Profil Jet Tempur F-15EX, Pesawat Super Canggih yang akan Didatangkan ke Indonesia

Wakos Reza Gautama

Kamis, 24 April 2025 | 15:53 WIB
Profil Jet Tempur F-15EX, Pesawat Super Canggih yang akan Didatangkan ke Indonesia
profil jet tempur F-15EX. [boeing.com]

Suara.com - Pemerintah Indonesia sedang melakukan modernisasi alat utama sistem pertahanan (alutsista). Salah satunya adalah dengan rencana pembelian jet tempur F-15EX.

Pada Agustus 2023 lalu, Kementerian Pertahanan menandatangani nota kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) komitmen dengan pihak perusahaan Boeing untuk  pembelian 24 unit pesawat tempur F-15EX baru dari Amerika Serikat (AS).

“Penandatanganan MoU komitmen pembelian 24 Unit Pesawat Tempur F-15EX,” tulis Menhan Prabowo dalam unggahan foto di akun Instagramnya @prabowo.

Perkembangan terbaru Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang menyebut proses pembelian 24 pesawat tempur F-15EX dari Amerika Serikat masih berlangsung.

“Kementerian Pertahanan sudah melakukan pengkajian dan juga sudah merekomendasikan, namun kembali lagi nanti keputusan itu ada di pemerintah pusat dan juga Kementerian Keuangan,” ujar Frega dalam webinar yang dikutip dari Antara, Jumat (18/4/2025).

Sementara itu Presiden Boeing Asia Tenggara, Penny Burtt menyatakan pihaknya akan meningkatkan tawaran perusahaan kepada Indonesia mengenai pembelian F-15EX.

"Jika Indonesia memilih (membeli) F-15EX, Boeing akan memenuhi 85 persen konten lokal dan mengimbangi komitmennya, yang sejalan dengan prioritas pertahanan dan industri nasional," kata Burtt kepada wartawan.

Profil Jet Tempur F-15EX

Perusahaan Boeing mengembangkan upgrade untuk F-15E untuk pelanggan ekspor dan pembaruan substansial pada desain kendaraan udara menghasilkan F-15 Advanced Eagle.

baca juga

F-15SA (Saudi Advanced) adalah varian awal yang pertama kali terbang pada 20 Februari 2013, diikuti oleh F-15QA (Qatari Advanced) yang dipesan pada tahun 2017.

Pada tahun 2018, setelah serangkaian studi Penilaian Biaya dan Evaluasi Program (OSD CAPE) yang menunjukkan bahwa campuran pesawat tempur generasi keempat dan kelima akan memungkinkan USAF untuk merekapitalisasi armada tempurnya dengan lebih terjangkau.

USAF dan Boeing mulai mendiskusikan F-15X atau Advanced F-15, varian kursi tunggal yang diusulkan berdasarkan F-15QA untuk menggantikan USAF F-15C / Ds.

Akhirnya, varian kursi tunggal dan dua diusulkan, masing-masing disebut F-15CX dan F-15EX, dengan kemampuan yang identik; USAF memilih hanya EX untuk mengurangi biaya karena hanya model F-15 dua kursi yang tersisa dalam produksi, dan pada tahun 2019, delapan pesawat dimasukkan dalam permintaan anggaran FY 2020.

Ini akan memungkinkan penggunaan lini produksi F-15 yang ada dengan biaya awal non-berulang minimal untuk dengan cepat membawa pesawat tempur tambahan ke dalam layanan dan juga merupakan cara untuk mendukung divisi Boeing St. Louis untuk mempertahankan keragaman di pangkalan industri pesawat tempur AS.

Peningkatan F-15EX mencakup radar AESA, IRST, dan EPAWSS dari program peningkatan F-15 yang ada sambil menggabungkan manfaat F-15QA seperti struktur yang direvisi dengan masa pakai 20.000 jam, kokpit dan kontrol penerbangan baru, dan sistem AMBER (Advanced Missile and Bomb Ejector Rack) yang diusulkan untuk memungkinkan pengangkutan hingga 22 rudal udara-ke-udara.

Spesifikasi Jet Tempur F-15EX

Pesawat F-15EX dapat membawa hingga 29.500 pound (sekitar 13.380 kilogram) muatan. Ini membuatnya mampu membawa lebih banyak senjata dibandingkan pesawat tempur generasi sebelumnya.

Jet tempur ini didesain untuk memiliki umur layanan hingga 20.000 jam terbang, yang memberikannya keunggulan dalam hal daya tahan dan rentang operasional yang panjang.

F-15EX dilengkapi dengan sistem radar canggih dan avionik lainnya yang memungkinkan pesawat mendeteksi dan melacak target dengan akurasi yang tinggi.

Pesawat ini juga memiliki perlindungan elektronik, termasuk sistem perang elektronik yang canggih untuk meningkatkan kemampuan bertahan hidup di medan perang.

Jet tempur F-15EX dapat dilengkapi dengan berbagai jenis senjata, mulai dari rudal udara-ke-udara, bom, hingga senjata khusus lainnya.

F-15EX dapat dioperasikan dalam berbagai misi, mulai dari superioritas udara, serangan darat, hingga operasi maritim.

Pesawat ini dirancang untuk dapat berkomunikasi dan beroperasi dengan baik dalam jaringan pertempuran yang lebih luas, memungkinkannya berkolaborasi dengan sistem lain seperti satelit, UAV, dan pesawat lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Houthi Ancam Balas AS: Kapal Induk Truman Jadi Target Selanjutnya di Laut Merah?

Houthi Ancam Balas AS: Kapal Induk Truman Jadi Target Selanjutnya di Laut Merah?

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 05:51 WIB

Penampakan Pesawat Tempur Rafale yang Baru Saja Dibeli Indonesia

Penampakan Pesawat Tempur Rafale yang Baru Saja Dibeli Indonesia

Foto | Minggu, 02 Februari 2025 | 13:30 WIB

F-18 Ditembak Jatuh, Yaman Kirim Pesan Keras ke AS dan Israel!

F-18 Ditembak Jatuh, Yaman Kirim Pesan Keras ke AS dan Israel!

News | Senin, 23 Desember 2024 | 07:43 WIB

Yaman Klaim Jatuhkan Jet Tempur F-18 AS di Laut Merah

Yaman Klaim Jatuhkan Jet Tempur F-18 AS di Laut Merah

News | Senin, 23 Desember 2024 | 07:32 WIB

Rezim Assad Tumbang, Israel Lancarkan Serangan Udara di Suriah

Rezim Assad Tumbang, Israel Lancarkan Serangan Udara di Suriah

News | Senin, 09 Desember 2024 | 14:57 WIB

Terkini

Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa

Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:19 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:16 WIB

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

5 HP POCO untuk Gaming Kasual hingga Kelas Berat, Terbaik Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

×