Jejak Kontroversi Abu Janda: Rasis ke Natalius Pigai hingga Sebut Islam Arogan, Kini Komisaris BUMN?

Riki Chandra

Senin, 07 April 2025 | 19:22 WIB
Jejak Kontroversi Abu Janda: Rasis ke Natalius Pigai hingga Sebut Islam Arogan, Kini Komisaris BUMN?
Abu Janda. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Permadi Arya alias Abu Janda kembali jadi sorotan publik usai muncul kabar dirinya diangkat sebagai komisaris BUMN di PT Jasamarga Toll Road Operation (JMTO).

Penunjukan tersebut menuai perhatian luas, mengingat sosok Abu Janda dikenal sebagai pegiat media sosial yang sempat lantang membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Kabar Abu Janda jadi komisaris BUMN mulai ramai diperbincangkan usai beredarnya poster ucapan selamat yang tersebar di media sosial.

Dalam poster tersebut, terpampang foto Abu Janda tersenyum di depan latar bertuliskan ucapan selamat atas pengangkatan dirinya sebagai komisaris PT Jasamarga Toll Road Operation.

Menanggapi kabar tersebut, Abu Janda memberikan reaksi santai dan penuh humor di akun Instagram pribadinya, @permadiaktivis. Ia mengunggah tangkapan layar berita pengangkatannya sambil menyertakan pesan jenaka.

"Tolong jangan pada minta kartu E-Tol saldo unlimited yaa, apalagi minta diskon tol, astagfirullah haram," katanya, dikutip Senin (7/4/2025).

Sebelumnya, isu pengangkatan Abu Janda sebagai komisaris BUMN telah menjadi bahan perbincangan hangat warganet.

Banyak yang mempertanyakan latar belakang pengangkatannya, mengingat rekam jejaknya yang lebih dikenal sebagai aktivis media sosial dibanding profesional di sektor infrastruktur.

Dalam pernyataannya kepada sejumlah media online, Abu Janda tak membantah kabar tersebut. Ia hanya menyampaikan permintaan doa agar bisa menjalankan amanah tersebut dengan baik. "Insya Allah. Doakan semoga amanah," ucapnya singkat.

Meski belum menjelaskan secara detail waktu pelantikannya sebagai komisaris PT Jasamarga Toll Road Operation (JMTO), Abu Janda memastikan bahwa pengumuman resminya akan disampaikan langsung oleh pihak perusahaan.

Kontroversi Abu Janda

Abu Janda punya jejak digitalnya yang dipenuhi kontroversi. Sejumlah pernyataan dan unggahan yang ia buat di media sosial sempat memicu polemik dan berujung pada pelaporan hukum.

Berikut rangkuman beberapa kontroversi besar yang pernah menyeret namanya, dikutip dari berbagai sumber.

Kontroversi paling awal terjadi pada November 2018. Saat itu, Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Muhammad Alatas dari Majelis Al Munawir.

Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan di Facebook yang menyebut bendera bertuliskan kalimat Tauhid sebagai milik kelompok teroris, bukan panji Rasulullah SAW. Laporan itu tercatat dengan nomor LP TBL/6215/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus dan dilaporkan melanggar UU ITE.

Nama Abu Janda kembali menjadi perhatian pada akhir 2019 saat ia menyebut Islam sebagai agama yang sering dikaitkan dengan aksi terorisme.

Pernyataan ini memicu laporan dari Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) ke Bareskrim Mabes Polri karena dianggap mengandung ujaran kebencian.

Laporan tersebut didaftarkan dengan nomor STTL/572/XII/2019/BARESKRIM dan mulai diproses pada pertengahan 2020.

Kontroversi lain yang menghebohkan publik adalah dugaan ujaran rasis terhadap Natalius Pigai, mantan Komisioner Komnas HAM yang kini menjabat Menteri HAM kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.

Melalui media sosial, Abu Janda mengomentari Natalius dengan pernyataan bernada merendahkan yang kemudian dilaporkan oleh DPP KNPI ke Bareskrim.

Dalam kasus ini, ia dijerat sejumlah pasal dalam UU ITE dan KUHP karena diduga menyebarkan kebencian dan permusuhan.

Tak berhenti di situ, pada Februari 2021, Abu Janda juga harus berurusan dengan penyidik Bareskrim Polri setelah menyebut “Islam adalah agama arogan” melalui akun Twitter miliknya.

Cuitan tersebut kembali menuai kecaman luas dari masyarakat dan memperpanjang daftar kontroversi yang melekat pada dirinya.

Berbagai laporan hukum yang menjerat Abu Janda menunjukkan bagaimana pernyataannya di media sosial kerap menimbulkan reaksi keras, baik dari publik maupun lembaga hukum.

Profil Abu Janda

Permadi Arya atau yang lebih dikenal dengan nama Abu Janda kembali menjadi sorotan publik. Apalagi, Abu Janda kini dikabarkan masuk dalam jajaran Komisaris PT Jasamarga Toll Road Operation.

Sosoknya bukan nama baru di dunia maya, terutama sejak ia aktif sebagai pembela Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019. Dia bahkan disebut buzzer Jokowi.

Pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat, 14 Desember 1973 ini memiliki nama lengkap Heddy Setya Permadi. Ia mengawali kariernya bukan dari dunia media sosial, melainkan dari sektor formal.

Tercatat, Abu Janda sempat bekerja di perusahaan sekuritas, perbankan swasta, hingga tambang batubara sepanjang 1999 hingga 2015.

Latar belakang pendidikannya pun tak sembarangan. Abu Janda menempuh pendidikan Diploma Ilmu Komputer di Informatics IT School, Singapura, dan lulus pada April 1997.

Ia kemudian melanjutkan kuliah dan meraih gelar Sarjana Business & Finance dari University of Wolverhampton, Inggris, pada tahun 1999.

Nama Abu Janda mulai dikenal publik sejak ia aktif di media sosial pada 2015. Ia mulai tampil penuh sebagai buzzer politik pada 2017, dan resmi bergabung dalam barisan influencer tim sukses Jokowi setahun sebelum Pilpres 2019. Gaya komunikasinya yang frontal dan blak-blakan membuatnya sering jadi sorotan.

Tak hanya dikenal sebagai buzzer Jokowi, Abu Janda juga aktif mengangkat isu-isu nasional di dunia maya. Kehadirannya dalam ruang diskusi digital sering memicu kontroversi, namun juga menjadi magnet perhatian masyarakat dunia maya.

Di luar aktivitas media sosialnya, kehidupan pribadi Abu Janda juga menarik perhatian. Ia menikah dengan Wynona Riesa, perempuan blasteran Indonesia-Inggris, pada 9 November 2021.

Pernikahan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Jenderal (Purn) AM Hendropriyono.

Kini, publik menyoroti langkah barunya yang disebut-sebut sebagai komisaris PT Jasamarga Toll Road Operation, mengingat rekam jejaknya sebagai figur kontroversial di dunia digital dan kedekatannya dengan lingkaran kekuasaan sejak Pilpres 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro

Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:33 WIB

Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah

Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:30 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:44 WIB

Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!

Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:42 WIB

Berapa Kekayaan Grace Natalie? Kini Dipolisikan oleh 40 Ormas Islam

Berapa Kekayaan Grace Natalie? Kini Dipolisikan oleh 40 Ormas Islam

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB

Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK

Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:50 WIB

Temui Jusuf Kalla, Ormas Islam Akan Laporkan Ade Armando, Abu Janda dan Grace Natalie

Temui Jusuf Kalla, Ormas Islam Akan Laporkan Ade Armando, Abu Janda dan Grace Natalie

Video | Rabu, 29 April 2026 | 14:35 WIB

Usut Kasus Ade Armando dan Abu Janda, Polda Metro Uji Video Ceramah JK di Lab Digital Forensik

Usut Kasus Ade Armando dan Abu Janda, Polda Metro Uji Video Ceramah JK di Lab Digital Forensik

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:54 WIB

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:44 WIB

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

DPR Minta Kasus Judi Online Rp13,9 Triliun Tak Berhenti di Operator, Bos Besar Harus Diungkap

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:31 WIB

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:13 WIB

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:58 WIB

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

Ada Bukti CCTV! Korban Pencurian di Jakpus Protes Kasus Malah Dihentikan Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 09:21 WIB

×