Ngeri! 3 Dokter Tersesat di Hutan Gegara Google Maps, Ini Kronologinya

Muhammad Yunus | Suara.com

Kamis, 10 April 2025 | 14:48 WIB
Ngeri! 3 Dokter Tersesat di Hutan Gegara Google Maps, Ini Kronologinya
Tiga dokter Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar tersesat di hutan karena mengikuti arahan Google Maps dievakuasi oleh Tim SAR, Rabu 9 April 2025 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Lima orang warga kota Makassar, Sulawesi Selatan terjebak di hutan dalam perjalanan menuju kawasan wisata Malino.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 9 April 2025 sekitar pukul 19.15 wita.

Penyebabnya karena mereka nyasar saat mengikuti petunjuk arah lewat aplikasi Google Maps.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Badan SAR Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar mengatakan.

Lima warga tersebut menggunakan aplikasi Google Maps untuk cepat sampai ke Malino, Kabupaten Gowa.

Para korban terdiri dari tiga dokter yang bertugas di rumah sakit Wahidin Sudiro Husodo. Mereka adalah dokter Yogi, dokter Astar, dan dokter Wahyuni.

Sementara, dua warga lainnya ada Daeng Astar dan Tamsi. Kelimanya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Mereka cari jalur alternatif ke Malino tapi terjebak di hutan saat mengikuti arah (Google) Maps," kata Arif saat dihubungi, Kamis, 10 April 2025.

Masalah bermula saat pengendara diarahkan ke jalur yang semakin semakin sempit dan penuh pepohonan. Karena sadar tersesat, mereka hendak putar arah.

Namun, saat kembali jalan sudah tergenang banjir. Kondisi diperparah dengan kondisi yang gelap gulita.

"Ternyata mereka salah jalur kemudian mereka memutar balik rute kendaraan tetapi jalur yang dilalui sudah tergenang banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan korban," sebutnya.

Tiga dokter Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar tersesat di hutan karena mengikuti arahan Google Maps dievakuasi oleh Tim SAR, Rabu 9 April 2025 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Tiga dokter Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar tersesat di hutan karena mengikuti arahan Google Maps dievakuasi oleh Tim SAR, Rabu 9 April 2025 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Salah satu dari korban kemudian berusaha menghubungi tim SAR di Makassar.

Kata Arif, pihaknya menurunkan lima orang tim dibantu dengan anggota BPBD dan polisi setempat.

Butuh waktu sekitar dua jam lebih untuk menemukan posisi para korban.

Para korban kemudian dievakuasi ke rumah warga dalam keadaan selamat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rieke Diah Pitaloka Murka ke Priguna Dokter PPDS Perkosa Anak Pasien: Jangan Kasih Ampun

Rieke Diah Pitaloka Murka ke Priguna Dokter PPDS Perkosa Anak Pasien: Jangan Kasih Ampun

Lifestyle | Kamis, 10 April 2025 | 14:18 WIB

Bius Wanita Lalu Diperkosa, Kiai Maman Murka ke Priguna: Jangan sampai Dokter Mesum Tetap Praktik!

Bius Wanita Lalu Diperkosa, Kiai Maman Murka ke Priguna: Jangan sampai Dokter Mesum Tetap Praktik!

News | Kamis, 10 April 2025 | 12:51 WIB

Perkosa Wanita usai Dibius, Kegiatan PPDS Anestesi di RSHS Disetop Imbas Kasus Cabul Dokter Priguna

Perkosa Wanita usai Dibius, Kegiatan PPDS Anestesi di RSHS Disetop Imbas Kasus Cabul Dokter Priguna

News | Kamis, 10 April 2025 | 11:59 WIB

Terkini

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB