Tak Perlu Keluarkan Warga Gaza, Indonesia Bisa Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Perbatasan

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 10 April 2025 | 17:26 WIB
Tak Perlu Keluarkan Warga Gaza, Indonesia Bisa Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Perbatasan
Ilutrasi suasana Gaza, Palestina. [ANTARA/Anadolu/py]

Suara.com - Guru Besar Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia, Yon Machmudi, beranggapan bahwa upaya kemanusiaan untuk membantu rakyat Palestina tidak harus dilakukan dengan memindahkan warga Gaza ke luar wilayah tersebut.

Menurutnya, rencana Presiden Prabowo Subianto untuk merelokasi seribuan warga Palestina ke Indonesia justru berisiko menimbulkan persoalan baru. Bahkan berpotensi dimaknai sebagai relokasi, yang bisa mengancam hak warga Palestina atas tanah mereka sendiri.

"Kalau kita lihat realitas memang untuk aksi-aksi kemanusiaan yang masuk ke Gaza, itu akan mengalami kesulitan. Termasuk tim medis untuk menjalankan layanan kesehatan, itu juga akan terancam oleh serangan-serangan Israel yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu," kata Yon kepada Suara.com, dihubungi Kamis (10/4/2025).

Namun begitu, ia menilai bahwa aksi kemanusiaan tetap bisa dijalankan tanpa harus mengorbankan posisi warga Gaza. Seperti yang telah dilakukan oleh sejumlah negara di wilayah perbatasan yang lebih aman, seperti perbatasan Mesir atau Yordania.

"Beberapa pengungsi yang ada di sana, intinya kan sebenarnya tidak memindahkan warga di Gaza dan itu bukan dalam rangka relokasi, karena mereka tetap ada di situ," jelasnya.

Dia beranggapan kalau aksi kemanusiaan Indonesia sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus mengevakuasi warga Gaza jauh dari tanahnya sendiri.

"Banyak juga pengungsi sebenarnya yang tidak hanya di Gaza, pengungsi-pengungsi Palestina yang sudah di luar, di Yordan, di Mesir, itu kan juga bisa saja menjadi bagian dari aksi kemanusiaan Indonesia. Tidak harus kemudian memindahkan warga yang ada di Gaza ke luar Gaza," tuturnya.

Sikap itu pun dinilai telah mampu menjawab tantangan internasional yang meminta Indonesia lebih aktif berperan dalam konflik di Gaza.

Ingatkan Prabowo

baca juga

Presiden Prabowo Subianto diingatkan untuk berhati-hati bila ingin merealisasikan upaya mengevakuasi Warga Gaza, Palestina ke Indonesia.

Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI) Yon Machmudi mengemukakan bahwa evakuasi sebaiknya hanya dilakukan kepada Warga Gaza dengan kondisi kerentanan medis.

"Kalau yang dievakuasi itu adalah mereka yang secara medis, terluka, kondisinya rentan, kemudian tidak ada pengobatan yang memadai di Gaza karena rumah sakit hancur, kemudian dibawa ke Indonesia, saya kira itu bisa dipahami," kata Yon kepada Suara.com saat dihubungi Kamis (10/4/2025).

Yon mengingatkan, Pemerintah Indonesia juga harus memahami sikap rakyat Palestina yang tidak mau meninggalkan wilayahnya karena khawatir tidak bisa kembali ke Gaza.

Oleh sebab itu, evakuasi harus dilakukan secara selektif dan hanya dilakukan kepada warga dengan kondisi fisik gawat darurat dan perlu pengobatan intensif.

Bila seleksi tidak dilakukan, maka Pemerintah Indonesia juga harus bisa menjamin kepastian Warga Palestina itu nantinya bisa kembali ke kediaman mereka di Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Trump Bikin Petani Sawit Menjerit, Prabowo Diminta Lakukan Ini

Tarif Trump Bikin Petani Sawit Menjerit, Prabowo Diminta Lakukan Ini

News | Kamis, 10 April 2025 | 15:17 WIB

Sudah Ada di Meja Presiden, Istana Pastikan Prabowo Bakal Teken UU TNI

Sudah Ada di Meja Presiden, Istana Pastikan Prabowo Bakal Teken UU TNI

News | Kamis, 10 April 2025 | 14:44 WIB

Warga Gaza Dievakuasi ke Indonesia? Ini Syarat Mutlak Guru Besar UI agar Tak Jadi Masalah Baru

Warga Gaza Dievakuasi ke Indonesia? Ini Syarat Mutlak Guru Besar UI agar Tak Jadi Masalah Baru

News | Kamis, 10 April 2025 | 14:37 WIB

Perpres Sudah Diteken Prabowo, Waka Komisi X DPR Desak Mendiktisaintek Segera Cairlan Tukin Dosen

Perpres Sudah Diteken Prabowo, Waka Komisi X DPR Desak Mendiktisaintek Segera Cairlan Tukin Dosen

News | Kamis, 10 April 2025 | 14:24 WIB

Tiba di Ankara, Prabowo Bakal Pidato di Parlemen Turkiye hingga Makan Malam Bareng Erdogan

Tiba di Ankara, Prabowo Bakal Pidato di Parlemen Turkiye hingga Makan Malam Bareng Erdogan

News | Kamis, 10 April 2025 | 11:31 WIB

Idrus Marham Pasang Badan untuk Dasco: Dia Episentrum Aspirasi Masyarakat dan Politik

Idrus Marham Pasang Badan untuk Dasco: Dia Episentrum Aspirasi Masyarakat dan Politik

News | Kamis, 10 April 2025 | 11:01 WIB

Terkini

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×