Sempat Tak Ada Kabar Usai Aksi Tolak Revisi UU TNI, YLBHI Pastikan Lorra Vedder Aman

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 22 Maret 2025 | 01:06 WIB
Sempat Tak Ada Kabar Usai Aksi Tolak Revisi UU TNI, YLBHI Pastikan Lorra Vedder Aman
Dua Wanita dari massa aksi Tolak RUU TNI di Depan Gedung DPR, Kamis (20/3/2025). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Kabar menghilangnya Lorra Vedder, salah satu demonstran tolak revisi Undang-Undang TNI di Gedung DPR RI pada Kamis (19/3/2025) lalu beredar di media sosial. 

Lorra sempat diinformasikan tak ada kabar usai mengikuti unjuk rasa yang berakhir ricuh itu.

Terkait hal tersebut, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengonfirmasi bahwa baru saja mendapat kabar mengenai Lorra pada Jumat (21/3/2025) sore. 

Anak Lorra menghubungi pihak YLBHI memastikan sang ibu dalam kondisi aman.

"Saya mau konfirmasi kalo mama (Lorra Vedder) saya dalam kondisi aman dan sedang bekerja," demikian bunyi pesan singkat anak Lorra yang dikirim kepada YLBHI.

Anak Lorra itu menyebut ibunya belum melapor soal kondisi terkini lantaran ponselnya rusak tersiram water cannon yang disemprotkan aparat saat demonstrasi berlangsung.

"Belum sempat melapor karena HP-nya mati kena water cannon," ungkapnya.

Pengacara YLBHI, Muhammad Afif mengatakan pihaknya juga awalnya sempat mencari keberadaan Lorra yang tak ada kabar hingga Jumat siang.

Ia juga masih mengumpulkan data mengenai adanya demonstran yang hilang.

baca juga

"Terakhir juga tadi dini hari YLBHI sudah menyisir ke kantor Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat diinfokan tidak ada penangkapan," ungkapnya.

Saat ini pihak YLBHI juga masih terbuka apabila masih ada yang ingin mengadukan orang hilang setelah aksi unjuk rasa tolak revisi UU TNI itu.

"Sampai tadi malam tercatat mayoritas yang mengadukan terkait korban luka-luka dan hilang. Walau masih ada yang mengadukan tanpa status medis maupun status hukum," katanya.

Sebelumnya diberitakan sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang TNI di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/3/2025). 

Namun aksi sempat memanas, apparat yang melakukan pengamanan aksi menembaki massa dengan tembakan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Kamis (20/3/2025), sekitar pukul 16.00 WIB massa aksi mulai memanjat gerbang DPR. Tak hanya itu, sejumlah orang juga melempari batu dan botol ke arah dalam area DPR.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Massa Aksi Tolak UU TNI Berhasil Robohkan Pagar DPR, Polisi Langsung Tembak Water Cannon

Massa Aksi Tolak UU TNI Berhasil Robohkan Pagar DPR, Polisi Langsung Tembak Water Cannon

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 18:43 WIB

Demo Tolak RUU TNI di DPR Diadang Polisi dan Tentara Bersenjata, YLBHI: Indonesia Makin Gelap

Demo Tolak RUU TNI di DPR Diadang Polisi dan Tentara Bersenjata, YLBHI: Indonesia Makin Gelap

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 16:53 WIB

Sebut DPR Kian Acuhkan Suara Tuhan, YLBHI: Partai Bak Kerbau Dicucuk Hidung, Manut Penguasa!

Sebut DPR Kian Acuhkan Suara Tuhan, YLBHI: Partai Bak Kerbau Dicucuk Hidung, Manut Penguasa!

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 14:55 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×