Pemprov DKI Buka Posko Terpadu di Manggarai Usai Tawuran yang Libatkan Tiga Kelompok

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 12 Mei 2025 | 14:33 WIB
Pemprov DKI Buka Posko Terpadu di Manggarai Usai Tawuran yang Libatkan Tiga Kelompok
Ilustrasi tawuran. Pemprov DKI Jakarta menidirikan posko terpadu untuk mengantisipasi terjadi tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan. (Suara.com/Ema)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendirikan posko pemantauan di Kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah dan mengawasi kemungkinan kembali terjadinya tawuran di lokasi tersebut seperti yang terjadi pada pekan sebelumnya.

Kebijakan ini diungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan.

Ia juga mengemukakan bahwa posko pemantauan ini merupakan hasil kerja sama lintas instansi seperti Satpol PP, TNI, dan Polri.

"Kalau Manggarai kita sudah buatkan posko terpadu di perbatasan tempat biasa tawuran di Manggarai (Jalan Tambak-Sultan Agung) itu ada posko terpadu TNI-Polri termasuk Satpol PP melakukan tindakan pencegahan agar tidak terjadi tawuran kembali," ujar Satriadi kepada wartawan, Senin 12 Mei 2025.

Satriadi menjelaskan, sejauh ini pihaknya menerima laporan adanya tiga kelompok yang terlibat dalam bentrok.

"Nah itu laporan masyarakat cuma memang ada tiga, ada yang bilang pengalihan peredaran narkoba, konten, hingga ketersinggungan."

Namun motif di balik peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut. 

"Kita masih mencari penyebab pastinya. Masih belum bisa kita pastikan," ungkapnya.

baca juga

Untuk kasus yang mengandung unsur pidana, Satriadi menyebut akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Kita akan tetap melakukan pertama, kalau memang ada pidana otomatis ranahnya kepolisian misalkan ada korban dan terekam CCTV."

Sementara Satpol PP akan fokus pada upaya pencegahan melalui pendekatan sosial di tingkat lokal.

"Kemudian kalau dari kami pembinaan melalui para camat, lurah, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama jangan sampai terjadi kembali tawuran itu," ucapnya.

Saat ditanya soal isu pelaku tawuran akan dibina di barak militer, Satriadi enggan memberi kepastian.

"Tawuran ini kadang-kadang meletupnya nggak bisa diprediksi di mana terjadinya sumbernya bagaimana kita bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi tawuran. (Dilakukan pembinaan di barak militer) bukan ranah saya untuk menjelaskan itu, bukan ranah saya," tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan agar Satpol PP tidak bersikap lunak terhadap pelaku tawuran.

Ia meminta Kasatpol PP Satriadi Gunawan untuk bertindak tegas dan bersinergi dengan aparat kepolisian.

"Tawuran, tadi pagi saya sudah menelpon Kepala Satpol PP, Satriadi Gunawan saya minta dalam hal ini kita tidak boleh ragu-ragu. Kita harus menindak tegas siapapun yang melakukan tawuran itu dan harus bekerjasama juga dengan aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian," kata Pramono di Cikini, Menteng, Jumat 9 Mei 2025.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di daerah Karawang, Jawa Barat, Selasa 6 Mei 2025. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]

Sebagai catatan, bentrok antarwarga di Manggarai pertama kali pecah pada Minggu (4/5) dan kembali terjadi pada Selasa 5 Mei 2025.

Dalam insiden tersebut, warga kerap menggunakan senjata tajam, bambu, batu, hingga petasan. Mereka juga memblokade jalan, mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Penanganan Humanis

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengemukakan bahwa penanganan tawuran di Jakarta harus dilakukan dengan tegas namun tetap manusiawi.

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi terkait eskalasi bentrokan antarwarga beberapa waktu lalu.

"Tadi pagi sudah telepon kepala Satpol PP. Saya minta dalam hal ini kita tidak boleh ragu-ragu. Kita harus menindak tegas siapapun yang melakukan tawuran itu. Tapi pendekatannya juga harus manusiawi," katanya di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat 9 Mei 2025.

Pramono juga menekankan bahwa ketegasan tetap menjadi kata kunci, namun solusi jangka panjang juga harus menyentuh akar persoalan sosial dan komunitas.

"Ternyata tawurannya itu tiga kelompok, bukan dua kelompok, tiga kelompok," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengemukakan bahwa untuk menangani dengan cara humanis dibutuhkan pendekatan yang benar-benar mengedepankan rasa kemanusiaan.

"Tapi ketegasan tetap menjadi kata kunci untuk menyelesaikan persoalan yang seperti ini," katanya.

Manggarai selama ini kerap menjadi wilayah tawuran yang selama ini menjadi perbincangan warga karena tak jarang menimmbulkan korban luka-luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duarr! Ledakan Petasan Picu Tawuran Warga di Manggarai, Tukang Parkir Jadi Korban

Duarr! Ledakan Petasan Picu Tawuran Warga di Manggarai, Tukang Parkir Jadi Korban

News | Senin, 05 Mei 2025 | 13:00 WIB

Tawuran Warga Kembali Pecah di Terowongan Manggarai, Polisi Sebut Tak Ada Korban

Tawuran Warga Kembali Pecah di Terowongan Manggarai, Polisi Sebut Tak Ada Korban

News | Senin, 05 Mei 2025 | 07:10 WIB

Semarak Perayaan Malam Takbiran di Kawasan Manggarai Jakarta

Semarak Perayaan Malam Takbiran di Kawasan Manggarai Jakarta

Foto | Minggu, 30 Maret 2025 | 23:24 WIB

Terkini

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×