Bentrok Suku Anak Dalam dan Sekuriti Perusahaan Sawit di Tebo, Satu Orang Tewas

Tasmalinda Suara.Com
Kamis, 01 Mei 2025 | 19:01 WIB
Bentrok Suku Anak Dalam dan Sekuriti Perusahaan Sawit di Tebo, Satu Orang Tewas
Suku anak dalam (SAD) di Jambi tewas

Suara.com - Ketegangan memuncak di Desa Betung Bedarah Barat, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, saat bentrokan hebat terjadi antara kelompok masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) dan pihak keamanan sebuah perusahaan sawit pada Selasa, 29 April 2025.

Insiden yang berlangsung di sekitar jembatan Sungai Kemang itu berujung tragis dengan tewasnya satu warga SAD, memunculkan duka mendalam dan memantik keprihatinan berbagai pihak.

Kejadian berdarah yang mengguncang Kabupaten Merangin, Jambi, kembali membuka luka lama soal konflik lahan dan hak hidup masyarakat adat.

Peristiwa tragis ini bermula saat tujuh warga Suku Anak Dalam (SAD) mencari brondol sawit di areal perkebunan milik perusahaan.

Niat sederhana untuk mencari nafkah itu justru berujung petaka setelah mereka terlibat pertengkaran dengan pihak keamanan perusahaan.

Kapolres Merangin, AKBP Roni Syahendra, memastikan korban tewas telah dimakamkan, sementara korban luka-luka telah dijemput oleh Dinas Sosial.

Guna mencegah konflik meluas, pihak kepolisian kini bergerak cepat melakukan langkah-langkah antisipatif di lapangan.

Pemerintah daerah pun turun tangan, berjanji akan menyelesaikan masalah ini secara adil dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk tokoh adat dan lembaga hukum, agar insiden serupa tak kembali terulang.

Pasca kejadian, aparat dari Polres Tebo bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan di lokasi.

Baca Juga: Rasa Tak Bohong: Pempek Uduy, Sensasi Kuliner yang Wajib Dicoba di Jambi

Hasilnya, dua orang anggota sekuriti perusahaan telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani proses hukum lebih lanjut.

Keduanya diduga kuat terlibat dalam tindak kekerasan yang menyebabkan kematian salah satu warga SAD.

Peristiwa ini menyoroti kembali rentannya relasi antara komunitas lokal tradisional dan kepentingan korporasi, khususnya di wilayah-wilayah konflik agraria.

Ilustrasi suku anak dalam (SAD) di Jambi tewas
Ilustrasi suku anak dalam (SAD) di Jambi tewas

Masyarakat SAD, yang hidup secara nomaden dan memiliki ikatan kuat dengan alam, kerap mengalami gesekan dengan perusahaan yang mengelola lahan dalam skala besar di wilayah adat mereka.

Gubernur Jambi, Al Haris, angkat bicara dan menegaskan bahwa kondisi di lokasi kejadian kini sudah berangsur kondusif.

"Saya dapat informasi dari Kepala Kesbangpol, sudah ada solusi dan kondisi di sana telah kondusif hari ini," ujarnya di Jambi, Kamis (1/5/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI