Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

M Nurhadi

Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB
Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut
Binance (Unsplash)
baca 10 detik
  • Binance memulihkan layanan penarikan dana secara bertahap pada hari Minggu setelah mengganti sebagian besar aset yang dicuri.
  • FBI menyatakan kelompok peretas asal Korea Utara, TraderTraitor, bertanggung jawab atas pencurian aset digital terbesar dalam sejarah tersebut.
  • Sisa lima persen dana yang belum pulih terdiri dari aset kripto kurang likuid yang memerlukan waktu penanganan lebih lama.

Suara.com - Binance, secara resmi mengumumkan pemulihan layanan penarikan dana (withdrawal) bagi para pelanggannya yang akan dilakukan secara bertahap. Langkah krusial ini diambil oleh pihak perusahaan setelah mereka berhasil menutupi 95 persen dari total USD 6,3 miliar token yang raib digondol peretas dari platform mereka.

Insiden pembobolan keamanan siber ini tercatat sebagai pencurian aset digital terbesar sepanjang sejarah, yang kini tengah diselidiki secara mendalam oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) dan dikaitkan langsung dengan operasi peretas dari Korea Utara.

Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis oleh manajemen Binance, fase pertama pembukaan kembali akses penarikan dana tersebut dijadwalkan mulai bergulir antara pukul 06.00 hingga 09.00 GMT pada hari Minggu.

Pada fase krusial ini, para pengguna dan investor di platform tersebut sudah dapat kembali melakukan transaksi penarikan untuk sejumlah aset kripto berkapitalisasi pasar raksasa dan berlikuiditas tinggi.

Beberapa keping digital utama yang masuk dalam prioritas pemulihan fase pertama ini mencakup Bitcoin (BTC), Ether (ETH), BNB, Solana (SOL), XRP, Dogecoin (DOGE), serta berbagai token populer lainnya yang mendominasi volume perdagangan harian.

Terkait sisa dana yang belum dapat ditarik, pihak Binance melalui unggahan resmi di platform X (sebelumnya Twitter) pada Sabtu malam waktu setempat memberikan penjelasan teknis.

Sisa 5 persen dari total token yang dicuri tersebut terdiri dari jajaran aset kripto yang tergolong kurang likuid di pasar (less liquid). Karakteristik aset dengan likuiditas rendah ini membuat tim bursa membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk mencari dan menyediakan kembali pasokan token tersebut dalam jumlah yang diwajibkan demi mengamankan dana pengguna sepenuhnya.

Di tengah upaya pemulihan sistem dan dana pelanggan oleh Binance, otoritas penegak hukum Amerika Serikat bergerak cepat memburu dalang di balik serangan masif ini.

Dalam pernyataan resminya pada hari Sabtu, FBI secara tegas mengumumkan bahwa sebuah unit peretas yang disponsori oleh negara Korea Utara, yang dikenal luas oleh komunitas keamanan siber dengan nama sandi TraderTraitor, merupakan pihak yang sepenuhnya bertanggung jawab atas serangan siber berskala raksasa tersebut.

baca juga

Tudingan operasi siber yang diarahkan ke Pyongyang bukanlah hal baru di lanskap intelijen global. Namun, selama bertahun-tahun, pemerintah Korea Utara selalu membantah keras tuduhan yang menyebutkan bahwa mereka mengerahkan unit siber yang berafiliasi dengan negara untuk melakukan kegiatan spionase, pencurian finansial, maupun peretasan bursa kripto guna mencari sumber pendapatan negara.

Di tengah sorotan tajam dunia atas kasus pembobolan Binance ini, perwakilan misi diplomatik Korea Utara di Jenewa maupun kedutaan besarnya di Tiongkok memilih untuk bungkam dan tidak memberikan respons apa pun terhadap permintaan komentar dari awak media.

Sementara itu, pihak berwenang terus melacak jejak aliran dana digital yang dicuri tersebut melintasi sistem blockchain. Penegak hukum dan para analis forensik siber telah mengamati pergerakan para anggota unit TraderTraitor yang secara sistematis berupaya mengubah aset-aset curian tersebut menjadi mata uang kripto Ethereum.

Strategi konversi ini merupakan taktik umum yang kerap digunakan oleh sindikat peretas untuk mengaburkan asal-usul dana sebelum ditarik menjadi mata uang fiat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bos CFX: Ekosistem Kripto RI Lebih Aman dan Nyaman Dibanding Negara Lain

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald, Ini Alasannya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×