika Serikat.

Teddy pernah menempuh pendidikan militer di US Army Infantry School di Fort Benning, Amerika Serikat (AS) dan mengambil program Ranger School. Ia meraih tab ranger ketika mengikuti pendidikan militer tersebut.  Ini artinya Teddy meraih kualifikasi pasukan elite Angkatan Darat AS (US Army).

Ranger School merupakan program sekolah pasukan paling elite di Angkatan Darat AS untuk menghasilkan lulusan US Army Ranger bagi Resimen Ranger ke-75. Pendidikan itu diikuti oleh tentara yang telah terpilih paling fit, baik secara fisik dan mental. 

Teddy juga lulusan terbaik US Army Infantry School di Fort Benning, AS, pada November 2019. Teddy meraih predikat International Honor Graduate di antara 185 perwira siswa (171 perwira Amerika dan 14 perwira asing).

Selain itu, dia juga memeroleh Commandant List Award (20% teratas bidang Akademik) dan Gold APFT (Army Physical Fitness Test dengan nilai sempurna 100%).

"Menurut saya, negara ini rugi dalam kasus Teddy. Dia dididik dikirim ke Amerika untuk mengikuti Diklapa 1 sekaligus Ranger seharusnya begitu pulang dia menjadi Komandan Kompi, aplikasikan ilmu Ranger-nya. Kirim dia ke Papua pimpin kompinya untuk menghadapi OPM," ujar Selamat Ginting dikutip dari Youtube Forum Keadilan TV.

baca juga

Selamat Ginting mengatakan Teddy adalah prajurit Kopassus yang seharusnya bertugas di medan pertempuran bukan malah bertugas membuka tutup pintu dan pegang-pegang map.

"Dia Komando Pasukan Khusus, bukan tugasnya buka tutup pintu seharusnya buka tutup pertempuran bukan buka tutup pintu dan juga bukan pegang-pegang map," tegas Selamat Ginting.

Menurutnya, tentara diciptakan untuk memimpin pertempuran, untuk tugas perang bukan tugas-tugas pegang map atau buka tutup pintu.

Letkol Teddy Indra Wijaya. [Instagram @tedsky_89]
Letkol Teddy Indra Wijaya. [Instagram @tedsky_89]

Selamat lalu mencontohkan sikap Panglima ABRI Jenderal (Purn) Leonardus Benyamin Moerdani alias Benny Moerdani yang pernah menolak tawaran Presiden Sukarno menjadi Cakrabirawa, pasukan pengawal presiden.

Benny yang merupakan pasukan Kopassus, kata Selamat Ginting, lebih memilih mendapat tugas yang lebih berat dari sekadar mengawal presiden yang hanya terlihat gagah di Istana.

Ada juga Bambang Wijonarko, ajudan Presiden Sukarno yang kata Ginting menolak dinaikkan pangkatnya menjadi brigjen oleh presiden karena belum menempuh pendidikan sesko.

"Ini orang-orang hebat, seharusnya Teddy mengikuti itu, dia belum memenuhi syarat semuanya (untuk naik menjadi letkol)," papar Ginting.

Menurutnya, Teddy adalah lulusan Akmil 2011, untuk jadi letkol butuh waktu 18 tahun dengan catatan sudah lulus pendidikan Diklapa 1, Diklapa 2 hingga Seskoad.

"Kalau belum seskoad, harus menempuh waktu 20 tahun untuk jadi letkol. Dia itu tanpa Diklapa 2. Berarti waktunya mundur lagi. Dalam Peraturan Panglima TNI di tahun 2022, itu lebih panjang lagi. Jadi seharusnya Teddy baru akan menjadi letkol harus 23 tahun lagi. Jadi dia baru tahun 2034 memenuhi syarat menjadi letkol," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segini Gabungan Gaji Mayor Teddy sebagai Seskab dan Letkol TNI

Segini Gabungan Gaji Mayor Teddy sebagai Seskab dan Letkol TNI

Lifestyle | Selasa, 11 Maret 2025 | 14:03 WIB

Kenaikan Pangkat Kilat Letkol Teddy Indra Wijaya Melenceng, Orang Dekat Prabowo Ini Didesak Mundur Dari TNI

Kenaikan Pangkat Kilat Letkol Teddy Indra Wijaya Melenceng, Orang Dekat Prabowo Ini Didesak Mundur Dari TNI

Liks | Selasa, 11 Maret 2025 | 12:05 WIB

LHKPN Mayor Teddy: Punya Banyak Aset Hibah, Kini Naik Pangkat Jadi Letkol TNI

LHKPN Mayor Teddy: Punya Banyak Aset Hibah, Kini Naik Pangkat Jadi Letkol TNI

Lifestyle | Selasa, 11 Maret 2025 | 11:33 WIB

Video Lawas Debut Mayor Teddy Go Public Viral, Jadi Partner Tinju Jokowi

Video Lawas Debut Mayor Teddy Go Public Viral, Jadi Partner Tinju Jokowi

Lifestyle | Selasa, 11 Maret 2025 | 07:43 WIB

Panglima TNI Ingatkan Prajurit yang Menjabat di Jabatan Sipil Harus Pensiun Dini, Sindir Seskab Teddy dan Dirut Bulog?

Panglima TNI Ingatkan Prajurit yang Menjabat di Jabatan Sipil Harus Pensiun Dini, Sindir Seskab Teddy dan Dirut Bulog?

News | Senin, 10 Maret 2025 | 20:01 WIB

Terkini

Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara

Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:08 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!

Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 17:05 WIB

Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh

Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:00 WIB

Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!

Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!

Surakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 16:57 WIB

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:46 WIB

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

Gunakan AI untuk Cari Kejanggalan! Eks Konsultan Nadiem Lawan Vonis 5 Tahun Lewat Kasasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:35 WIB

Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya

Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 16:30 WIB

Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais

Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:28 WIB

Setelah Nasi Matang, Apakah Rice Cooker Sebaiknya Dicabut? Ini Penjelasannya

Setelah Nasi Matang, Apakah Rice Cooker Sebaiknya Dicabut? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 16:26 WIB

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 16:18 WIB

×