Tragedi di Uiseong: Kebakaran Hutan Hanguskan 43.330 Hektar, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

Denada S Putri

Rabu, 26 Maret 2025 | 18:39 WIB
Tragedi di Uiseong: Kebakaran Hutan Hanguskan 43.330 Hektar, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi
Kebakaran hutan di Uiseong, Korea Selatan. [npr.org]

Suara.com - Kebakaran hutan di Korea Selatan menghancurkan wilayah Uiseong di bagian selatan negara itu hingga menewaskan 19 orang, termasuk di antaranya 4 orang petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran hutan yang terjadi sejak Jumat (21/03/2025) ini membuat 27.000 orang terpaksa mengungsi.

Kebakaran juga menghancurkan lebih dari 200 bangunan, termasuk kuil Buddha berusia 1.300 tahun, Gounsa.

Gounsa, merupakan kuil yang dibangun pada abad ke-7,  sementara beberapa harta karun kuil, termasuk patung Buddha dari batu, telah dievakuasi sebelum api mencapai bangunan kayu.

Menurut laporan dari tim pusat pengendalian bencana Korea Selatan, kebakaran hutan itu telah membumihanguskan 43.330 hektar di wilayah terseut.

Kebakaran hutan ini dilaporkan pemerintah menjadi kebakaran paling parah yang pernah dialami oleh Korea Selatan.

"Kerusakan terus membesar. Ada kekhawatiran bahwa kita akan mengalami kerusakan akibat kebakaran hutan yang belum pernah kita alami sebelumnya, jadi kita harus memusatkan semua kemampuan kita untuk memadamkan kebakaran hutan pada sisa minggu ini," kata Han Duck-soo, Perdana Menteri Korea Selatan, dikutip dari NPR, Rabu (26/03/2025).

Han mengatakan, para pemadam kebakaran, tentara, hingga tim gabungan lainnya berusaha untuk memadamkan api hutan sejak Rabu malam karena angin kencang melanda daerah tersebut.

Total petugas yang dikerahkan sekitar 4.650 orang yang bekerja untuk memadamkan api menggunakan 130 helikopter.

baca juga

Menurut laporan cuaca setempat, hujan ringan dengan curah setinggi 5-10 milimeter diperkirakan akan turun pada hari Kamis esok hari.

Kebakaran hutan di Uiseong, Korea Selatan. [npr.org]
Kebakaran hutan di Uiseong, Korea Selatan. [npr.org]

Para pengamat mengatakan, kebakaran hutan yang sedang berlangsung ini merupakan yang terbesar ketiga di Korea Selatan dari segi lahan yang terbakar.

Pejabat di beberapa kota setempat pun telah memerintahkan penduduk untuk mengungsi pada hari Selasa saat petugas pemadam kebakaran berjuang untuk menahan beberapa kobaran api yang dipicu oleh angin.

Kebakaran terbesar terjadi di Andong, daerah tetangga Uiseong dan Sancheong, serta kota Ulsan, menurut Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan.

Sebelumnya pada hari Selasa, pejabat mengatakan petugas pemadam kebakaran telah memadamkan sebagian besar api dari kebakaran hutan terbesar di wilayah tersebut, tetapi angin dan kondisi kering memungkinkan kobaran api menyebar lagi.

Namun, upaya untuk memadamkan api sebagian dihentikan pada Rabu malam kemarin karena angin semakin kencang.

Mengenal Uiseong, Korea Selatan: Kota Bersejarah dengan Kekayaan Budaya dan Alam

Uiseong adalah sebuah daerah yang terletak di bagian tenggara Korea Selatan, dalam wilayah Provinsi Gyeongsangbuk-do.

Meskipun tidak sepopuler kota besar seperti Seoul atau Busan, Uiseong memiliki nilai sejarah, budaya, dan alam yang kaya.

Kota ini terkenal dengan situs bersejarahnya, keindahan alamnya, serta sektor pertaniannya yang berkembang pesat.

Letak Geografis dan Kondisi Alam

Uiseong berbatasan dengan beberapa wilayah penting di Gyeongsangbuk-do dan dikenal dengan lanskapnya yang beragam, mulai dari dataran hingga perbukitan.

Cuaca di daerah ini umumnya mengikuti pola empat musim yang khas, dengan musim panas yang lembab dan musim dingin yang dingin.

Uiseong juga memiliki beberapa sungai dan area hijau yang menjadi daya tarik bagi wisatawan serta penduduk setempat.

Sejarah dan Budaya

Daerah ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan Dinasti Silla dan Joseon.

Salah satu situs bersejarah terkenal di Uiseong adalah Kuil Gounsa, yang dibangun pada abad ke-7 selama Dinasti Silla.

Kuil ini merupakan salah satu pusat keagamaan penting bagi penganut Buddha di Korea Selatan dan dikenal karena arsitektur kayunya yang khas serta harta karun budaya yang tersimpan di dalamnya.

Selain itu, Uiseong juga menjadi bagian dari berbagai peristiwa penting dalam sejarah Korea, termasuk pertempuran dan perkembangan budaya selama periode kerajaan.

Ekonomi dan Pertanian

Uiseong dikenal sebagai daerah pertanian yang menghasilkan berbagai produk unggulan, seperti bawang putih, cabai, dan produk pertanian lainnya.

Bawang putih dari Uiseong sangat terkenal di Korea karena kualitasnya yang tinggi, sehingga daerah ini sering disebut sebagai "Kota Bawang Putih".

Selain pertanian, perekonomian Uiseong juga ditunjang oleh sektor industri kecil dan pariwisata.

Beberapa festival lokal diadakan untuk mempromosikan produk-produk daerah serta menarik wisatawan domestik.

Pariwisata dan Daya Tarik Lokal

Meskipun bukan kota besar, Uiseong memiliki berbagai daya tarik wisata yang menarik, seperti:

  1. Kuil Gounsa: Salah satu kuil Buddha bersejarah yang terletak di tengah pegunungan dengan pemandangan alam yang indah.
  2. Uiseong Dinosaur Footprint Fossil Site: Situs jejak kaki dinosaurus yang menjadi daya tarik edukatif bagi wisatawan.
  3. Festival Bawang Putih Uiseong: Acara tahunan yang menampilkan berbagai olahan bawang putih khas daerah ini.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Mobil Korea Selatan, Shin Tae-yong Terciduk War Takjil Pakai Baju Batik

Naik Mobil Korea Selatan, Shin Tae-yong Terciduk War Takjil Pakai Baju Batik

Otomotif | Kamis, 20 Maret 2025 | 20:04 WIB

Juara Baru All England 2025, China dan Korea Selatan Sabet 2 Gelar

Juara Baru All England 2025, China dan Korea Selatan Sabet 2 Gelar

Your Say | Senin, 17 Maret 2025 | 11:05 WIB

1,1 Juta Warga Korea Selatan Tuntut Presiden Yoon Dimakzulkan: Krisis Politik Memanas di Seoul

1,1 Juta Warga Korea Selatan Tuntut Presiden Yoon Dimakzulkan: Krisis Politik Memanas di Seoul

News | Minggu, 16 Maret 2025 | 17:47 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×