Setelah Lebaran 2025: Daya Beli Masyarakat Anjlok, Konsumsi Rumah Tangga Terancam

Muhammad Yunus

Senin, 07 April 2025 | 16:01 WIB
Setelah Lebaran 2025: Daya Beli Masyarakat Anjlok, Konsumsi Rumah Tangga Terancam
Ilustrasi tingkat kebutuhan konsumsi rumah tangga yang mengalami konstraksi akibat melemahnya daya beli masyarakat di lapangan [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Ekonom Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Etik Prihatin, mengatakan penurunan daya beli masyarakat setelah Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah dapat memicu penurunan konsumsi rumah tangga.

"Penurunan daya beli masyarakat itu tidak dapat dipungkiri sebagai bagian dari dampak dari perkembangan ekonomi nasional di lapangan," kata Etik di Makassar, Sulawesi Selatan Senin 7 April 2025.

Dia mengatakan program efisiensi yang diberlakukan pemerintah memiliki maksud yang baik, namun di lapangan tidak dapat disangkal jika itu juga mempengaruhi sedikit banyaknya perubahan daya beli masyarakat.

Hal itu dibenarkan salah seorang pedagang di Pasar Terong, Makassar Haji Ramli.

Dia mengatakan menjelang Ramadhan maupun Idul Fitri 1446 Hijriah tingkat konsumsi masyarakat cenderung berkurang, baik dicermati dari segi belanjaan, juga dengan melihat perkembangan stok di lapangan.

Sebagai gambaran, pelanggan rumah tangga yang biasanya membeli dua ekor ayam ras, kini sisa seekor. Alasannya, anggarannya terbatas.

Akibatnya, lanjut dia, stok ayam yang biasanya dibeli dari distributor 3-4 mobil bak terbuka dalam sepekan, saat Ramadhan hingga kini hanya memesan 2 mobil bak terbuka saja.

Sementara itu, salah seorang pembeli di Pasar Terong mengatakan pembelian kebutuhan Ramadhan maupun lebaran sangat berbeda dengan tahun lalu.

"Kalau tahun lalu, masih bisa berbelanja lebih longgar, sekarang agak terbatas, karena pendapatan tetap sementara harga-harga kebutuhan konsumsi terus bergerak naik," katanya.

baca juga

Harga Pangan

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat sejumlah komoditas pangan secara umum turun dengan cabai rawit merah turun menjadi Rp79.756 per kilogram (kg) dari hari sebelumnya tercatat Rp81.743 per kg.

Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas dilansir di Jakarta, Senin 7 April 2025, pukul 09.40 WIB.

Harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional, beras premium di harga Rp15.561 per kg turun tipis dari hari sebelumnya di harga Rp15.571 per kg.

Sedangkan, harga beras medium di harga Rp13.657 per kg turun tipis dari hari sebelumnya Rp13.707 per kg;

lalu beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog di harga Rp12.589 per kg naik tipis dari hari sebelumnya Rp12.580 per kg.

Komoditas jagung Tk peternak di harga Rp6.037per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp6.114 per kg; kedelai biji kering (impor) di harga Rp10.599 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp10.641 kg.

Berikutnya, komoditas bawang merah di harga Rp43.219 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp44.486 per kg; lalu bawang putih bonggol di harga Rp44.674 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp44.748 per kg.

Selanjutnya, komoditas cabai merah keriting di harga Rp56.419 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp57.484 per kg; lalu cabai merah besar di harga Rp52.422 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp56.945 per kg.

Bapanas juga mencatat komoditas daging sapi murni di harga Rp136.907 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp137.459 per kg; lalu daging ayam ras di harga Rp37.316 per kg naik dari hari sebelumnya tercatat Rp36.998 per kg.

Kemudian, harga telur ayam ras mencapai Rp29.399 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp29.412 per kg.

Lalu, komoditas gula konsumsi di harga Rp18.537 per kg naik dari hari sebelumnya tercatat Rp18.533 per kg.

Kemudian, harga minyak goreng kemasan di harga Rp20.512 per liter turun dari hari sebelumnya tercatat Rp20.600 per liter;

minyak goreng curah di harga Rp17.632 per liter turun dari hari sebelumnya tercatat Rp17.951 per liter; lalu Minyakita di harga Rp17.524 per liter turun dari hari sebelumnya tercatat Rp17.622 per liter.

Selanjutnya, tepung terigu curah di harga Rp9.674 per kg atau turun dari hari sebelumnya tercatat Rp9.797 per kg; lalu tepung terigu kemasan di harga Rp12.723 per kg atau turun dari hari sebelumnya tercatat Rp12.909 per kg.

Berikutnya, komoditas ikan kembung di harga Rp43.019 per kg naik dari hari sebelumnya tercatat Rp41.958 per kg;

Ikan tongkol di harga Rp35.029 per kg naik dari hari sebelumnya tercatat Rp34.843 per kg; lalu ikan bandeng di harga Rp35.345 per kg naik dari hari sebelumnya tercatat Rp34.712 per kg.

Selanjutnya, garam konsumsi di harga Rp11.663 per kg turun dari hari harga sebelumnya tercatat Rp111.666 per kg.

Sementara itu, daging kerbau beku impor di harga Rp106.621 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp107.186 per kg;

Lalu daging kerbau segar lokal di harga Rp140.263 per kg turun dari hari sebelumnya tercatat Rp143.429 per kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beratnya Sanksi untuk Bupati Indramayu Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang tanpa Izin

Beratnya Sanksi untuk Bupati Indramayu Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang tanpa Izin

Lifestyle | Senin, 07 April 2025 | 15:38 WIB

Hotel Malah Sepi Selama Libur Lebaran, Dampak Perekonomian Lesu jadi Pemicunya!

Hotel Malah Sepi Selama Libur Lebaran, Dampak Perekonomian Lesu jadi Pemicunya!

News | Senin, 07 April 2025 | 15:10 WIB

Harga Pertamax Turun Jadi Kado Lebaran, Simak Rinciannya

Harga Pertamax Turun Jadi Kado Lebaran, Simak Rinciannya

Video | Senin, 07 April 2025 | 15:00 WIB

Terkini

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×