Gegara Tegur Pria Pakai Knalpot Brong di Area IGD, Satpam RS di Bekasi Dianiaya Hingga Kejang

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Sabtu, 05 April 2025 | 09:45 WIB
Gegara Tegur Pria Pakai Knalpot Brong di Area IGD, Satpam RS di Bekasi Dianiaya Hingga Kejang
Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Barat berinisial S (39) dianiaya oleh keluarga pasien hingga tak sadarkan diri. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Satpam Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat berinisial S (39) dianiaya hingga tak sadarkan diri. Pelaku diduga merupakan salah satu keluarga pasien.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025. Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi Kota.

Kuasa hukum S, Subadria Nuka mengatakan korban dianiaya salah satu keluarga pasien karena tak terima ditegur saat parkir sembarangan dan menggunakan knalpot brong.

"Satpam tersebut menegur salah satu pengunjung rumah sakit yang menggunakan mobil dengan knalpot brong di area IGD dan pengunjung tersebut juga memarkirkan kendaraannya tidak sesuai dengan SOP rumah sakit, sehingga menghalangi jalur ambulans," kata Subadria kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025).

Ketika itu, kata Subadria, pelaku yang tidak diterima ditegur langsung menarik kerah baju korban. Kemudian membanting dan mencekik korban hingga kejang. Akibat tindakan penganiayaan itu bahkan korban sampai harus dirawat insentif di ruang ICU selama empat hari.

"Saya berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal melalui proses hukum yang berlaku," katanya.

Kasus tersebut kini masih ditangani Polres Metro Bekasi Kota. Beberapa barang bukti menurutnya telah diserahkan kepada pihak kepolisian. Salah satunya berupa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Semua bukti yang diperlukan akan disediakan oleh pihak rumah sakit," ungkapnya.

Ludahi Wanita Gegara Ditegur Parkir Sembarangan

baca juga

Kejadian serupa juga pernah terjadi tahun lalu.  Seorang pria diduga karyawan PT Pertamina meludahi pengendara lain karena tak terima ditegur saat parkir di tengah jalan hingga menimbulkan kemacetan. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di Jalan Masjid Farul Falah, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (5/4/2024).

Video terkait peristiwa ini salah satunya diunggah akun Instagram @terang_media. Pelaku yang mengenakan kemeja biru bermotif kotak-kotak itu disebut bernama Arie Febriant.

"Diduga adalah karyawan Pertamina," tulisnya.

Dalam video pelaku terlihat memarkirkan mobil Honda H-RV hitam di tengah jalan saat hendak membeli gorengan. Lantas seorang perempuan yang mengendarai mobil di belakangnya menegur.

Bukan menerima teguran tersebut, pelaku justru terdengar melontarkan kata kasar kepada sosok perempuan yang menegurnya.

"Yang goblok itu siapa ya. Ya ampun dia yang ngomel dong," ujar korban membela diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan

Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan

News | Sabtu, 29 Maret 2025 | 06:37 WIB

ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung

ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 11:05 WIB

WSKT Terus Kumpulkan Pundi-pundi Proyek Baru, Kini Senilai Rp146 Miliar

WSKT Terus Kumpulkan Pundi-pundi Proyek Baru, Kini Senilai Rp146 Miliar

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 14:27 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×