Momen Dedi Mulyadi Buka Kedok Pengemis Jalanan: Pura-pura Cacat, Bisa Dapat Rp500 Ribu Sehari

Dinda Rachmawati

Rabu, 07 Mei 2025 | 13:57 WIB
Momen Dedi Mulyadi Buka Kedok Pengemis Jalanan: Pura-pura Cacat, Bisa Dapat Rp500 Ribu Sehari
Momen Dedi Mulyadi Buka Kedok Pengemis Jalanan: Pura-pura Cacat, Bisa Dapat Rp500 Ribu Sehari (Instagram)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lagi-lagi menjadi sorotan publik karena aksi hingga kebijakannya yang tak biasa. Baru-baru ini, video lamanya kembali muncul setelah iamembongkar kedok para pengemis yang berpura-pura cacat demi menarik simpati masyarakat.

Aksi ini memicu perbincangan hangat di media sosial, dengan banyak yang memuji keberaniannya, namun tak sedikit pula yang mempertanyakan pendekatannya.

Diunggah akun Instagram @nyinyir_update-official, deretan momen viral, salah satunya saat ia Dedi Mulyadi mendatangi seorang pengemis pria yang tampak tak memiliki kaki. 

Namun, saat pengemis yang sudah duduk diatas boncengan motor itu didekati, kecurigaan Dedi Mulyadi terbukti benar. Ia meminta pria tersebut membuka celana panjang yang dipakainya, dan ternyata, kedua kakinya masih utuh.

"Nih kakinya ada nih, nih kakinya ada nih dilipet, nah bohong," ujar Dedi Mulyadi dalam video yang tersebar luas. Sontak, pernyataan ini mengejutkan warga sekitar yang menonton langsung kejadian tersebut.

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga memergoki seorang ibu yang menutupi tangannya dengan kain seolah-olah patah. Setelah diminta menunjukkan tangannya, terbukti bahwa tidak ada cedera apa pun. 

Ibu tersebut terlihat sehat dan tidak mengalami kelumpuhan atau kecacatan seperti yang ia perlihatkan di jalan. Ia hanya malu karena aksinya membohongi warga akhirnya ketahuan oleh Dedi Mulyadi dan tim, yang disebutnya merupakan seorang dokter.

Aksi serupa dilakukan terhadap seorang pria lain yang terlihat menggunakan tongkat di kaki kiri. Namun saat ditanya lebih lanjut, ternyata pria itu mengaku yang sakit adalah kaki kanannya.

“Yang sakit kan yang ini kan? Kenapa yang pakai tongkat yang kiri, yang normal?” tanya Dedi Mulyadi penuh heran. 

baca juga

Ketidaksesuaian ini memperkuat dugaan bahwa tongkat tersebut hanyalah bagian dari trik mencari uang dengan memanfaatkan belas kasihan. Dalam interaksinya dengan para pengemis ini, Dedi Mulyadi juga sempat menghitung penghasilan harian salah satu dari mereka.

Hasilnya mengejutkan, dalam satu hari, pengemis itu bisa meraup hingga Rp500 ribu. Angka ini tentu cukup besar, terutama jika dibandingkan dengan penghasilan harian sebagian pekerja informal lainnya yang harus bekerja lebih keras.

Pengemis lainnya yang menggunakan tongkat pun akhirnya mengaku, “Iya, pakai tongkat cuma buat usaha.” Pengakuan ini mengonfirmasi dugaan bahwa sebagian pengemis memang sengaja menciptakan citra palsu demi memperoleh belas kasihan publik.

Video-video ini sebenarnya bukan kejadian baru, namun viral kembali setelah sang gubernur belakangan menjadi perbincangan publik.

Respons netizen pun beragam, meski mayoritas menyampaikan dukungan atas aksi Dedi Mulyadi.

"Sudah ya no debat, sejauh ini memang dia pimpinan yang bagus," tulis akun @eny****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Karakter ala Militer di Jawa Barat: Solusi atau Masalah Baru?

Pendidikan Karakter ala Militer di Jawa Barat: Solusi atau Masalah Baru?

Your Say | Rabu, 07 Mei 2025 | 13:43 WIB

Saat Teknologi dan Sejarah Bertarung Hebat dalam Novel Palagan Nusantara

Saat Teknologi dan Sejarah Bertarung Hebat dalam Novel Palagan Nusantara

Your Say | Rabu, 07 Mei 2025 | 09:47 WIB

Kang Dedi Mulyadi Pernah Main Sinetron 7 Manusia Harimau?

Kang Dedi Mulyadi Pernah Main Sinetron 7 Manusia Harimau?

Entertainment | Selasa, 06 Mei 2025 | 22:31 WIB

Terkini

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

×