Tokoh Oposisi Iran Mehdi Karroubi Akhirnya Bebas!

Bella | Suara.com

Senin, 17 Maret 2025 | 20:33 WIB
Tokoh Oposisi Iran Mehdi Karroubi Akhirnya Bebas!
Tokoh oposisi Iran, Mehdi Karroubi, akhirnya dibebaskan dari tahanan rumah pada Senin (18/3) (Sumber:x.com)

Mehdi Karroubi lahir di Aligudarz, provinsi Lorestan, dan mendapatkan pendidikan keagamaan di Qom sebelum melanjutkan studi hukum Islam di Universitas Teheran. Sejak muda, ia aktif dalam gerakan politik yang menentang rezim monarki Shah Mohammad Reza Pahlavi, yang kemudian menggulingkannya dalam Revolusi Islam 1979.

Setelah revolusi, Karroubi menjadi anggota kunci dalam pemerintahan Iran yang baru dibentuk oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini. Ia dipercaya memimpin Yayasan Syuhada, sebuah lembaga yang bertanggung jawab atas kesejahteraan keluarga para martir revolusi dan perang Iran-Irak.

Peran dalam Pemerintahan dan Politik Reformis

Karroubi menduduki posisi Ketua Parlemen Iran dalam dua periode, yakni 1989-1992 dan 2000-2004. Sebagai anggota politikus garis reformis, ia aktif dalam berbagai kebijakan yang bertujuan memberikan ruang lebih bagi kebebasan sipil dan politik di Iran.

Pada tahun 2005, ia mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu Iran, tetapi kalah dari Mahmoud Ahmadinejad. Ia mengkritik keras proses pemilu yang dianggapnya tidak adil dan sarat kecurangan. Setelah kekalahannya, ia mendirikan Partai Kepercayaan Nasional (Etemad-e Melli), yang menjadi salah satu partai oposisi terkemuka di Iran.

Krisis Pemilu 2009 dan Tahanan Rumah

Pada pemilu 2009, Karroubi kembali mencalonkan diri melawan Ahmadinejad, bersama kandidat reformis lainnya, Mirhossein Mousavi. Hasil pemilu yang mengembalikan Ahmadinejad ke kursi presiden memicu protes besar-besaran di seluruh Iran, yang dikenal sebagai Gerakan Hijau. Karroubi dan Mousavi menjadi tokoh utama dalam gerakan ini, menuding adanya kecurangan dalam pemilu.

Akibat peran aktifnya dalam demonstrasi, Karroubi dijatuhi tahanan rumah pada 2011 oleh pemerintah Iran tanpa proses pengadilan.

Selama 14 tahun dalam tahanan rumah, ia tetap vokal dalam menentang kebijakan pemerintah, meskipun aksesnya terhadap dunia luar sangat terbatas.

Pada 18 Maret 2025, ia akhirnya dibebaskan setelah keputusan dari Kepala Kehakiman Iran, sebagai bagian dari janji kampanye Presiden Masoud Pezeshkian.

Namun, status politiknya ke depan masih menjadi tanda tanya, terutama terkait pengaruhnya dalam dinamika oposisi Iran.

Warisan Politik

Mehdi Karroubi dianggap sebagai salah satu pemimpin reformis paling berpengaruh dalam politik Iran modern.
Meskipun mengalami penindasan politik, ia tetap menjadi simbol perlawanan terhadap otoritarianisme dan terus memperjuangkan kebebasan sipil di Iran.

Pembebasannya menandai perubahan signifikan dalam lanskap politik Iran dan dapat membuka jalan bagi kebangkitan kembali gerakan reformis di negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Yaman Membara: AS Serang Houthi, Iran Bantah Terlibat, Gencatan Senjata Gaza Terancam!

Konflik Yaman Membara: AS Serang Houthi, Iran Bantah Terlibat, Gencatan Senjata Gaza Terancam!

News | Senin, 17 Maret 2025 | 09:30 WIB

Sanksi AS Terkait Nuklir Disebut Ilegal, Tiongkok dan Rusia Desak Akhiri Tekanan ke Iran

Sanksi AS Terkait Nuklir Disebut Ilegal, Tiongkok dan Rusia Desak Akhiri Tekanan ke Iran

News | Jum'at, 14 Maret 2025 | 20:58 WIB

Mirip Kisah di Alkitab, Fenomena Hujan Darah di Iran Bikin Merinding

Mirip Kisah di Alkitab, Fenomena Hujan Darah di Iran Bikin Merinding

Tekno | Jum'at, 14 Maret 2025 | 13:10 WIB

Viral! Pantai di Iran Mendadak Berwarna Merah Darah Setelah Hujan, Apa yang Terjadi?

Viral! Pantai di Iran Mendadak Berwarna Merah Darah Setelah Hujan, Apa yang Terjadi?

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 14:20 WIB

AS Desak PBB Kecam Aktivitas Nuklir Iran, Sebut Sebagai Bentuk Perilaku Kurang Ajar

AS Desak PBB Kecam Aktivitas Nuklir Iran, Sebut Sebagai Bentuk Perilaku Kurang Ajar

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 10:01 WIB

Trump Kirim Surat Rahasia ke Iran Lewat UEA! Apa Isinya?

Trump Kirim Surat Rahasia ke Iran Lewat UEA! Apa Isinya?

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 09:00 WIB

Tiongkok, Rusia, Iran Gelar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Nuklir dan Ancaman Houthi

Tiongkok, Rusia, Iran Gelar Latihan Militer di Tengah Ketegangan Nuklir dan Ancaman Houthi

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 09:05 WIB

Iran Tolak Negosiasi Nuklir di Bawah Tekanan AS

Iran Tolak Negosiasi Nuklir di Bawah Tekanan AS

News | Senin, 10 Maret 2025 | 14:36 WIB

Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

News | Senin, 10 Maret 2025 | 08:10 WIB

Israel Siapkan Serangan ke Iran? Latihan Militer di Gunung Hermon Ungkap Skenario Perang 2025!

Israel Siapkan Serangan ke Iran? Latihan Militer di Gunung Hermon Ungkap Skenario Perang 2025!

News | Sabtu, 08 Maret 2025 | 16:11 WIB

Terkini

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB