Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 03 April 2025 | 16:26 WIB
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 guncang Myanmar dan Thailand, Jumat (28/3/2025). [X/@SiriOfficialX]

Suara.com - Tim penyelamat masih berusaha menyelamatkan korban gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter yang terjadi di Myanmar pada Jumat (28/3) lalu, yang dilaporkan telah mengakibatkan lebih dari 3.000 orang meninggal, menurut laporan media pemerintah setempat pada Kamis.

Berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar Myanmar di Jepang melalui akun Facebook resmi mereka pada Rabu (2/4), jumlah korban tewas saat ini mencapai 3.003 orang.

Sementara itu, di Thailand, setidaknya 15 orang dilaporkan meninggal dan 72 orang lainnya masih hilang setelah sebuah gedung pencakar langit yang sedang dibangun di Bangkok runtuh akibat gempa yang berpusat di wilayah Sagaing, Myanmar.

Personel INASAR saat melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban bencana pada sebuah kompleks perumahan pegawai negeri sipil (PNS) yang runtuh karena gempa bumi di Thukha Theiddhi Ward, Naypyidaw, Myanmar, Rabu (2/1/2025). [Dok. Antara]
Personel INASAR saat melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban bencana pada sebuah kompleks perumahan pegawai negeri sipil (PNS) yang runtuh karena gempa bumi di Thukha Theiddhi Ward, Naypyidaw, Myanmar, Rabu (2/1/2025). [Dok. Antara]

Gempa magnitudo 7,7 dan 6,4 tersebut mengguncang bagian tengah Myanmar yang dihuni sekitar 28 juta penduduk, menyebabkan sejumlah bangunan hancur dan mengakibatkan kelangkaan makanan, air, serta tempat tinggal bagi masyarakat setempat.

Prakiraan cuaca menunjukkan adanya potensi hujan di luar musim mulai 11 April, yang bisa menjadi tantangan bagi tim penyelamat yang masih bekerja keras untuk menyelamatkan nyawa korban di negara yang tengah mengalami konflik bersenjata ini.

Hingga saat ini, telah ada 53 penerbangan yang tiba dengan membawa bantuan kemanusiaan ke Myanmar, dan lebih dari 1.900 personel penyelamat dari 15 negara, termasuk negara-negara Asia Tenggara, serta dari China, India, dan Rusia, sudah tiba di lokasi.

Pada Rabu (2/4), junta Myanmar mengumumkan gencatan senjata selama tiga minggu, yang menandai penghentian sementara pertempuran dengan kelompok oposisi bersenjata.

Gencatan senjata yang berlaku hingga 22 April ini diharapkan memberikan kesempatan bagi operasi penyelamatan pascagempa untuk berjalan lebih lancar.

Pernyataan ini disampaikan setelah aliansi oposisi utama Myanmar mengajukan permohonan untuk gencatan senjata pada Selasa (1/4), guna mendukung operasi penyelamatan.

baca juga

Sejak terjadi gempa besar tersebut, Myanmar telah mengalami hingga 66 gempa susulan dengan magnitudo antara 2,8 hingga 7,5, menurut informasi dari Departemen Meteorologi dan Hidrologi Myanmar.

Indonesia salurkan bantuan

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menyampaikan pihaknya akan segera mengirimkan bantuan ke korban gempa 7,7 magnitudo di Myanmar.

"Ya jadi kita merespons apa yang disampaikan oleh Myanmar pasca kejadian gempa kemarin, ini sedang kita proses persiapannya," kata Sugiono usai hadiri open house Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025).

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono. (Suara.com/Bagaskara)
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono. (Suara.com/Bagaskara)

Ia pun menyampaikan, jika bantuan tersebut rencananya akan dikirimkan besok. Sebenarnya, kata dia, pihaknya sudah mengirimkan tim untuk memberikan bantuan ke Myanmar.

"Rencananya besok bantuan yang jadi mulai dari tanggal 31 sudah ada tim yang kita kirimkan jadi besok secara resmi kita akan kirimkan bantuan," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto beri pembekalan kepada para tim aju yang akan berangkat menjadi relawan ke Myanmar yang terkena gempa magnitudo 7,7 SR.

Upaya itu sebagai respons dari hasil rapat tingkat menteri beberapa waktu lalu soal pemberian bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia kepada Myanmar yang tengah dilanda gempa.

Suharyanto mengapresiasi tim aju yang bersedia bertugas meninggalkan keluarga di tengah suasana lebaran.

“Di tengah-tengah masyarakat merayakan idul fitri dengan keluarga, waktu kita merayakan dengan keluarga sangat terbatas, karena harus bertugas” ucap Suharyanto dalam ketetangannya, dikutip Selasa (1/4/2025).

Tim itu berangkat pada Senin (31/3) sore menggunakan pesawat hercules dari Halim mengarah ke Banda Aceh kemudian ke Naypyidaw di Myanmar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konvoi Palang Merah China Ditembaki, Menlu Pastikan Bantuan Indonesia Tetap Sampai ke Myanmar

Konvoi Palang Merah China Ditembaki, Menlu Pastikan Bantuan Indonesia Tetap Sampai ke Myanmar

News | Kamis, 03 April 2025 | 12:27 WIB

Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?

Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?

News | Kamis, 03 April 2025 | 12:11 WIB

Tragis! Ratusan Warga Muslim Myanmar Jadi Korban Gempa saat Salat Dalam Masjid

Tragis! Ratusan Warga Muslim Myanmar Jadi Korban Gempa saat Salat Dalam Masjid

News | Rabu, 02 April 2025 | 15:47 WIB

Bantu Korban Gempa Myanmar, Menlu Bakal Kirim Bantuan Besok

Bantu Korban Gempa Myanmar, Menlu Bakal Kirim Bantuan Besok

News | Rabu, 02 April 2025 | 14:31 WIB

Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar

Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar

News | Selasa, 01 April 2025 | 20:55 WIB

Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat

Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat

News | Selasa, 01 April 2025 | 20:14 WIB

Terkini

Investasi Industri Kreatif Ciptakan Efek Berganda bagi Perekonomian

Investasi Industri Kreatif Ciptakan Efek Berganda bagi Perekonomian

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:23 WIB

Kala Karhutla Nusantara Terus Berulang: Siapa yang Menanggung Derita?

Kala Karhutla Nusantara Terus Berulang: Siapa yang Menanggung Derita?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Bertahan Menghijau Pagi Ini, Dibuka ke Level 5.100

IHSG Masih Bertahan Menghijau Pagi Ini, Dibuka ke Level 5.100

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:18 WIB

Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik

Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 09:15 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar agar Wajah Bersih dari Kotoran

Cara Pakai Viva Milk Cleanser dan Face Tonic yang Benar agar Wajah Bersih dari Kotoran

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 09:15 WIB

Desakan Mundur Makin Kuat! Gibran Pilih Naik Motor Cek Bedah Rumah di Sulbar

Desakan Mundur Makin Kuat! Gibran Pilih Naik Motor Cek Bedah Rumah di Sulbar

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:11 WIB

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:05 WIB

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 08:55 WIB

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 08:52 WIB

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:50 WIB

×