Alhamdulillah Pendaki yang Hilang di Gunung Cikuray Garut Ditemukan Selamat, Begini Kondisinya

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:18 WIB
Alhamdulillah Pendaki yang Hilang di Gunung Cikuray Garut Ditemukan Selamat, Begini Kondisinya
Sejumlah petugas tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki yang hilang di Gunung Cikuray, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (16/5/2025). (Foto dok. Polres Garut)

Suara.com - Seorang pendaki asal Karawang akhirnya berhasi ditemukan dalam keadaan selamat, oleh Tim Search And Rescue (SAR) gabungan.

Pendaki tersebut sebelumnya dinyatakan hilang selama tiga hari di Gunung Cikuray, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Benar, korban sudah berhasil ditemukan," kata Kepala Polsek Cilawu AKP Hasan Sadikin saat dihubungi di Garut, Jumat (16/5/2025).

Hasan mengatakan korban bernama Elang Guntur (16), warga Kampung Sukaseuri, Desa Sarimulya, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat ditemukan pada Jumat pagi dalam kondisi selamat.

Guntur ditemukan di lembah antara Pos 6 dan Pos 5 Gunung Cikuray.

Petugas yang menemukan korban itu, kata dia, langsung mengevakuasi secara hati-hati dengan membawa ke bawah, ke area kaki Gunung Cikuray untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Saat ini sudah dievakuasi ke bawah dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis," kata dia.

Proses evakuasi kata dia, melibatkan petugas gabungan itu sempat mengalami kendala karena hujan yang mengakibatkan jalan menjadi licin, berikut kondisi korban sudah lemas.

Kemudian setelah korban tiba di bawah kaki Gunung Cikuray langsung mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis BPBD Garut dan sukarelawan yang sebelumnya sudah siaga.

baca juga

Ia mengatakan saat ini kondisi korban sudah aman.

Hasan juga berharap agar kondisi korban segera pulih untuk kembali berkumpul bersama keluarganya.

"Semoga korban segera pulih dan bisa kembali berkumpul bersama keluarganya," katanya

Setelah ditemukan korban yang hilang itu, keluarga yang sudah menunggu di tempat penampungan menyambut haru dan bersyukur karena korban dalam keadaan selamat.

Seperti diketahui, korban dilaporkan hilang sejak 13 Mei 2025 saat sedang turun dari Pos 6 menuju pos berikutnya di jalur pendakian Gunung Cikuray, lewat Kiara Janggot, Kecamatan Cilawu.

Teman korban baru melaporkan kehilangan salah satu temannya ke Polsek Cilawu, 14 Mei 2025 malam, selanjutnya dilakukan pencarian dengan menyusuri jalur pendakian hingga akhirnya hari kedua pencarian korban berhasil ditemukan.

Kejadian di Gunung Gamalama

Terpisah, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarrnas Ternate, Maluku Utara mengatakan pencarian terhadap seorang remaja warga Kota Ternate bernama Muhamamad Syahril Polanunu (16 tahun) yang dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Gamalama ditemukan dalam keadaan selamat.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menjelaskan, korban berhasil ditemukan sekitar Jumat, pukul 03.30 WIT. Tim SAR Gabungan tiba di Pos Taman Love dan melaksanakan koordinasi dengan unsur dilapangan dan pihak keluarga.

Remaja hilang di Gunung Gamalama ditemukan selamat bernama Muhamamad Syahril Polanunu (16 tahun), Jumat (16/5/2025). ANTARA/Abdul Fatah
Remaja hilang di Gunung Gamalama ditemukan selamat bernama Muhamamad Syahril Polanunu (16 tahun), Jumat (16/5/2025). ANTARA/Abdul Fatah

Sebelum ditemukan, tim SAR gabungan sekitar pukul 07.00 WIT, melaksanakan briefing kemudian melakukan penyisiran dengan membagi Tim menjadi 2 SRU, dengan area penyisiran dari Taman Love Ke Pos II titik kumpul Puncak Gamalama.

Namun hingga sore hari pukul 18.00 WIT, tim belum menemukan korban selanjutnya seluruh unsur dilapangan kembali di Posko Taman Love untuk melakukan evaluasi pelaksanaan OPS SAR hari pertama.

"Pada pukul 19.15 WIT, Tim SAR Gabungan menerima info bahwa korban telah ditemukan oleh warga di Kelurahan Tabona dengan kondisi selamat, namun korban mengalami luka ringan sehingga di evakuasi ke Rs Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis," kata dia saat dihubungi, Jumat.

Setelah menerima informasi Tim langsung bergerak menuju ke Rs. Bhayangkara guna memastikan keberadaan korban.

Dengan telah ditemukannya korban dalam kondisi selamat. Maka Operasi SAR selesai serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing.

Sebelumnya, tim SAR menyatakan, kronologi kejadian, pada tanggal 13 Mei 2025, sekitar Pukul 16.00 WIT, korban menuju taman love Keluarga Moya namun hingga pukul 22.00 WIT korban belum kembali, pihak keluarga telah melaksanakan upaya pencarian sampai ke puncak Gunung Gamalama namun hasil masih nihil.

Selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Ternate guna meminta perbantuan SAR.

Unsur yang terlibat. Basarnas Ternate, Sat Brimob Polda Malut, Babinkamtibmas Moya, Denintel Kodam XV Patimura, Senkom Polda Malut, Masyarakat Keluarga Moya Dan Keluarga korban. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pendaki Hilang di Gunung Slamet: Kisah Tragedi 1985 dan 2001

Daftar Pendaki Hilang di Gunung Slamet: Kisah Tragedi 1985 dan 2001

Lifestyle | Senin, 14 Oktober 2024 | 21:47 WIB

Sosok Naomi, Siswi SMK Semarang yang Viral Usai Hilang di Gunung Slamet

Sosok Naomi, Siswi SMK Semarang yang Viral Usai Hilang di Gunung Slamet

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 21:00 WIB

Sejak 2009, Pendaki Gunung Cikuray Reni Komalasari Masih Dinyatakan Hilang

Sejak 2009, Pendaki Gunung Cikuray Reni Komalasari Masih Dinyatakan Hilang

Your Say | Senin, 09 Oktober 2023 | 19:24 WIB

Mengintip Kampung Belanda di Indonesia, Warga Keturunan hingga Rumah Peninggalan

Mengintip Kampung Belanda di Indonesia, Warga Keturunan hingga Rumah Peninggalan

News | Selasa, 15 November 2022 | 14:38 WIB

Terkini

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

×