Koperasi Merah Putih Jadi Proyek Strategis Nasional?

Muhammad Yunus

Jum'at, 20 Juni 2025 | 21:18 WIB
Koperasi Merah Putih Jadi Proyek Strategis Nasional?
Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono [Suara.com/ANTARA/HO-Humas Kementerian Koperasi]

Suara.com - Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono meyakini Presiden Prabowo Subianto bakal menjadikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Inisiatif itu diyakini akan menggeser arah dan paradigma sistem ekonomi nasional dari berorientasi neoliberal menjadi lebih berpihak pada rakyat.

Dalam acara dialog Penggerak Koperasi, di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Ferry menjelaskan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih bukan hanya tugas Kementerian Koperasi, melainkan melibatkan kolaborasi 18 kementerian dan lembaga yang tergabung dalam satuan tugas khusus.

Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih ini bertugas untuk memastikan bahwa rakyat pedesaan menjadi tujuan dari semua sumber daya yang dimiliki negara akan dialirkan ke desa-desa.

"Nantinya, diharapkan akan ada pertumbuhan di desa-desa, baik ekonomi, sosial, dan lainnya. Bahkan, masalah di desa seperti tengkulak, rentenir, dan pinjol, akan terselesaikan dengan adanya Kopdes Merah Putih," ujarnya, dikutip dari keterangan kementerian, Jumat 20 Juni 2025.

Ferry mengatakan bahwa tahapan pembentukan 80 ribu Kopdes Merah Putih telah selesai 100 persen. Tahap berikutnya, yaitu operasionalisasi, akan dimulai pada Juli hingga Oktober dan diperkirakan akan menjadi tantangan yang lebih besar.

Selain menyukseskan Kopdes Merah Putih, Ferry menyatakan Kementerian Koperasi akan berfokus pada hilirisasi nasional. Kemenkop akan mendorong koperasi untuk lebih terlibat dalam sektor industri, bahkan masuk ke area yang sebelumnya belum terjamah, seperti koperasi susu yang memiliki pabrik pengolahan susu sendiri atau koperasi sawit yang memiliki pabrik mini CPO.

Kemenkop juga sedang menyusun draf Undang-Undang Perkoperasian yang baru, sebab UU Nomor 25 Tahun 1992 dinilai sudah tidak relevan lagi sebagai pedoman pengembangan koperasi di Indonesia.

Kolaborasi

baca juga

Dewan Koperasi Wilayah Jawa Timur Oetomo Sapto Amien menyatakan, upaya kolaborasi akan memperkuat fungsi dan manfaat dari Koperasi Desa Merah Putih Rengel Kabupaten Tuban terutama dalam memberi kesejahteraan bagi masyarakat.

“Koperasi Rengel ini punya anggota konkret sekitar 500 orang. Ini sangat bagus karena kalau koperasi tidak ada anggotanya bagaimana refleksi dari koperasi tersebut,” katanya kepada ANTARA di Surabaya.

Sejauh ini, Pemerintah Desa Rengel melalui Koperasi Desa Merah Putih telah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem termasuk melalui kerja sama strategis antar-koperasi yakni dengan Koperasi Produsen Berkah Telur Blitar.

Oetomo menyebutkan Kopdes Merah Putih Rengel Tuban merupakan salah satu koperasi yang memiliki anggota sangat banyak yakni mencapai 593 anggota aktif hingga saat ini.

Ia menjelaskan, banyaknya warga Desa Rengel, Tuban yang terlibat aktif dalam Kopdes Merah Putih lantaran mereka telah memiliki wawasan bahwa koperasi memiliki nilai kesejahteraan bagi seluruh masyarakat desa.

Desa Rengel, Tuban, memiliki potensi pertanian yang sangat baik terutama komoditas jagung karena dalam sekali panen menghasilkan lebih dari 500 ton. Potensi ini telah dikelola secara baik oleh Koperasi Desa Merah Putih setempat.

Tak hanya pertanian, Kopdes Merah Putih Rengel turut mengelola sembako, klinik kesehatan, gerai apotek, hingga simpan pinjam yang seluruhnya melibatkan masyarakat desa.

Potensi pertanian ini menjadikan Kopdes Merah Putih Rengel menjadi suplier jagung untuk Koperasi Berkah Telur Blitar sedangkan Koperasi Berkah Telur akan menyuplai telur ke Kopdes Merah Putih Rengel.

Menurut Kepala Desa Rengel Mundir, kerja sama tersebut mencerminkan semangat gotong royong antar-koperasi serta akan memberikan nilai tambah bagi kedua sisi.

Ia berharap kerja sama dengan Koperasi Berkah Telur dapat meningkatkan efisiensi produksi, memperluas jaringan pemasaran bersama, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di masing-masing daerah.

Mundir mengatakan, pihaknya juga telah menggandeng Inkubator Cah Angon untuk pendampingan kelembagaan yang menyasar penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengurus, pengawas, dan anggota koperasi agar produktif dan adaptif.

“Semoga kemitraan yang terbangun ini mampu memberikan dampak positif, tak hanya bagi masyarakat Desa Rengel tetapi juga mitra kami di Kabupaten Blitar,” katanya.

Bahkan Kopdes Merah Putih Rengel juga telah menjalin kemitraan dengan sejumlah entitas seperti PT Kimia Farma untuk pengadaan obat-obatan apotek, PT Pioneer Hibrida Indonesia untuk penyediaan bibit jagung, serta agen elpiji bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan energi.

“Langkah-langkah progresif ini menegaskan posisi Desa Rengel sebagai pionir dalam pengembangan koperasi desa berbasis kolaborasi dan kemandirian ekonomi lokal,” kata Mundir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gebrakan di Tanah Rempah, 100 Persen Desa Maluku Kini Punya Kopdes, Siap Akhiri Era Tengkulak

Gebrakan di Tanah Rempah, 100 Persen Desa Maluku Kini Punya Kopdes, Siap Akhiri Era Tengkulak

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:19 WIB

Zulhas Sebut ID FOOD Jadi Andalan Distribusi Pangan Kopdes Merah Putih

Zulhas Sebut ID FOOD Jadi Andalan Distribusi Pangan Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 17 Juni 2025 | 07:27 WIB

Dorong Ekonomi Desa, LPDB Siapkan Pembiayaan untuk 80 Kopdes Usai Terbitnya Permenkop Baru

Dorong Ekonomi Desa, LPDB Siapkan Pembiayaan untuk 80 Kopdes Usai Terbitnya Permenkop Baru

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 15:46 WIB

Terkini

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Jelang Timnas Indonesia vs Bangladesh, Erick Thohir Kirim Peringatan Keras

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:50 WIB

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Syarat Wajib Mobil Listrik Naik Kapal Feri: Persiapan Penting Sebelum Menyeberang Pulau

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 11:48 WIB

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Review Never After Dark: Licik Memainkan Formula Horor yang Sudah Familier

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:46 WIB

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Jadi Series Baru Netflix, 5 Fakta Pride and Prejudice, Tayang Desember!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

4 Serum Witch Hazel Andalan Kulit Berminyak Kontrol Sebum dan Atasi Jerawat

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:45 WIB

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:42 WIB

Tak Cukup Menang Lawan Bangladesh, Skenario Timnas Indonesia Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Tak Cukup Menang Lawan Bangladesh, Skenario Timnas Indonesia Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:39 WIB

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Suku Bunga Deposito Belum Banyak Bergerak

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Suku Bunga Deposito Belum Banyak Bergerak

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:39 WIB

×