Studi: 10 Persen Orang Terkaya Jadi Biang Kerok Pemanasan Global di Dunia

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 07 Juni 2025 | 15:38 WIB
Studi: 10 Persen Orang Terkaya Jadi Biang Kerok Pemanasan Global di Dunia
Aktivis lingkungan melakukan aksi di Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketimpangan iklim semakin terang-benderang. Dalam studi terbaru yang diterbitkan di Nature Climate Change, para peneliti mengungkapkan fakta mencengangkan: 10 persen orang terkaya dunia bertanggung jawab atas dua pertiga pemanasan global sejak 1990.

Ini bukan sekadar data statistik. Ini adalah pengingat bahwa krisis iklim bukan hanya soal polusi, tapi soal kekuasaan—siapa yang menyebabkan dan siapa yang terdampak.

Studi ini menjadi tonggak baru. Untuk pertama kalinya, para ilmuwan berhasil menghubungkan kekayaan pribadi yang terkonsentrasi dengan kejadian iklim ekstrem seperti gelombang panas dan kekeringan.

“Kami menghubungkan jejak karbon individu terkaya secara langsung dengan dampak iklim di dunia nyata,” kata Sarah Schoengart, penulis utama studi dan ilmuwan dari ETH Zurich. “Ini adalah pergeseran dari penghitungan karbon menuju akuntabilitas iklim.”

Kekayaan dan Risiko Iklim

Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]
Ilustrasi pemanasan global. [Shutterstock]

Orang kaya tak hanya berkontribusi lewat gaya hidup mewah. Investasi mereka—portofolio yang menopang industri fosil dan pembukaan lahan besar-besaran—ikut mendorong krisis.

Menurut studi tersebut, 1 persen orang terkaya menyumbang 26 kali lebih banyak terhadap frekuensi gelombang panas dibandingkan rata-rata global. Mereka juga 17 kali lebih besar andilnya dalam kekeringan yang melanda Amazon.

“Jika semua orang mengeluarkan emisi seperti 50 persen terbawah dari populasi global, dunia akan mengalami pemanasan tambahan yang minimal sejak 1990,” ujar Carl-Friedrich Schleussner, salah satu penulis studi.

Cuaca Ekstrem, Ketidakadilan Ekstrem

baca juga

Wilayah tropis seperti Amazon, Asia Tenggara, dan Afrika Selatan menjadi contoh nyata ketidakadilan iklim. Masyarakat di sana historisnya tidak banyak berkontribusi terhadap emisi global, tapi mereka justru mengalami dampak terparah.

Studi ini menyatakan bahwa dampak cuaca ekstrem tidak lagi bisa dianggap sebagai akibat dari emisi global yang abstrak. Emisi itu punya jejak, punya asal-usul, dan punya nama. Gaya hidup dan pilihan investasi para individu terkaya lah yang secara langsung mendorong kerusakan tersebut.

“Kami menemukan bahwa penghasil emisi yang kaya memainkan peran utama dalam mendorong iklim ekstrem, yang memberikan dukungan kuat bagi kebijakan iklim yang menargetkan pengurangan emisi mereka,” tegas Schoengart.

Akuntabilitas Iklim: Siapa yang Harus Bayar?

Menyoroti emisi tidak cukup. Schleussner menyebutkan bahwa pemilik modal harus dimintai pertanggungjawaban. Pajak progresif atas kekayaan dan investasi intensif karbon bisa menjadi salah satu solusi. Hasil pajak tersebut dapat digunakan untuk adaptasi iklim dan pemulihan kerusakan, terutama di negara-negara paling rentan.

Penelitian sebelumnya mendukung pendekatan ini. Pajak atas emisi yang terkait dengan aset dianggap lebih adil dibandingkan pajak karbon umum, yang justru sering membebani kelompok berpenghasilan rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Tambang Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di Indonesia

Pengusaha Tambang Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 Juni 2025 | 12:57 WIB

Pesan Orang Kaya saat Pensiun, Warren Buffet: Jangan Nonton Sinetron

Pesan Orang Kaya saat Pensiun, Warren Buffet: Jangan Nonton Sinetron

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 08:40 WIB

Suhu Bumi Makin Panas, Risiko Kanker Perempuan Meningkat

Suhu Bumi Makin Panas, Risiko Kanker Perempuan Meningkat

Health | Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:54 WIB

Terkini

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

×