Lulusan Sekolah Rakyat Disiapkan untuk Bekerja Dalam Program Strategis Presiden Prabowo

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 18 Maret 2025 | 15:19 WIB
Lulusan Sekolah Rakyat Disiapkan untuk Bekerja Dalam Program Strategis Presiden Prabowo
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sujadmiko (tengah) dan Mensos Saifullah Yusuf (kiri) emberi keterangan pers. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Pemerintah berkomitmen memotong garis kemiskinan ekstrem melalui program Sekolah Rakyat. Sekolah dengan konsep asrama itu nantinya akan mendidik anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar bisa punya bekal pendidikan.

Berkoordinasi dengan Kementerian Sosial sebagai koordinator pusat program Sekolah Rakyat, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sujadmiko menyampaikan kalau anak-anak yang dididik di Sekolah Rakyat akan diupayakan bisa mengeyam pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi.

"Sekolah untuk rakyat miskin, baik miskin ekstrem atau miskin relatif, kemungkinannya tidak hanya berhenti di SMA, tapi bagi yang berminat dan berbakat bisa didorong juga untuk sampai perguruan tinggi," kata Budiman usai rapat dengan Menteri Sosial di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Setelah lulus, para murid dari Sekolah Rakyat itu juga akan tetap diberi arahan. Budiman menyebutkan, lulusan Sekolah Rakyat akan diberdayakan untuk bekerja diberbagai proyek nasional pemerintahan Prabowo.

"Tadi kita menyepakati untuk bisa melakukan inkubasi dan memekerjakan lulusan-lulusannya ke program-program strategis yang dibuat oleh pemerintah Pak Prabowo. Seperti (pembangunan) 3 juta rumah, makan bergizi gratis, dan sebagainya," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menambahkan kalau pemerintah masih mematangkan konsep Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai pada tahun ajaran baru 2025/2026.

"Harapan Presiden ke depan itu nanti setiap Kabupaten/Kota minimal memiliki satu Sekolah Rakyat. Mudah-mudahan di tahun ini, tahun ajaran 2025/2026 bisa kita mulai. Sekarang sedang kita identifikasi, kita sedang matangkan jumlah sekolah nanti yang bisa memulai tahun ajaran 2025/2026," tutur Gus Ipul.

Wacana Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat dan Unggulan: Langkah Mundur Pendidikan ke Era Kolonial. (Suara.com/TIm Grafis)
Ilustrasi sekolah rakyat. (Suara.com/TIm Grafis)

Diketahui bahwa program Sekolah Rakyat itu juga ada di dalam rencana induk Pengentasan Kemiskinan yang dibuat oleh BP Taskin.

Kurikulum Sekolah Rakyat

baca juga

Hingga saat ini Pemerintah masih mematangkan kurikulum dan sistem pembelajaran untuk Sekolah Rakyat yang dikhususkan bagi anak-anak dari kelompok miskin ekstrem. Salah satu konsep yang telah dipastikan ialah adanya program matrikulasi bagi siswa selama satu tahun.

Mensos Saifullah Yusuf mengatakan program itu bertujuan untuk memberikan orientasi bahasa dan keterampilan dasar bagi siswa sebelum pembelajaran reguler dimulai, terutama sambil menunggu penyelesaian sarana dan prasarana.

“Presiden mengatakan, kalau memang perlu setahun untuk matrikulasi, tidak masalah. Yang penting anak-anak siap betul saat sekolah mulai berjalan penuh,” ujar Mensos Gus Ipul dalam rapat koordinasi di Jakarta pada Senin (17/03/2025).

Sekolah Rakyat ditargetkan mulai berjalan pada tahun ajaran baru 2025/2026. Karena itu, Gus Ipul meminta seluruh jajarannya serta stakeholder terkait untuk bergerak cepat agar target yang sudah ditetapkan tidak meleset.

“Presiden telah menginstruksikan seluruh kementerian dan pemerintah daerah untuk mendukung Kemensos dalam proses persiapan, perencanaan, hingga operasional program ini. Kami harus bergerak cepat agar pelaksanaannya sesuai target,” ucapnya.

Dalam rapat itu disebutkan sudah ada 79 lokasi yang siap menjalankan Sekolah Rakyat. Rinciannya, 41 lokasi di bawah Kemensos, 30 lokasi di Jawa Timur, 1 lokasi di Solok, Sumatera Barat, 2 lokasi di Perguruan Tinggi, dan 4 lokasi di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Selain lokasi yang sudah dikonfirmasi, masih ada beberapa daerah yang menyatakan kesediaan, namun belum mengajukan surat resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Tertipu Link Bansos, Mensos Gus Ipul: Waspada Banyak Penipuan!

Jangan Tertipu Link Bansos, Mensos Gus Ipul: Waspada Banyak Penipuan!

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 14:32 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Akan Dapat Orientasi Selama Setahun, Mensos Gus Ipul Ungkap Materinya!

Siswa Sekolah Rakyat Akan Dapat Orientasi Selama Setahun, Mensos Gus Ipul Ungkap Materinya!

News | Senin, 17 Maret 2025 | 19:31 WIB

Mantan Mendikbud M. Nuh Pimpin Perekrutan Guru Sekolah Rakyat: Apa yang Berbeda dari Sekolah Biasa?

Mantan Mendikbud M. Nuh Pimpin Perekrutan Guru Sekolah Rakyat: Apa yang Berbeda dari Sekolah Biasa?

News | Minggu, 16 Maret 2025 | 14:00 WIB

Prabowo Luncurkan Sekolah Rakyat, Apa Bedanya dengan Sekolah Biasa?

Prabowo Luncurkan Sekolah Rakyat, Apa Bedanya dengan Sekolah Biasa?

Lifestyle | Jum'at, 14 Maret 2025 | 17:59 WIB

Gus Ipul Ungkap Konsep Sekolah Rakyat: Targetkan 2.500 Siswa Per Sekolah, Butuh Berapa Guru?

Gus Ipul Ungkap Konsep Sekolah Rakyat: Targetkan 2.500 Siswa Per Sekolah, Butuh Berapa Guru?

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 22:06 WIB

Terkini

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:11 WIB

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:53 WIB

×