Hamas Konfirmasi Komandan Seniornya Terbunuh dalam Serangan Israel di Lebanon

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 04 April 2025 | 21:42 WIB
Hamas Konfirmasi Komandan Seniornya Terbunuh dalam Serangan Israel di Lebanon
Juru Bicara Brigade Al-Qassam sayap militer Hamas Abu Ubaidah [Foto: Hops.id]

Suara.com - Brigade Izz al-Din al-Qassam, sayap militer Hamas, telah mengonfirmasi pembunuhan seorang komandan senior dalam serangan Israel di kota Sidon, Lebanon.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Brigade al-Qassam mengatakan bahwa Hassan Ahmed Farhat, seorang komandan senior Al-Qassam, dibunuh bersama putri dan putranya dalam sebuah serangan udara yang dilakukan oleh rezim pendudukan di rumah mereka di kota Sidon di Lebanon selatan.

Serangan Drone Israel membuat tempat tinggal Komandan Senior Hamas, Hassan Farhat, terbakar. (X)
Serangan Drone Israel membuat tempat tinggal Komandan Senior Hamas, Hassan Farhat, terbakar. (X)

Pernyataan itu menambahkan, “Kebijakan pengecut untuk membunuh anak-anak dan mujahidin kami oleh rezim pendudukan Israel, baik di wilayah Palestina yang diduduki maupun di luar negeri, tidak akan pernah menghalangi kami untuk melanjutkan jalan jihad dan pengorbanan.”

Serangan itu, yang dilakukan oleh pesawat tak berawak Israel pada hari Jumat, menghantam sebuah apartemen hunian di kota Sidon, tempat Farhat dilaporkan berada.

Terbunuh bersama anggota keluarga

Seorang komandan senior Hamas, Hassan Farhat, tewas dalam serangan udara Israel di kota pelabuhan Sidon, Lebanon, pada Jumat dini hari.

Serangan itu juga menewaskan dua anggota keluarganya, yakni putra Farhat, Hamza, yang juga merupakan anggota sayap militer Hamas, serta putrinya yang sudah dewasa, Jenan.

Militer Israel mengonfirmasi dalam pernyataan resminya bahwa operasi tersebut dilakukan oleh pasukan Israel dan badan keamanan dalam negeri Shin Bet sebagai serangan terarah yang menargetkan Farhat.

Menurut Israel, Farhat adalah komandan Hamas untuk wilayah barat Lebanon dan dianggap bertanggung jawab atas sejumlah serangan terhadap tentara dan warga sipil Israel sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023.

baca juga

"Dia terlibat dalam sejumlah aksi teror, termasuk penembakan roket ke kota Safad pada 14 Februari 2024, yang menewaskan seorang tentara Israel," demikian bunyi pernyataan militer Israel.

Serangan yang terjadi sekitar pukul 03.45 waktu setempat itu menyebabkan dua ledakan besar dan kebakaran hebat di sebuah blok apartemen empat lantai di lingkungan padat penduduk di Sidon.

Media pemerintah Lebanon melaporkan bahwa serangan dilakukan oleh pesawat tak berawak milik Israel.

Petugas darurat menemukan tiga jenazah di lokasi kejadian.

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, mengecam serangan tersebut sebagai “serangan mencolok terhadap kedaulatan Lebanon” dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata 27 November antara Israel dan Hizbullah.

Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. ANTARA/Anadolu/py
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. ANTARA/Anadolu/py

“Serangan ini tidak hanya melanggar kesepakatan yang telah disepakati, tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap stabilitas Lebanon. Kami menyerukan tekanan maksimum pada Israel untuk menghentikan serangan berkelanjutan terhadap wilayah permukiman sipil,” ujar Salam.

Sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam, juga mengonfirmasi kematian Farhat dan kedua anaknya dalam pernyataan resmi yang dirilis dari Gaza.

Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Israel menggempur wilayah Beirut selatan dan menewaskan seorang perwira penghubung Palestina dari Hizbullah, dalam eskalasi terbaru sejak diberlakukannya gencatan senjata antara Israel dan kelompok militan Lebanon itu.

Serangan di Beirut sebelumnya juga menewaskan empat orang, termasuk seorang perempuan, menurut laporan Kementerian Kesehatan Lebanon.

Para pemimpin Lebanon menilai serangan-serangan ini sebagai bentuk provokasi yang dapat memperparah ketegangan regional.

Namun Israel bersikeras bahwa operasi tersebut adalah respons atas tembakan roket yang belum diklaim oleh pihak manapun namun diyakini berasal dari wilayah Lebanon selatan.

Di bawah perjanjian gencatan senjata yang dimediasi oleh PBB, Hizbullah diharuskan menarik pasukannya ke utara Sungai Litani dan membongkar infrastruktur militernya di selatan, sementara Israel diwajibkan menarik pasukannya ke luar Garis Biru, perbatasan de facto yang ditetapkan oleh PBB.

Namun hingga kini, Israel masih mempertahankan lima posisi militer yang mereka anggap “strategis,” melewati dua tenggat waktu penarikan.

Ketegangan antara Israel dan Hizbullah tetap tinggi sejak konflik terbuka yang pecah pada September lalu, dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda meskipun ada upaya gencatan senjata.

Perang antara Israel dan Hamas kembali pecah pada 7 Oktober 2023, ketika Hamas melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Israel, menewaskan ratusan warga sipil dan tentara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaza Terancam Kosong? Israel Rebut "Zona Keamanan", Warga Takut Depopulasi Permanen

Gaza Terancam Kosong? Israel Rebut "Zona Keamanan", Warga Takut Depopulasi Permanen

News | Jum'at, 04 April 2025 | 20:57 WIB

Israel Ancam Suriah: Campur Tangan Turki Jadi Alasan Utama?

Israel Ancam Suriah: Campur Tangan Turki Jadi Alasan Utama?

News | Jum'at, 04 April 2025 | 18:35 WIB

Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Sekolah Gaza: Hamas Jadikan Warga Sipil Tameng?

Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Sekolah Gaza: Hamas Jadikan Warga Sipil Tameng?

News | Jum'at, 04 April 2025 | 17:08 WIB

Israel Tewaskan Komandan Hamas dalam Serangan Drone di Lebanon

Israel Tewaskan Komandan Hamas dalam Serangan Drone di Lebanon

News | Jum'at, 04 April 2025 | 17:03 WIB

Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial

Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial

News | Kamis, 03 April 2025 | 18:16 WIB

Israel Invasi Suriah! 9 Tewas, Dunia Diminta Bertindak

Israel Invasi Suriah! 9 Tewas, Dunia Diminta Bertindak

News | Kamis, 03 April 2025 | 18:02 WIB

Terkini

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×