Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Imbas Perang Israel Iran Harga BBM Naik dan Rupiah Loyo

Iwan Supriyatna, Lilis Varwati

Selasa, 17 Juni 2025 | 15:59 WIB
Imbas Perang Israel Iran Harga BBM Naik dan Rupiah Loyo
Serangan terbaru Israel di Gaza (X)

Suara.com - Pemerintah Indonesia diminta tidak memberikan harapan palsu terkait kebijakan ekonomi yang terdampak akibat aksi saling serang antara Israel dengan Iran.

Pasalnya, pertikaian itu berpotensi berdampak terhadap perekonomian Indonesia karena kenaikan harga minyak dunia.

Pasca serangan pertama Israel ke Iran pada Jumat (13/6), tercatat kalau harga minyak mentah telah naik hingga 13 persen, menjadi US$ 78,50 per barel, menjadi kenaikan tertinggi sejak Januari 2025.

Pakar ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menyampaikan bahwa harga minyak mentah bisa saja mencapai di atas US $ 100 per barrel apabila eskalasi konflik Israel dan Iran meluas.

"Sebagai net-importer, kenaikan harga minyak dunia sudah pasti akan berpengaruh terhadap perekonmomian Indonesia. Kalau tidak bisa dihindari harga minyak dunia akan melambung," kata Fahmy dalam keterangan yang diterima suara.com, Selasa (17/6/2025).

Perbankan investasi dunia, JP Morgan, telah memperkirakan bahwa harga minyak dunia bisa melonjak hingga US$ 130 per barel jika eskalasi perang meluas hingga Iran dan menutup Selat Hormuz, yang menjadi lalu lintas pengangkutan minyak dunia.

Bila kondisi itu sampai terjadi, menurut Fahmy, Pemerintah Indonesia dihadapkan pada dilema dalam penetapan harga BBM di dalam negeri.

"Kalau harga BBM Subsidi tidak dinaikan, beban APBN akan membengkak. Di samping itu, kenaikan harga minyak dunia akan semakin menguras devisa untuk membiayai impor BBM. Ujung-ujungnya makin memperlemah kurs rupiah terhadap dollar AS, yang sempat menembus Rp. 17.000 per dollar AS," papar Fahmy.

Tetapi, apabila harga BBM Subsidi dinaikan juga dipastikan akan memicu inflasi yang menyebabkan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok di dalam negeri. Sehingga menurunkan daya beli rakyat dan pertumbuhan ekonomi.

baca juga

"alam kondisi ketidakpastian, Pemerintah jangan memberikan PHP (Pemeberian Harapan Palsu) kepada rakyat yang dengan santai mengatakan bahwa perang Iran-Israil tidak mengganggu perekonomian Indonesia," ucap Fahmy.

Menurutnya, pemerintah RI sebaiknya bersikap realistis dengan mengantisipasi penetapan harga BBM Subsidi berdasarkan indikator terukur.

"Kalau harga minyak dunia masih di bawah US $100 per barrel, harga BBM Subsidi tidak perlu dinaikan. Namun, kalau harga minyak dunia mencapai di atas US $100 per barrel, Pemerintah tidak punya pilihan lain kecuali menaikkan harga BBM Subsidi, agar beban APBN untuk Subsidi tidak memberatkan," pungkasnya.

Konflik Israel–Iran yang dimulai pertengahan Juni 2025 telah mendorong harga minyak mentah global naik signifikan. Penyerangan Israel terhadap fasilitas nuklir dan infrastruktur Iran membuat harga Brent sempat melesat hingga 11%, meski kemudian terkoreksi sekitar 1% saat muncul kabar Iran mengupayakan gencatan senjata.

Sebanyak 30% minyak dunia melewati Selat Hormuz, sehingga kekhawatiran gangguan pasokan langsung memicu volatilitas harga minyak.

Kenaikan harga minyak ini berdampak langsung ke harga bahan bakar domestik. BBM nonsubsidi seperti Pertamax sudah mulai mengikuti tren global dan diprediksi naik dalam bulan mendatang.

Sementara BBM subsidi seperti Pertalite meski belum mengalami perubahan, pemerintah dikhawatirkan akan menyesuaikan harga jika harga minyak mentah menembus ambang US$82–100 per barel.

Di sisi nilai tukar, lonjakan harga minyak global memperkuat dolar AS—yang selama konflik tengah menjadi aset safe haven—sehingga rupiah mengalami tekanan melemah.

Pelemahan rupiah membawa implikasi inflasi, karena impor minyak lebih mahal meningkatkan tekanan harga domestik. Alokasi APBN untuk subsidi energi pun berpotensi meningkat dan menggerus ruang fiskal pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Tidak Akan Memperluas Serangan Terhadap Negara Sekutu yang Mendukung Israel

Iran Tidak Akan Memperluas Serangan Terhadap Negara Sekutu yang Mendukung Israel

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 15:46 WIB

Dubes Iran Jamin WNI Aman dari Serangan Israel

Dubes Iran Jamin WNI Aman dari Serangan Israel

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 14:56 WIB

Teheran Membara: Israel Hantam Studio TV Pemerintah Iran, Siaran Langsung Terhenti!

Teheran Membara: Israel Hantam Studio TV Pemerintah Iran, Siaran Langsung Terhenti!

Video | Selasa, 17 Juni 2025 | 14:30 WIB

Terkini

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:11 WIB

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:58 WIB

×