Momen Warga Israel Kocar-kacir saat Diserang Balik Iran

Yazir F

Selasa, 17 Juni 2025 | 17:59 WIB
Momen Warga Israel Kocar-kacir saat Diserang Balik Iran
Demonstran mengibarkan bendera Iran dan bendera Palestina saat mereka berkumpul setelah Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel di Lapangan Palestina di Teheran, Iran, Minggu (14/4/2024). [ATTA KENARE / AFP]

Suara.com - Serangan udara Israel terhadap Iran yang dimulai sejak Jumat, 13 Juni 2025, telah menewaskan ratusan orang termasuk jenderal, ilmuwan terkemuka, dan warga sipil.

Serangan ini menandai dimulainya konflik terbuka antara dua negara yang telah lama menjadi musuh bebuyutan.

Israel menggunakan pesawat tempur dan pesawat nirawak untuk menggempur struktur nuklir dan militer Iran.

Mengutip ABC News, dalam malam pertama serangan, sekitar 100 target dihantam, termasuk fasilitas pengayaan nuklir di Natanz dan pusat penelitian nuklir di Isfahan.

Selain itu, radar militer dan peluncur rudal permukaan ke udara Iran di wilayah barat turut dihancurkan.

Momen warga Israel kocar-kacir melarikan diri ke tempat Perlindungan di Tel Aviv usai serangan Iran (X/IranMilitary)
Momen warga Israel kocar-kacir melarikan diri ke tempat Perlindungan di Tel Aviv usai serangan Iran (X/IranMilitary)

Serangan tersebut dianggap sebagai bagian dari strategi Israel untuk menghentikan ancaman program nuklir dan rudal jarak jauh Iran.

Israel telah lama mengidentifikasi Iran sebagai musuh terbesarnya karena dianggap memiliki dua ancaman utama, yakni program nuklir Iran dan persenjataan rudal jarak jauhnya yang mampu menyerang Israel.

Namun Iran tidak tinggal diam dan segera membalas dengan meluncurkan ratusan pesawat nirawak dan rudal ke wilayah Israel.

Beberapa rudal berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel dan menimbulkan korban jiwa.

baca juga

Serangan balasan Iran terjadi bertubi-tubi dan berlanjut hingga Senin malam, menandai hari keempat pertempuran yang terus meningkat.

Warga Israel kocar-kacir melarikan diri ke tempat Perlindungan di Tel Aviv usai serangan Iran
Warga Israel kocar-kacir melarikan diri ke tempat Perlindungan di Tel Aviv usai serangan Iran

Di berbagai wilayah Israel, suara sirine dan dentuman serangan membuat warga panik.

Dari unggahan yang dibagikan akun X @/IranMilitary_, belasan hingga puluhan penduduk Israel terlihat kocar-kacir usai mendengar sirine peringatan tanda bahaya akibat adanya serangan udara yang dilepaskan Iran pada Senin malam.

“Zionis melarikan diri ke tempat perlindungan di Tel Aviv di bawah gemuruh roket!” tulis keterangan di akun tersebut dikutip pada Selasa, 17 Juni 2025.

Teriakan dan kepanikan terdengar jelas saat mereka berhamburan untuk melindungi diri dari serangan udara Iran.

Warga Tel Aviv terlihat berlari terburu-buru menuju shelter atau bunker bawah tanah demi keselamatan mereka. Wajah mereka tampak ketakutan dan cemas.

Sementara itu suasana di dalam bunker tampak sesak, para pengungsi terlihat memegang erat ponsel mereka dalam kecemasan.

Ketakutan yang menyelimuti warga Israel justru mengundang reaksi beragam di media sosial.

Beberapa warganet justru menyatakan kepuasan terhadap kondisi Israel dan membandingkannya dengan penderitaan rakyat Palestina.

“Ini bahkan tidak sampai 0,1 persen dari apa yang mereka lakukan terhadap Palestina,” ata akun @fouz***

“Tolong ubah Tel Aviv sama seperti Gaza,” tulis akun @deni***

“Mereka bahkan tidak pantas mendapatkan tempat berlindung. Semoga Allah menghapus kesombongan mereka dari muka Bumi,” kata akun @Harun***

“Setidaknya mereka masih ada peringatan sirine, bandingkan dengan rakyat Palestina,” kata akun @kevy***

“Netanyahu mengubah Idul Fitri menjadi pemakaman di Tepi Barat. Dia pikir tidak ada yang akan membalas. Tapi Iran membawa berkabung melalui rudalnya,” kata akun @agham***

Menurut laporan media Israel, 40 persen penduduk Tel Aviv tinggal di gedung-gedung yang tidak memiliki tempat perlindungan yang layak.

Sementara itu, pejabat Israel justru selalu mengklaim bahwa ada banyak tempat perlindungan di wilayah yang diduduki.

Dengan gelombang baru serangan Iran, ketakutan dan kepanikan telah menyebar ke seluruh wilayah pendudukan.

Situasi di wilayah pendudukan yang hancur sedemikian rupa membuat otoritas Israel juga telah mengakui kekuatan militer Iran.

Yair Lapid, kepala oposisi, mengatakan: "Tadi malam adalah malam yang sangat sulit dan mematikan dengan rentetan serangan mematikan dari Iran.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026

Resmi! Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 14:04 WIB

Pemain Timnas U-17 Palestina Fadi al-Nassan Tewas dalam Penembakan Brutal Pemukim Israel

Pemain Timnas U-17 Palestina Fadi al-Nassan Tewas dalam Penembakan Brutal Pemukim Israel

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:24 WIB

Tentara Israel Larang Azan Subuh di Betlehem, Usir Paksa Jemaah Masjid Desa Husan

Tentara Israel Larang Azan Subuh di Betlehem, Usir Paksa Jemaah Masjid Desa Husan

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:45 WIB

Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:41 WIB

Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah

Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:19 WIB

Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran

Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:47 WIB

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:11 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen

Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen

DPR | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami

Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik

Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai

Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik

Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik

DPR | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum

Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar

Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang

Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:28 WIB

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

Selat Hormuz Makin Panas Meski Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:26 WIB

×