Korea Utara Kecam Latihan Militer Gabungan Korea Selatan-AS, Sebut Sebagai Tindakan Provokatif

Bella | Suara.com

Senin, 10 Maret 2025 | 15:17 WIB
Korea Utara Kecam Latihan Militer Gabungan Korea Selatan-AS, Sebut Sebagai Tindakan Provokatif
Ilustrasi - siluet tentara Amerika (Foto Antara)

Suara.com - Korea Utara mengecam latihan militer gabungan yang dilakukan oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat sebagai tindakan provokatif yang berbahaya. Latihan tahunan bertajuk Freedom Shield yang dimulai pada Senin (10/3) ini diklaim meningkatkan risiko kesalahan tembak yang dapat memicu konfrontasi fisik antara kedua pihak.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara, melalui media pemerintah KCNA, menyatakan bahwa latihan tersebut dapat memperburuk ketegangan di Semenanjung Korea hingga ke titik ekstrem. Pyongyang secara tradisional menentang latihan semacam ini, menganggapnya sebagai ancaman invasi terhadap negara mereka.

Latihan Freedom Shield dijadwalkan berlangsung hingga 20 Maret 2025, meskipun sesi latihan tembak langsung masih ditangguhkan.

Keputusan ini diambil setelah insiden pekan lalu di mana sebuah jet tempur Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan bom di daerah sipil di dekat perbatasan, menyebabkan sedikitnya 29 orang terluka.

Dalam konferensi pers di markas besar Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) pada Kamis (6/3), Direktur Urusan Publik JCS Lee Sung Joon dan mitranya dari Pasukan AS di Korea, Ryan Donald, menegaskan bahwa latihan ini bertujuan memperkuat kesiapan aliansi terhadap ancaman eksternal, termasuk dari Korea Utara.

Sementara itu, Lee Young-su, Kepala Angkatan Udara Korea Selatan, secara terbuka meminta maaf atas insiden yang ia sebut sebagai kesalahan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Investigasi awal militer Korea Selatan mengungkapkan bahwa kesalahan terjadi karena salah satu pilot gagal memeriksa ulang koordinat target, yang kemudian diikuti oleh pilot lainnya tanpa menyadari kesalahan tersebut.

Pengeboman tidak disengaja ini terjadi di Pocheon, sekitar 40 kilometer timur laut Seoul. Warga setempat telah lama mengeluhkan gangguan dan risiko yang ditimbulkan oleh latihan militer tersebut. Namun, Kementerian Pertahanan Korea Selatan belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Ketegangan di Semenanjung Korea semakin meningkat dengan kecaman terbaru dari Pyongyang. Korea Utara menilai bahwa latihan gabungan ini tidak hanya berisiko memicu konflik, tetapi juga mengancam keamanan Amerika Serikat sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Gaya Ninja, Pasukan Rusia Sembunyi di Pipa Gas untuk Sergap Tentara Ukraina!

Serangan Gaya Ninja, Pasukan Rusia Sembunyi di Pipa Gas untuk Sergap Tentara Ukraina!

News | Senin, 10 Maret 2025 | 15:03 WIB

Zelenskyy Kunjungi Arab Saudi Jelang Negosiasi Penting dengan AS

Zelenskyy Kunjungi Arab Saudi Jelang Negosiasi Penting dengan AS

News | Senin, 10 Maret 2025 | 14:55 WIB

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik di Tengah Latihan Militer Gabungan AS-Korsel

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik di Tengah Latihan Militer Gabungan AS-Korsel

News | Senin, 10 Maret 2025 | 14:46 WIB

Iran Tolak Negosiasi Nuklir di Bawah Tekanan AS

Iran Tolak Negosiasi Nuklir di Bawah Tekanan AS

News | Senin, 10 Maret 2025 | 14:36 WIB

Korea Utara Luncurkan Rudal Saat Korsel-AS Gelar Latihan Militer: Perang Sungguhan di Ambang Pintu?

Korea Utara Luncurkan Rudal Saat Korsel-AS Gelar Latihan Militer: Perang Sungguhan di Ambang Pintu?

News | Senin, 10 Maret 2025 | 13:51 WIB

Masa Depan TikTok di AS: Dijual, Diblokir, atau Dimiliki Bersama?

Masa Depan TikTok di AS: Dijual, Diblokir, atau Dimiliki Bersama?

Tekno | Senin, 10 Maret 2025 | 12:45 WIB

Korut Ungkap Kapal Selam Nuklir, Ancaman Nyata bagi Korsel dan AS?

Korut Ungkap Kapal Selam Nuklir, Ancaman Nyata bagi Korsel dan AS?

News | Senin, 10 Maret 2025 | 09:00 WIB

Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Ada Syaratnya!

News | Senin, 10 Maret 2025 | 08:10 WIB

Pria Bersenjata Ditembak Secret Service di Dekat Gedung Putih, Ini Kronologinya

Pria Bersenjata Ditembak Secret Service di Dekat Gedung Putih, Ini Kronologinya

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 23:46 WIB

Pro dan Kontra Yoon Suk Yeol Membelah Kota Seoul Korsel

Pro dan Kontra Yoon Suk Yeol Membelah Kota Seoul Korsel

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 19:29 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB