Prabowo Mau Bikin Penjara Khusus Koruptor di Pulau Terpencil, KPK: Mereka Jangan Dikasih Makan!

Agung Sandy Lesmana, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 18 Maret 2025 | 16:19 WIB
Prabowo Mau Bikin Penjara Khusus Koruptor di Pulau Terpencil, KPK: Mereka Jangan Dikasih Makan!
Presiden Prabowo Subianto. [Suara..com/Novian]

Suara.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi soal wacana Presiden RI Prabowo Subianto yang ingin membangun pulau terpencil dengan lautan yang dipenuhi ikan hiu sebagai penjara khusus untuk para koruptor.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengaku sependapat dengan wacana yang digulirkan oleh kepala negara untuk menghukum para koruptor. 

Terkait wacana Prabowo, Johani Tanak menganggap pulau terpencil dan terluar yang ada di sekitar Pulau Buru, Maluku cocok untuk dijadikan penjara bagi para koruptor.

Menurutnya, nantinya para koruptor bisa diasingkan di pulau tersebut dan mesti bertahan hidup tanpa bantuan dari pemerintah, termasuk suplai makanan. 

“Pemerintah tidak perlu menyediakan makanan untuk mereka, cukup sediakan alat pertanian, supaya mereka berkebun, bercocok tanam di ladang atau di sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri yang berasal dari hasil keringat mereka sendiri,” kata Johanis kepada wartawan, Selasa (18/3/2025).

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu 17 Juli 2024 [SuaraSulsel.id/ Lorensia Clara Tambing]
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu 17 Juli 2024 [SuaraSulsel.id/ Lorensia Clara Tambing]

Meski turut mendukung ide Prabowo yang ingin memenjarakan koruptor di pulau terpencil, Johanis Tanak juga menilai perlu adanya hukuman badan yang lebih berat kepada para pelaku tindak pidana korupsi.

“Hukuman pelaku tindak pidana korupsi diperberat dengan hukuman badan minimal 10 tahun hingga hukuman seumur hidup. Harapan saya, dengan begitu, orang akan punya rasa takut untuk melakukan korupsi,” ujar Johanis.

Janji Penjarakan Koruptor di Pulau Terpencil

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya berencana membuat penjara di pulau terpencil dengan lautan yang dipenuhi hiu. Pulau itu rencananya akan digunakan sebagai tempat untuk memenjarakan para koruptor yang sudah berhasil ditangkap.

baca juga

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat acara peluncuran mekanisme baru penyaluran tunjangan guru ASN langsung ke rekening guru di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto.

"Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil," kata Prabowo, Kamis (13/3/2025).

Saking terpencilnya, koruptor yang berniat melarikan diri bakal tidak bisa. Sekalipun bisa bebas keluar penjara, Prabowo memastikan para koruptor itu nantinya tidak akan berani untuk kabur dari pulau tersebut. Sebab, untuk bisa bebas dari pulau itu, para koruptor harus berenang di lautan luas yang di keliling oleh ikan hiu. 

"Mereka enggak bisa keluar. Kami akan cari pulau, kalau mereka keluar biar ketemu sama hiu," kata Prabowo.

Prabowo kembali menekankan komitmennya untuk menghadapi koruptor demi terciptanya pemerintahan yang bersih. Ia menegaskan tidak akan mundur dalam menghadapi para mafia.

"Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor. Mereka harusnya ngerti saya ini siap mati untuk bangsa dan negara ini. Mafia manapun saya tidak takut," kata Prabowo.

Prabowo merasa didukung semua pihak dalam upayanya memberangus para koruptor. Terlebih ia memiliki Kapolri dan Panglima TNI.

"Saudara-saudara, koruptor itu lah yang buat guru-guru susah, dokter-dokter, perawat-perawat, petani-petani susah. Kami akan ngusir mereka dari bumi Indonesia kalau perlu," kata Prabowo.

Diketahui, wacana untuk memberantas praktik korupsi di Indonesia memang kerap dilontarkan oleh Prabowo Subianto. Tak hanya ingin membangun pulau terpencil untuk memenjarakan koruptor, saat masih berkontestasi di masa kampanye Pilpres 2024 lalu, Prabowo sempat koar-koar siap mengejar para koruptor sampai ke antartika. Namun, setelah resmi menjadi kepala negara, ucapan-ucapan Prabowo dalam momen Pilpres 2024 lalu tampaknya masih hanya sekedar janji. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Autopsi 3 Polisi di Lampung Didor Tentara: 1 Tewas Peluru Tembus Dada, 2 Nyangkut di Kepala

Hasil Autopsi 3 Polisi di Lampung Didor Tentara: 1 Tewas Peluru Tembus Dada, 2 Nyangkut di Kepala

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:31 WIB

Sebut Absurd Prajurit Aktif Masuk Kejagung, Ketua PBNU Savic Ali: TNI Tak Dididik ke Sana

Sebut Absurd Prajurit Aktif Masuk Kejagung, Ketua PBNU Savic Ali: TNI Tak Dididik ke Sana

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 14:28 WIB

Ajak Koalisi Sipil Audiensi di DPR, Dasco Ngaku Ada Titik Temu soal RUU TNI, Apa Katanya?

Ajak Koalisi Sipil Audiensi di DPR, Dasco Ngaku Ada Titik Temu soal RUU TNI, Apa Katanya?

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 14:17 WIB

Kasus 3 Polisi Ditembak Mati Prajurit TNI di Lampung, DPR: Semua yang Terlibat Harus Ditindak!

Kasus 3 Polisi Ditembak Mati Prajurit TNI di Lampung, DPR: Semua yang Terlibat Harus Ditindak!

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 12:36 WIB

Terkini

BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Ini Peran BRI

BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Ini Peran BRI

Jawa Tengah | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:23 WIB

Misteri 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan: Siapa Pemiliknya dan untuk Apa?

Misteri 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan: Siapa Pemiliknya dan untuk Apa?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren

Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Cerita Berakhir, Webtoon Villains Are Destined to Die Dapat Adaptasi Anime

Cerita Berakhir, Webtoon Villains Are Destined to Die Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:20 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,13 Juta BRILink Agen

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,13 Juta BRILink Agen

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?

Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:14 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker Cosmos untuk Anak Kos, Hemat Listrik dan Ringkas

4 Rekomendasi Rice Cooker Cosmos untuk Anak Kos, Hemat Listrik dan Ringkas

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:13 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen

BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia

Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:11 WIB

BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok

BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:06 WIB

×