Salah Embrio, Salah Anak: Kisah Ibu Australia yang Melahirkan Bayi Milik Pasien Lain

Denada S Putri Suara.Com
Sabtu, 12 April 2025 | 21:00 WIB
Salah Embrio, Salah Anak: Kisah Ibu Australia yang Melahirkan Bayi Milik Pasien Lain
Ilustrasi bayi tabung. [Ist]

Parlemen Queensland akhirnya meloloskan undang-undang pertamanya yang mengatur sektor tersebut pada tahun 2024.

Tindakan tersebut akan membentuk suatu pendaftaran untuk semua orang yang dikandung di sebuah klinik dan menjadikan penghancuran riwayat medis pendonor sebagai tindakan ilegal.

Perubahan tersebut menyusul laporan resmi yang mengecam penyimpanan sumbangan sperma beku di Queensland, dan menemukan hampir setengah dari sampel yang diperiksa memiliki risiko kesalahan identifikasi sedang atau tinggi, dan merekomendasikan ribuan sampel dimusnahkan.

Ilustrasi bayi tabung. [Ist]
Ilustrasi bayi tabung. [Ist]

Apa Itu Bayi Tabung? Ini Penjelasan Lengkap Prosedur dan Risikonya

Program bayi tabung, atau yang secara medis dikenal sebagai in vitro fertilization (IVF), adalah serangkaian prosedur medis kompleks yang digunakan untuk membantu pasangan dengan masalah kesuburan untuk memiliki anak.

Program ini melibatkan pengambilan sel telur dari ovarium wanita dan membuahinya dengan sperma di laboratorium. Embrio yang dihasilkan kemudian ditanamkan ke dalam rahim wanita.

Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai program bayi tabung:

Prosedur Bayi Tabung:

1. Stimulasi Ovarium

Baca Juga: UPDATE Nasib Rafael Struick: Tersisih di Timnas Indonesia, Kini Dicoret Brisbane Roar

  • Wanita akan diberikan obat-obatan hormon untuk merangsang ovarium agar menghasilkan beberapa sel telur matang, bukan hanya satu seperti dalam siklus menstruasi normal.
  • Proses ini dipantau dengan USG dan tes darah.

2. Pengambilan Sel Telur (Ovum Pick-Up/OPU)

  • Sel telur diambil dari ovarium menggunakan jarum kecil yang dipandu oleh USG transvaginal.
  • Prosedur ini biasanya dilakukan dengan anestesi ringan.

3. Pembuahan (Fertilisasi):Sel telur yang diambil dicampur dengan sperma di laboratorium.

  • Dalam beberapa kasus, sperma dapat disuntikkan langsung ke dalam sel telur (ICSI - intracytoplasmic sperm injection) untuk meningkatkan peluang pembuahan.

4. Kultur Embrio

  • Embrio yang berhasil dibuahi dikembangkan di laboratorium selama beberapa hari.
  • Perkembangan embrio dipantau secara ketat.

5. Transfer Embrio

  • Embrio yang paling sehat dipilih dan ditanamkan ke dalam rahim wanita melalui kateter kecil.
  • Jumlah embrio yang ditransfer biasanya dibatasi untuk mengurangi risiko kehamilan kembar.

6. Dukungan Fase Luteal

  • Setelah transfer embrio, wanita mungkin diberikan obat-obatan hormon untuk membantu mempersiapkan lapisan rahim untuk implantasi.

7. Tes Kehamilan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI