Ngaku Titisan Eyang Putri, Dukun Setubuhi Mahasiswi 7 Bulan Hingga Hamil

Tasmalinda

Sabtu, 19 April 2025 | 16:54 WIB
Ngaku Titisan Eyang Putri, Dukun Setubuhi Mahasiswi 7 Bulan Hingga Hamil
Dukun cabul di Palembang setubuhi mahasiswi 7 bulan lamanya hingga hamil

Suara.com - Doni (58), seorang pria paruh baya yang mengaku sebagai dukun dan titisan “Eyang Putri Kembang Dadar,” harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap oleh Satreskrim Polrestabes Palembang.

Ia menjadi tersangka melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang mahasiswi berusia 20 tahun, berinisial SA.

Dengan dalih memiliki kemampuan ghaib dan bisa melakukan ritual "pembersihan" dari gangguan ilmu hitam, Doni memanfaatkan kepercayaan korban untuk melancarkan aksinya.

Ritual tersebut ternyata hanya kedok belaka—alih-alih menyembuhkan, Doni justru mencabuli korban hingga menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan.

Kasus ini terbongkar setelah SA memberanikan diri melapor ke pihak kepolisian.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, dalam keterangannya menyebutkan bahwa pelaku menipu korban dengan mengaku sebagai sosok spiritual yang sakti dan mampu menyingkirkan energi negatif dari tubuh seseorang.

Namun di balik klaim mistis tersebut, tersimpan niat bejat yang akhirnya menjeratnya ke dalam proses hukum.

Kasus ini menjadi peringatan serius bahwa praktik-praktik perdukunan sering kali dijadikan kedok untuk tindakan kriminal yang merugikan, terutama terhadap perempuan yang tengah mengalami tekanan psikologis atau emosional.

Korban mengenal Doni melalui pacarnya.

baca juga

Pelaku mengaku memiliki kemampuan untuk melindungi dari gangguan santet dan guna-guna, sehingga korban percaya dan mau mengikuti ritual yang ditawarkan.

Ritual "pembersihan" tersebut dilakukan di sebuah kamar kos di daerah Sukabangun, Palembang.

"Dalam ritual tersebut, korban diberikan minuman yang diduga mengandung obat bius, sehingga korban tidak sadarkan diri. Korban baru terbangun sekitar 3 jam kemudian dalam keadaan tanpa busana," jelas Kapolrestabes.

Parahnya, perbuatan bejat yang dilakukan Doni terhadap SA tidak terjadi hanya sekali, melainkan terus berulang selama tujuh bulan penuh.

Dengan dalih ritual pembersihan dari gangguan ilmu hitam, pelaku berhasil memanipulasi pikiran korban hingga membuatnya percaya bahwa apa yang dialaminya adalah bagian dari proses penyembuhan spiritual.

Dalam kondisi kebingungan dan ketidaktahuan, SA tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual berkedok mistik.

Selama berbulan-bulan, Doni terus mengulangi aksinya dengan mengatasnamakan kekuatan ghaib yang diklaimnya berasal dari "Eyang Putri Kembang Dadar."

Kepercayaan korban terhadap proses yang disebut sebagai pembersihan tersebut membuatnya tidak curiga, bahkan hingga tubuhnya mulai menunjukkan tanda-tanda kehamilan.

Ketika akhirnya menyadari bahwa usia kandungannya telah memasuki tiga bulan, barulah SA terguncang dan mulai memahami bahwa yang dialaminya selama ini bukanlah ritual suci, melainkan pelecehan yang sistematis.

Perasaan bingung, takut, dan marah bercampur menjadi satu, namun dengan keberanian yang luar biasa, SA memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, membuka tabir kejahatan yang selama ini tersembunyi di balik topeng seorang "dukun."

Setelah menyadari kehamilannya, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Berdasarkan laporan yang diajukan oleh korban, aparat kepolisian dari Satreskrim Polrestabes Palembang langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Dukun cabul di Palembang hamili mahasiswi
Dukun cabul di Palembang hamili mahasiswi

Berbekal keterangan korban dan bukti-bukti awal yang dikumpulkan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi serta menangkap pelaku, Doni, tanpa perlawanan.

Saat ini, pria yang mengaku sebagai dukun dan titisan "Eyang Putri Kembang Dadar" itu telah resmi ditahan di Mapolrestabes Palembang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penyidik tengah mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya korban lain yang juga menjadi sasaran modus serupa.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada klaim-klaim supranatural yang kerap digunakan sebagai kedok untuk melakukan kejahatan, terutama dalam praktik perdukunan yang tidak memiliki dasar medis atau logis.

Kepercayaan terhadap hal mistis sering kali membuat seseorang lengah dan rentan dimanipulasi, terutama ketika sedang dalam kondisi lemah secara psikologis atau emosional.

Kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan segala bentuk tindakan mencurigakan yang mengatasnamakan pengobatan alternatif atau spiritual, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Jangan mudah percaya dengan orang yang mengaku memiliki kemampuan ghaib, apalagi jika orang tersebut menawarkan ritual yang mencurigakan.

Jika mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana serupa, segera laporkan ke pihak kepolisian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitra Makan Bergizi Gratis di Palembang Ungkap Fakta Berbeda Soal Pembayaran

Mitra Makan Bergizi Gratis di Palembang Ungkap Fakta Berbeda Soal Pembayaran

News | Sabtu, 19 April 2025 | 16:10 WIB

Fakta Polisi Aniaya Mantan dan Todongkan Pistol Ternyata Positif Narkoba

Fakta Polisi Aniaya Mantan dan Todongkan Pistol Ternyata Positif Narkoba

News | Kamis, 17 April 2025 | 19:17 WIB

Demi Konten Ekstrem, 5 Fakta Aksi Berbahaya Bule Rusia Naiki KA Batu Bara

Demi Konten Ekstrem, 5 Fakta Aksi Berbahaya Bule Rusia Naiki KA Batu Bara

News | Selasa, 15 April 2025 | 21:23 WIB

Drama di Hari Bahagia: Bus Pengantin Terperosok, Mempelai Wanita Histeris di Jalan

Drama di Hari Bahagia: Bus Pengantin Terperosok, Mempelai Wanita Histeris di Jalan

News | Selasa, 15 April 2025 | 19:22 WIB

Turis Rusia Nekat! Aksi Gila Naik Kereta Batu Bara Babaranjang Viral!

Turis Rusia Nekat! Aksi Gila Naik Kereta Batu Bara Babaranjang Viral!

News | Senin, 14 April 2025 | 23:02 WIB

Terkini

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Penantian Tujuh Tahun Terbayar, Agung Apriliano Rebut Gelar Juara Umum 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi

Foto | Senin, 02 November 2026 | 06:00 WIB

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 05:39 WIB

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

×