75 Pria Jakarta-Bekasi Terciduk Pesta Seks Sesama Jenis di Puncak Bogor, Polisi Sita Alat Bantu Seks

Andi Ahmad S

Senin, 23 Juni 2025 | 19:54 WIB
75 Pria Jakarta-Bekasi Terciduk Pesta Seks Sesama Jenis di Puncak Bogor, Polisi Sita Alat Bantu Seks
75 Pria Jakarta-Bekasi Terciduk Pesta Seks Sesama Jenis di Puncak Bogor [Polsek Megamendung]

Suara.com - Sebuah vila di kawasan Puncak, tepatnya di wilayah Megamendung, Kabupaten Bogor, digerebek aparat kepolisian atas dugaan dijadikan lokasi pesta seks sesama jenis.

Penggerebekan dilakukan oleh Polsek Megamendung bersama Satreskrim Polres Bogor pada Minggu dini hari, 22 Juni 2025, sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Megamendung, AKP Yulita Heriyanti, membenarkan adanya operasi penindakan tersebut. Ia menyebut bahwa kegiatan yang digelar di vila tersebut dikemas dalam bentuk “family gathering”, namun ditemukan indikasi kuat mengarah pada pesta seks pria sesama jenis.

“Sebanyak 75 pria berhasil diamankan dalam penggerebekan tersebut. Kegiatan ini awalnya terdeteksi melalui laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas mencolok di salah satu vila,” kata AKP Yulita dilansir dari Metropolitan -jaringan Suara.com, Senin 23 Juni 2025.

Menurut Yulita, laporan awal diterima pada Sabtu malam, dan segera ditindaklanjuti oleh tim gabungan. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa mayoritas peserta kegiatan tersebut merupakan warga Jakarta dan Bekasi.

“Saat penggerebekan berlangsung, kami temukan beberapa pria berasal dari wilayah Jakarta dan Bekasi. Penggerebekan berlangsung hingga pagi,” ungkapnya.

Seluruh peserta kegiatan tersebut langsung dibawa ke Mapolres Bogor untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk alat bantu seks.

“Barang bukti yang kami sita antara lain sejumlah alat bantu seksual seperti mainan berbahan karet dan pakaian dalam khusus,” jelas Yulita.

Pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus ini, dan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mendalami peran serta masing-masing individu dalam kegiatan tersebut.

baca juga

Puncak Bogor

Puncak adalah sebuah jalur pegunungan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Jalur ini menghubungkan Kota Bogor dan Bandung dan tersebar di wilayah Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.

Puncak terletak di antara Gunung Gede-Pangrango di selatan dan Pegunungan Jonggol di utara. Titik tertinggi jalur ini berada pada ketinggian sekitar 1500 m.

Puncak adalah konglomerasi besar dari beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor, seperti Cisarua, Ciawi, Megamendung, Cipanas, dan lain-lain. Semua kecamatan tersebut disatukan oleh jalan utama, Jalan Raya Puncak.

Geografi

Pencitraan Satelit (Google Earth) Kawasan Puncak, Jawa Barat.
Wilayah Puncak berada di kaki dan lereng utara hingga timur laut pegunungan Gede-Pangrango, yang menyambung ke Pegunungan Jonggol di sebelah utara dan barat lautnya.

Wilayah ini berada pada ketinggian rata-rata 700-1.800 m di atas permukaan laut dengan suhu udaranya yang rata-rata mencapai 14-20 derajat Celcius. Selain itu, daerah Puncak juga dikelilingi oleh beberapa gunung lain, yaitu Gunung Kencana (1804 m), Gunung Baud Jonggol atau Puncak Jonggol Tanggeuhan (1884 m) yang merupakan bagian dari rangkaian Pegunungan Jonggol, serta Gunung Salak (2.221 m) yang berada jauh di seberang barat Wilayah Puncak.

Sejarah

Toponimi Puncak telah disebut-sebut dalam Naskah Bujangga Manik, suatu karya sastra berbahasa Sunda yang diperkirakan ditulis pada abad ke-15. Disebutkan, dalam perjalanan pertamanya, Bujangga Manik sempat beristirahat di suatu tempat bernama Puncak, sambil memandang ke arah "Bukit Ageung", yakni kompleks gunung Gede-Pangrango, yang merupakan "hulu wano na Pakuan" (tempat yang tertinggi di wilayah Pakuan).

Jalur utama jalan negara di wilayah ini kemudian dibangun dengan mengikuti trace jalan tradisional, yakni pada masa pembangunan Jalan Raya Pos (De Groote Postweg) di bawah perintah Daendels, yang dimulai pada tahun 1808.

Khususnya ruas "Tjiceroa tot Tjanjour" (Cisarua hingga Cianjur) memerlukan biaya yang paling mahal dan pekerja yang paling banyak.

Akan tetapi hasilnya tidak mengecewakan. Pembukaan jalur kawasan Puncak hingga Cibodas dan Cipanas memungkinkan eksplorasi kekayaan alam gunung-gunung di wilayah ini, serta pemanfaatan wilayah-wilayah ini sebagai tempat percobaan pengembangan tanaman-tanaman subtropis.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tempat Wisata di Puncak Bogor Dibongkar, Menpar Widiyanti Ingatkan Pelaku Usaha Pastikan Legalitas

Tempat Wisata di Puncak Bogor Dibongkar, Menpar Widiyanti Ingatkan Pelaku Usaha Pastikan Legalitas

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:42 WIB

Enggak Perlu Mikir Budget, Ini 7 Wisata Puncak Bogor untuk Libur Ramadan, Ada yang Gratis

Enggak Perlu Mikir Budget, Ini 7 Wisata Puncak Bogor untuk Libur Ramadan, Ada yang Gratis

Lifestyle | Minggu, 16 Maret 2025 | 17:41 WIB

Banjir Jabodetabek: Tata Ruang Rusak Parah, Sungai Kehilangan Daya Tampung!

Banjir Jabodetabek: Tata Ruang Rusak Parah, Sungai Kehilangan Daya Tampung!

Video | Selasa, 11 Maret 2025 | 13:05 WIB

LHKPN Dedi Mulyadi: Punya 116 Tanah di Jawa Barat, Kini Menangis Kejer Lihat Kerusakan Puncak Bogor

LHKPN Dedi Mulyadi: Punya 116 Tanah di Jawa Barat, Kini Menangis Kejer Lihat Kerusakan Puncak Bogor

Lifestyle | Jum'at, 07 Maret 2025 | 17:26 WIB

Rahasia Kelam Puncak: Dari Pelarian Wabah Maut Hingga Surga Wisata

Rahasia Kelam Puncak: Dari Pelarian Wabah Maut Hingga Surga Wisata

Lifestyle | Sabtu, 08 Maret 2025 | 07:30 WIB

Terkini

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

×