Adopsi Pohon di Gampong Jaboi Sabang, Menhut Raja Juli: Insyaallah Banyak Orang Mau Jaga Hutan Kita

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 10 April 2025 | 09:34 WIB
Adopsi Pohon di Gampong Jaboi Sabang, Menhut Raja Juli: Insyaallah Banyak Orang Mau Jaga Hutan Kita
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Sabang, Aceh untuk mengecek langsung lokasi Perhutanan Sosial Gampong Jaboi pada Rabu (9/4/2025). (Foto: Dok Kemenhut)

Suara.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Sabang, Aceh untuk mengecek langsung terhadap Perhutanan Sosial Gampong Jaboi.

Dalam kunjungannya, Raja didampingi Sekjen Kemenhut Mahfudz, Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko, dan Sekda Kota Sabang Irfani. Di sana, dirinya bertemu dengan sejumlah Kelompok Tani Hutan (KTH) diantaranya, KTH Gampong Jaboi dan KTH Anuek Glee.

Ia mencicipi produk olahan hasil kelompok tani hutan diantaranya teh sarang semut, selai buah jamblang dan sirup buah carica. Selain itu ada pula produk piring yang dibuat dari pelepah pisang. 

"Luar biasa, saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya apa yang sudah diinisiasi dan dikerjakan oleh pemuda-pemudi di Kampung Gampong Jaboi ini dan saya berharap tentu kita akan teruskan kerjasama dengan lebih baik lagi," kata Raja Antoni dalam keterangannya, dikutip Kamis (10/4/2025).

Kunjungan Raja kali ini ke Sabang diketahui sekaligus mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan beberapa anggota komisi IV DPR RI lainnya dalam masa reses. 

Untuk diketahui, lokasi ini sendiri terletak di kaki Gunung Merapi Jaboi, terdapat beberapa kawah yang dijadikan sebagai destinasi wisata. Selain itu, Gampomg Jaboi ini juga dilengkapi dengan area outbound. 

Menhut sempat berjumpa dan berbincang dengan turis dari Belgia, mereka datang bersama keluarga untuk menikmati keindahan Gampong Jaboi, Sabang. Ia menyebut daya tarik yang ikonik perlu lebih dipromosikan secara maksimal.

"Tadi saya bertemu pengunjung dari Belgia mengatakan ini lokasi sangat cantik, sangat indah, tidak bisa ditemukan dimanapun, ini adalah unik sangat ikonik. Itu yang harus dipromosikan secara maksimal melalui media sosial dengan baik," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga turut serta dalam program adopsi pohon. Adopsi pohon sendiri menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kelestarian alam.

baca juga

"Apa pun yang mungkin bisa kita kerjasamakan, beberapa mempromosikan tadi adopsi pohon, ya Insyaallah banyak orang yang akan mau menjaga hutan kita dengan lebih baik, kelestarian dan juga menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat kita," pungkasnya.

Siap Endorse

Menhut Raja Juli sebelumnya mengaku siap turun tangan untuk gencar melakukan endorsement alias mempromosikan Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Weh atau Titik Nol Sabang. Pernyataan itu disampaikan Menhut Raja Juli saat melakukan kunjungan kerja dan mengecek perhutanan sosial di Gampong Jaboi, Sabang pada Rabu (9/4/2025) kemarin.

"Saya lumayan punya followers juga, nanti saya bantu mempromosikan di kehutanan sendiri (Kemenhut) bisa dipromosikan," kata Raja Juli Antoni dikutip dari Antara, Kamis (10/4/2025). 

Sekedar informasi, wilayah perhutanan sosial tersebut terletak di kaki Gunung Merapi Jaboi, terdapat beberapa kawah yang dijadikan sebagai destinasi wisata alam di sana. Selain itu, Jaboi juga dilengkapi dengan area outbound.

Dalam kesempatan ini, Raja juga juga mencicipi produk olahan hasil kelompok tani hutan di sana, diantaranya teh sarang semut, selai buah jamblang dan sirup buah carica. Selain itu, juga ada produk piring yang dibuat dari pelepah pisang.

"Luar biasa, saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya apa yang sudah diinisiasi dan dikerjakan oleh pemuda-pemudi Gampong Jaboi ini dan saya berharap tentu kita akan teruskan kerja sama dengan lebih baik lagi," ujarnya.

Dirinya menuturkan, sekarang adalah dunianya media sosial, anak-anak muda di Sabang bisa menjadi konten kreator yang baik, sehingga bisa mempromosikan apa yang ada di Jaboi ini, terutama kawahnya.

Menhut sempat berjumpa dan berbincang dengan turis dari Belgia, mereka datang bersama keluarga untuk menikmati keindahan Gampong Jaboi, Sabang.

"Tadi ada kawan dari Belgia mengatakan sangat cantik, indah tidak bisa ditemukan di tempat lain, unik. Poin ini yang harus dipromosikan secara maksimal melalui media sosial," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diprotes MUI, PKS Malah Dukung Wacana Prabowo Tampung Warga Gaza: Ini Beda dari Ide Gila Trump

Diprotes MUI, PKS Malah Dukung Wacana Prabowo Tampung Warga Gaza: Ini Beda dari Ide Gila Trump

News | Kamis, 10 April 2025 | 09:11 WIB

MUI Protes Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia: Jangan Mau Dikadalin Israel!

MUI Protes Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia: Jangan Mau Dikadalin Israel!

News | Kamis, 10 April 2025 | 08:10 WIB

Urung Gelar Open House, Raja Juli saat Halal Bihalal di Kemenhut: Biar Bapak-Ibu Bisa Nikmati Mudik

Urung Gelar Open House, Raja Juli saat Halal Bihalal di Kemenhut: Biar Bapak-Ibu Bisa Nikmati Mudik

News | Selasa, 08 April 2025 | 17:44 WIB

Ditinggal ART Mudik, Menteri Kehutanan Raja Juli Ambil 'Tugas' Menyapu dan Ngepel Rumah

Ditinggal ART Mudik, Menteri Kehutanan Raja Juli Ambil 'Tugas' Menyapu dan Ngepel Rumah

News | Rabu, 02 April 2025 | 12:43 WIB

Menteri Raja Juli Tidak Akan Hadiri Open House Bersama Presiden Prabowo di Istana

Menteri Raja Juli Tidak Akan Hadiri Open House Bersama Presiden Prabowo di Istana

News | Senin, 31 Maret 2025 | 09:06 WIB

Terkini

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Buku untuk Belajar Kok Masih Kena Pajak? Ini yang Perlu Dikritik

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:50 WIB

Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total

Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 11:47 WIB

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

News | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun

Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun

Bali | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri

Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

News | Senin, 02 November 2026 | 11:32 WIB

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

News | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

×