Dari Medan Tempur ke Dunia Tambang: Profil Kolonel (Purn) Restu Widiyantoro, Dirut Baru PT Timah

Dinda Rachmawati

Selasa, 06 Mei 2025 | 16:13 WIB
Dari Medan Tempur ke Dunia Tambang: Profil Kolonel (Purn) Restu Widiyantoro, Dirut Baru PT Timah
Profil Restu Widiyantoro Direktur Baru PT Timah (X)

Suara.com - Langkah mengejutkan datang dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Timah Tbk (TINS) yang digelar pada Jumat, 2 Mei 2025.

Dalam rapat tersebut, manajemen perusahaan pelat merah ini memutuskan untuk merombak susunan direksi dan komisaris. 

Salah satu keputusan yang paling disorot adalah penunjukan purnawirawan TNI Kolonel (Purn) Restu Widiyantoro sebagai Direktur Utama yang baru menggantikan Ahmad Dani Virsal.

Publik pun sontak ramai membicarakan latar belakang sang direktur baru, mengingat Restu Widiyantoro bukan berasal dari dunia pertambangan atau korporasi, melainkan dari institusi militer. 

Sorotan tajam pun bermunculan, khususnya di media sosial, menanyakan kapabilitas dan relevansi pengalamannya dengan dunia pertambangan. 

Namun, jika ditelaah lebih dalam, Restu membawa serta jejak panjang dedikasi dan kepemimpinan di dunia militer yang tidak bisa dianggap remeh.

Karier Militer Cemerlang

Restu Widiyantoro lahir di Demak, Jawa Tengah, pada 2 Mei 1970. Ia merupakan lulusan Akademi Militer angkatan 1987 dari Korps Infanteri. salah satu satuan tempur utama TNI AD yang bertugas dalam operasi darat langsung. 

Karier militernya telah menorehkan berbagai pengalaman strategis, termasuk ditunjuk sebagai Komandan Kontingen Garuda dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, serta menjabat sebagai Inspektur Kodam VI/Mulawarman dan Komandan Korem 022/Pantai Timur.

baca juga

Selama lebih dari 30 tahun mengabdi di TNI, Restu Widiyantoro dikenal memiliki kepemimpinan yang solid, kedisiplinan tinggi, dan integritas yang kuat. Ia pensiun dengan pangkat Kolonel, sebuah pangkat yang menunjukkan posisi strategis di kalangan perwira menengah.

Tak hanya aktif di lapangan, Restu Widiyantoro juga memiliki latar belakang pendidikan luar negeri yang kuat. Ia tercatat menempuh program Diploma S2 di King’s College London pada tahun 1997, dan meraih gelar Master of Defence dari Cranfield Universities di Inggris pada 1999. 

Hal ini menunjukkan bahwa ia juga memiliki kapasitas intelektual yang memadai dalam pengambilan kebijakan strategis.

Komentar Netizen

Namun, dalam pencarian digital, nama Restu Widiyantoro nyaris tak ditemukan memiliki pengalaman di sektor korporasi, apalagi di bidang pertambangan timah. Hal inilah yang menjadi pemantik diskusi publik. 

Banyak pihak mempertanyakan bagaimana seorang purnawirawan TNI, dengan latar belakang pasukan infanteri, dapat secara mendadak mengisi posisi puncak di salah satu BUMN strategis di sektor pertambangan.

Salah satu komentar kritis datang dari akun X @etharisaputra yang menyindir, “Perkenalkan, ini adalah direktur PT TIMAH. Beliau seorang prajurit infantri yang berpengalaman. Kalian anak-anak bangsa yang cerdas, ahli kimia, ahli fisika... semua dipersilahkan daftar TNI dulu.”

Sementara komentar lainnya menyoroti potensi ketimpangan antara keahlian profesional dan jabatan strategis.

“Mangkanya gak aneh banyak yang lari ke luar negeri karena keilmuan mereka tidak dihargai,” tulis @poh****.

Namun, tidak sedikit pula yang membela penunjukan tersebut. Sejumlah pihak menilai, seorang Direktur Utama tidak harus memiliki latar belakang teknis di bidang industri yang digelutinya, melainkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang kuat.

“Jabatan direktur utama tidak harus berasal dari teknisi. Ia harus mampu mengkoordinasikan tim dan memastikan target operasional tercapai,” kata @tuk****.

Meski belum ditemukan rekam jejak Restu Widiyantoro dalam sektor pertambangan maupun industri korporasi, manajemen PT Timah menyatakan bahwa pergantian direksi dilakukan dalam rangka penyegaran kepemimpinan dan penguatan tata kelola perusahaan.

Penunjukan figur militer sebagai pemimpin di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sejumlah perusahaan negara juga sempat dipimpin oleh purnawirawan TNI atau Polri dengan alasan mempertimbangkan disiplin, loyalitas, dan pengalaman kepemimpinan di institusi strategis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Korupsi PT Timah, Alwin Albar Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Kasus Korupsi PT Timah, Alwin Albar Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

News | Senin, 05 Mei 2025 | 15:49 WIB

Daftar Skandal Keluarga Mertua Dian Sastro: Negara Hampir Bangkrut, Pembunuhan Pelayan Bar

Daftar Skandal Keluarga Mertua Dian Sastro: Negara Hampir Bangkrut, Pembunuhan Pelayan Bar

Entertainment | Senin, 05 Mei 2025 | 12:00 WIB

Profil Eks KSAL Slamet Soebijanto, Keras Desak Gibran Dimakzulkan: Dia Nggak Masuk Kriteria!

Profil Eks KSAL Slamet Soebijanto, Keras Desak Gibran Dimakzulkan: Dia Nggak Masuk Kriteria!

News | Senin, 05 Mei 2025 | 08:09 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×